5 Bulan yang Menakjubkan (and still counting.. )

Akhir Desember 2014 lalu, saya dan suami pulang ke Solo untuk menikmati libur akhir tahun plus tahun baruan di Solo. Sebelum ke solo, mama sempat ngomong kalo sepertinya sudah lama saya ga dapat “tamu bulanan”, saya Cuma jawab.. iya ya? Soalnya sejak 3 bulan berturut-turut sejak menikah belum “isi”, saya akhirnya ga suka ngitung lagi tanggal pertama dapat “ tamu bulanan”, ga serajin awal-awal setelah nikah :p

Kami tiba di rumah mertua sudah larut malam, dan setelah berbincang sebentar, kami langsung beristirahat. Kesokan harinya, kami masih bersitirahat di rumah. Hari berikutnya kami pergi ke Pasar Malam untuk melihat Sekatenan bareng ibu dan bapak mertua. Kami juga mampir ke Masjid Agung Surakarta dan membeli nasi liwet disana. Enaakk sekali… disana saya kepikiran terus ucapan mama yang menduga bahwa saya hamil. Akhirnya sepulang dari Sekatenan, saya mampir ke minimarket untuk membeli alat tes kehamilan, saya ga sabar untuk menggunakannya.. namun katanya waktu penggunaan terbaik adalah di pagi hari. Ya sudah, saya harus bersabar menunggu esok hari tiba. Keesokan harinya, saya pun langsung melakukan tes pack. Saya deg-degan nunggu alat tespack itu bekerja.. dan setelah 5 menit ditunggu ..taraaa… hasilnya garis merah 2 namun, yang satunya masih samar ..

Saat itu saya excited namun juga gugup dan bingung. Pokoknya campur aduk. Saya langsung membangunkan suami dan kami pun terharu melihat hasilnya. Namun saya agak ragu karena yang satu garisnya agak samar, sehingga belum yakin 100% kalo saya beneran hamil. Saya memberitahu keluarga dan mereka pun bahagia pastinya.. karena akan jadi cucu pertama untuk masing-masing keluarga. Untuk lebih meyakinkan, saya nitip mama mertua untuk membelikan alat tespack dengan merk lain. Sesudah pulang kerja, mama mertua membelikannya dan saya coba esok paginya. Alhamdulillah.. garisnya merahnya lebih jelas.. jadi kalo misal garis masih samar, coba ulang lagi ya tes pack nya 🙂

Disitu kami hampir 100% percaya kalo saya sedang hamil .. nah, keluarga menyarankan agar  segera periksa ke bidan or dokter untuk memastikan. Ya udah akhirnya sebelum balik ke Bekasi, saya ke bidan di dekat rumah mertua. Bu bidan menanyakan kapan tanggal terakhir aku menstruasi dan saya menjawabnya dengan kira-kira karena ga ingat pastinya. Sama bidan kemudian di kasi obat, vitamin si lebih tepatnya.. pertama-tama mengetahui bahwa saya sedang mengandung buah hati, senang tapi agak cemas juga.. namun saya kemudian berusaha positif thinking dan berdoa biar tenang.  Continue reading