USG kedua ..

Tanggal 22 Maret lalu setelah menjemput suami tercinta yang baru selesai outing kantor ke Pulau Tidung, kami memutuskan langsung ke Bidan Khadijah setelah sebelumnya ak menelponnya dan memastikannya ada tempat praktekny..

Ini kali ketiga saya kesana. Pertama ketika usia kandungan 2 bulan, kedua ketika 3 bulan dan ini memasuki bulan ke empat. Tidak sampai setengah jam, kami tiba dan langsung di periksa oleh bidan asistennya. Seperti cek darah, berat badan dan terakhir periksa denyut jantung janin. Tapi tau ga, lama di cari belum ketemu juga denyut jantungnya.. aku khawatir, sangat.. ingat pengalaman pertama usg ketika usia kandungan 6 minggu.. waktu itu ak menemui dokter Nina di Hermina dan memastikan bahwa aku benar-benar sedang mengandung karena aku ga merasakan gejala-gelaja layaknya orang hamil. Tapi alhamdulillah setelah USG, aku di nyatakan benar positif hamil ūüôā
Akhirnya oleh Bidan Khadijah aku di sarankan untuk USG di tempat anaknya yang kebetulan juga Dokter Kandungan di RSCM. Deg-degan rasanya sebelum di USG.. dann setelah USG, alhamdulillah kamu ternyata sangat aktif bergerak nak.. dan suatu waktu di layar menunjukkan wajah mungilmu ke kami.. langsung aja ayahmu memfotomu dari layar monitor.. dan ini beberapa hasilnya..

image

image

Lucu banget dan takjub banget liatnya.. bahwa di dalam rahimku sedang berkembang sesosok makhluk mungil hadiah terindah darinya ..:)

Continue reading

Selalu Ada Jalan untuk Setiap Niat Baik

With my girls

w/ the ladies.. kaliatan seumuran kan? ya kan ya kan … ūüėÄ

Juni 2012 memberikan kesan tersendiri untuk saya. Mengapa? karena di saat itulah saya mengambil langkah besar dalam hidup saya dan mungkin menjadi salah satu titik balik hidup saya. Apa itu? ya, saya yang saat itu masih berusia 20-an (sekarang juga masih sih :D) mencoba memberanikan diri untuk mengambil inisiatif yang saya tau itu tak akan mudah. Setelah ada salah satu siswi saya di sekolah lama yang harus putus sekolah karena biaya dan dia terpaksa bekerja, berlanjut dengan harapannya agar saya bisa membantu 2 adiknya yang saat itu masih SLTP bisa tetap melanjutkan pendidikan, membuat saya memberanikan diri memulai menginisiasi lembaga pendidikan. Saya melihat, setiap anak harus mendapat pendidikan, baik pria maupun wanita. Wanita sama haknya dalam mendapatkan pendidikan. Wanita harus cerdas, karena dari wanita yang cerdas akan terlahir anak-anak yang cerdas (Quote dari My Fav, Mbak Dian Sastro). Alhamdulillah, saya bisa mengajak sekitar 20 anak putus sekolah untuk tetap melanjutkan dengan segala suka dukanya. 9 di antaranya wanita, ya mereka 9 wanita hebat angkatan pertama sekolah kami. Saya yang tidak punya modal uang sedikitpun dan pengalaman apapun, bertekad untuk terus melangkah demi anak bangsa yang terpinggirkan dan hanya bermodalkan niat baik serta upaya semaksimal yang saya mampu.

Continue reading

Serunya Kopdar Akbar Guru Bersama Indosat

image

Hari ini, Minggu 15 Maret 2015 merupakan hari yg istimewa untuk saya karena pagi ini saya akan bertemu dengan guru-guru keren dari berbagai daerah. Saya berangkat menggunakan KRL, turun di Gondangdia dan kemudian di lanjutkan dengan ojek. Ga sampai 10 menit, saya tiba di Gedung Indosat. Di pintu gerbang saya bertemu dengan Mb Nuniek dan Mb Khalida, rekan di Komunitas Emak-Emak Blogger.

Acara dibuka dengan meriah oleh Mb Meti Mediya, Guru dan blogger kece dari Komunitas Emak Blogger dan Relawan TIK serta Mas Ivan. Setelah itu acara di lanjutkan dengan pembacaan doa oleh Pak Bhayu dari IGI Bekasi dan di lanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang di pimpin oleh Bu Juli dari IGI Bekasi. Wiuh.. merinding!! apalagi liat antusiasme sekitar 300 guru yang libur-libur tetap semangat untuk belajar dan berbagi bersama-sama. Selanjutnya adalah perkenalan dengan para pengurus KSGN yang menginisiasi kopdar guru keren hari ini, diantaranya adalah Omjay, Pak Namin , Bu Betti, Pak Bhayu, Pak Sukani dll.. wuih, usia baru setahun namun KSGN sudah menunjukkan kiprahnya yang luar biasa dan Omjay mempunyai visi menghasilkan 1 juta guru blogger melalui KSGN. Kerennn!!!

image

Kopdar Akbar Guru

Continue reading

Aku Ingin Seperti Mereka…

Setiap anak tentunya berharap bisa berkumpul dengan keluarga yang utuh.. begitupun aku! tapi kenyataan ini tidak terjadi padaku.. ketika lulus SD aku merasa bahwa kebahagiaanku terampas.. orang tuaku menjauhkanku ke tempat yang asing buatku..ya saat itu aku masih duduk di bangku SMP caturwulan 1 namun Bapak dan Mamaku memindahkan sekolahku dari desa kecil di Kuningan ke Kota yg lebih besar..Cirebon…tinggal bersama keluarga Budeku.. aku merasa nggak adil, karena aku masih kecil..sudah seharusnya masih dalam dekapan mereka. Namun mereka mempunyai fikiran lain.. dengan kualitas sekolah yang lebih baik.. maka masa depanku akan lebih baik dari mereka. Aku mengerti itu..tapi aku yakin dengan hanya bersekolah di desa kecil.. aku mampu berprestasi seperti yang selama ini aku tunjukkan pada mereka..

Continue reading

Bagaimana Pembelajaran Kewirausahaan di Sekolah

Mengampu mata pelajaran kewirausahaan di sekolah saya mencoba untuk mempertajam pengalaman langsung berwirausaha dan tidak sekedar pemahaman teori semata. Saya percaya setiap siswa punya mimpi dam ide-ide cemerlang namun belum tereksploitasi dengan baik. Mereka membutuhkan arahan dan bimbingan untuk merubah cara pandang. Fokusnya antara lain adalah:

  1. Membantu siswa melihat semua jenis masalah di sekelilingnya
  2. Membantu siswa melihat bahwa semua masalah merupakan peluang
  3. Mengembangkan kebiasaan kreatif untuk masalah tersebut

Saya mencontohkan peluang usaha yang berawal dari masalah. Salsabeela atau akrab di panggil Ollie. Ollie merupakan seorang penulis muda dan produktif, namun di saat akan menerbitkan bukunya yang ke-16, beliau di tolak oleh penerbit tempat biasa menerbitkan bukunya dengan alasan bahwa bukunya akan kurang laku di pasaran. Ternyata telah menulis 15 buku saja belum bisa membuat buku Ollie diterbitkan. Ollie kemudian melihat bahwa, dia saja masih kesulitan mencari penerbit, bagaimana dengan penulis pemula? Akhirnya dia mengembangkan nulisbuku.com. Nulisbuku merupakan penyedia jasa¬†self publishing¬†bagi para penulis yang ingin menerbitkan tulisan atau karya mereka dalam rupa bentuk cetak fisik buku, layaknya yang bisa dilakukan penerbit-penerbit buku kebanyakan di Indonesia. Nulisbuku menempatkan diri mereka sebagai ‚Äėperantara‚Äô bagi mereka yang ingin menerbitkan karya sehingga tidak perlu lagi menunggu atau bergantung pada penerbit, siapapun bisa menjadi penerbit dengan menerbitkan karya dengan sistem¬†self publishing. Jadi melalui Nulisbuku setiap orang kini bisa menerbitkan buku nya sendiri. Terlihat bahwa Ollie¬† membuat suatu bisnis berawal dari masalah yang dia hadapi dan juga banyak orang hadapi untuk kemudian mencari cara bagaimana menyelesaikannya.

Saya ingin mengembangkan kurikulum kewirausahaan di SMK yang di rancang untuk membaut siswa berfikir lebih dari hanya sekedar melihat bagaimana sebuah usaha berdiri. Saya ingin mengajarkan siswa berfikir tentang kekuatan dan potensi yang mereka punya untuk menciptakan perubahan dalam dunia mereka dengan menghubungkan passion dengan minat bisnisnya. Kurikulum kewirausahaan mencakup topik pengembangan produk, marketing dan menjaga pelanggan, networking dan praktek memproduksi dan menjual. Selain itu juga saya memberikan studi kasus untuk setiap pembelajaran. Studi kasus tersebut di design untuk membuat konsep bisnis yang abstrak menjadi relevan dan melibatkan siswa. Melalui studi kasus tersebut, siswa melihat praktek bisnis terbaik dalam tindakan dan menjadi lebih terlibat dengan materi. Contoh studi kasus adalah bagaimana Facebook memperoleh keuntungan, bagaimana J.Co bisa berkembang hingga ke mancanegara dll. Salah satu perwujudan hal di atas dan untuk mengasah sense of entreprenuership, saya bersama beberapa murid pernah mengikuti pameran wirausaha muda mandiri pada tahun 2010 lalu. Pada kesempatan tersebut dipamerkan Wirausaha Mandiri tahun 2007, 2008 dan 2009 dengan berbagai jenis usaha yang mereka jalankan. Di antaranya usaha di bidang boga, kreatif serta industri dan jasa yang sebagiannya dikembangkan melalui sistem franchise. Kami dan ribuan pengunjung Expo Wirausaha Mandiri 2010 tercengang menyaksikan deretan angka-angka omzet yang berhasil dicetak sejumlah wirausahawan muda yang ikut dalam expo tersebut. Deretan angka menakjubkan senilai puluhan juta bahkan miliaran rupiah itu terpampang di layar yang dipasang di area pameran sehingga pengunjung dapat langsung membacanya. Para wirausahawan di expo ini menawarkan bisnis kerja sama, baik dalam bentuk mitra usaha, franchise, maupun agen pemasaran.

Founder nulisbuku.com. sumber: nulisbuku.com

Founder nulisbuku.com. sumber: nulisbuku.com

Kesimpulannya, negara-negara yang unggul dalam sumber daya manusianya akan memenangkan persaingan, sebaliknya negara-negara yang tidak memiliki keunggulan bersaing dalam sumber daya manusia akan kalah dalam persaingan. Negara-negara yang memiliki daya saing adalah negara-negara yang mampu memberdayakan sumber daya ekonomi sumber daya manusianya secara nyata, salah satunya melalui pengembangan kewirausahaan. Pengembangan kewirausahaan sebaiknya sejak dini diajarkan di sekolah, sehingga selain mereka unggul dalam kompetensi mereka juga mampu untuk menciptakan lapangan kerja minimal untuk dirinya sendiri sehingga bisa menciptakan Indonesia yang mandiri. Saatnya pendidikan di Indonesia dapat berperan sebagai problem solver dengan dibarengi mental wirausahawan tangguh yang terpatri dalam diri anak didik. Selain itu, dengan jiwa wirausahanya peserta didik akan selalu melakukan pembaharuan dan inovasi secara dinamis di masyarakat.

CEGAH PEKERJA ANAK DENGAN PENDIDIKAN

Ketika mendengar kata anak, yang terlintas dibenak kita adalah dunia bermain, belajar dengan penuh keriangan tanpa beban. Namun apa jadinya jika justru hal sebaliknya terjadi. Hak-hak bermain, belajar dan mengeksplorasi diri mereka terampas karena satu hal, BEKERJA!. Bekerja disini berarti mencari nafkah atau penghasilan untuk membantu ekonomi keluarga. Disaat anak-anak lain bermain dan bergembira bersama dengan rekan sebaya, mereka harus berjibaku dengan kerasnya kehidupan demi mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Ilustrasi Pekerja Anak

Pemerintah telah mencanangkan wajib belajar 9 tahun, bahkan rencananya akan menjadi wajib belajar 12 tahun, namun masih banyak anak yang terpaksa tidak menikmati bangku sekolah karena bekerja. Bekerja merupakan pilihan pahit yang harus mereka ambil. Masalah pekerja anak di Indonesia sudah dalam taraf yang mengkhawatirkan. Menarik mencermati salah satu artikel di Voa Indonesia¬†dalam salah satu artikelnya pada tanggal 20 Juni 2012 yang berjudul¬†Organisasi Buruh Internasional: Pendidikan sebagai Solusi Atasi Masalah Pekerja Anak, yang menyebutkan laporan dari¬†Understanding Children‚Äôs Work (UCW). UCW¬†yang¬†merupakan sebuah program kemitraan antara Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), UNICEF dan Bank Dunia dalam laporannya yang berjudul ‚ÄúMemahami Pekerjaan yang Dilakukan Anak dan Pekerja Muda‚ÄĚ, menyebutkan antara lain 2,3 juta anak Indonesia berusia 7-14 tahun terlibat dalam pekerjaan. Sebagai seorang pendidik, saya sangat prihatin dengan keadaan tersebut. Anak-anak tersebut mayoritas bekerja di sektor informal dengan upah yang minim.

Continue reading

Bapak, You’re amazing

Ayah dengarkan lah daku ingin bernyanyi

Walau airmata di pipiku …

Hmmm, pada tau kan lirik lagu itu? Pas SMP di Cirebon suka deh denger lagu itu ..kenapa? karena saat itu aku tinggal jauh dari bapak, lebih tepatnya si aku manggilnya bapak, tapi karena ga ada judul lagu bapak, jadinya ngutip lagu ‚ÄúAyah‚ÄĚ hehhe

Hari ini, 7 Juli 2012 ..

Bapak genap berusia 50 tahun, yup usia setengah abad dan bapak tetap luar biasa untukku. Kali ini aku ingin mengenang perjalanan hidupku bersama bapak …

Yang aku ingat, ketika kecil bapak adalah orang yang sering memandikan aku. Aku masih ingat bagaimana bapak memandikanku, amat sangat bersih karena yang aku ingat sampai telapak kaki pun beliau sabunin .. bapak selalu menimba air dulu sebelum memandikanku, maklum saat itu listrik belum ada di daerah kami, desa Galaherang Kuningan, jadi belum bisa menggunakan diesel. Otomotis kami menimba air di sumur untuk berbagai keperluan. Hmmm, masa yang sangat menyenangkan …hal lain yang kuingat adalah bapak adalah seorang yang rela bekerja apa saja untuk kami. Yang aku ingat ketika SD dan bapak pernah menjadi kenek angkot, aku suka ikut bersamanya setelah pulang sekolah dan duduk di bangku penumpang paling belakang. Hmm, saat itu rasanya bahagia sekali karena bisa berkeliling naek mobil secara gratis ..bapak juga orang yang paling sabar mengajari aku terutama pelajaran menulis indah/sambung karena aku akui kalau bapak mempunyai tulisan yang bagus. Hal lainnya adalah ketika aku berantem dengan adekku, bapak bukan tipe orang yang suka melerai bahkan sengaja membiarkan sampai kami lelah sendiri … hehhe. Bapak juga yang aku ingat adalah orang yang palinggggg rajin menyetrika baju sekolahku, rapihhh bangettt ngettt ngettt walaupun dulu teknologinya masih pake areng. Bahkan bapak sampai sekarang kami kenal sebagai orang yang menyetrikanya paling rapihhh, laundryy aja kalahhh dehh .. apalagi kamiii

Bapak dan aku

Meskipun kehidupan kami sederhana, kami sangat berbahagia ..aku berada di tengah keluarga yang sangat menyayangiku. Mama adalah sosok yang sangat memperhatikan asupan gizi dalam makanan kami dan tidak lupa memberikan vitamin yang dulu dikenal dengan ikan, yang rasanya ampunnnn ga enak banget ..kalo saat ini dikenal dengan Scott Emulsion *ups ga boleh sebut merk* ga adil nih, kalo zaman sekarang tuh rasa jeruk, yang pasti disukai anak-anak ..aku juga tinggal bersama kakek dan nenek dari mama yang sangat kami sayangi.

Continue reading

Para Guru Hebat, mari ajari siswa ber-Internet Sehat …Part-2

Lanjut ke bagian-2 ya, untuk yang belum baca bagian pertama clik disini. 

Setelah materi dari Ibu Mariam selesai, kami dibagi kamar dan saya mendapat teman satu kamar yaitu Ibu Yuli, ibu Emi dan ibu Aliyah. Kami diberikan waktu untuk break ishoma dan kumpul kembali di tempat tepat pukul 19.00 untuk mendengarkan materi-2 dari Bapak Onno W Purbo, beliau merupakan pakar IT dan penggerak penggunaan sistem open source di Indonesia. Pak Onno merupakan mantan PNS ITB dan di dikenal gemar berbagi. Beliau bisa di mention di @onnowpurbo, kali ini beliau membawakan materi tentang Pengalaman Praktis TIK untuk pendidikan. Menurut beliau, ada 5 faktor utama pendidikan, yaitu: Peserta didik, Tenaga Pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, pendanaan dan kurikulum. Pak Onno menganjurkan untuk menggunakan sistem operasi open source dibanding Windows karena sistem Open source memudahkan kita untuk mengembangkan TIK untuk pendidikan dan juga melepaskan diri dari pembajakan lisensi software berbayar. Beliau mengajari kami  menggunakan media pembelajaran berbasis internet, intranet dan desktop untuk hampir semua bidang studi. Sebagai contoh, untuk aplikasi matematika simbolik, dapat menggunakan WXMaxima, untuk penjelasan lebih lanjut apa itu WXMaxima, bisa di lihat disini.  Selain itu, ada SciLab dimana kita dapat memiliki sebuah lab untuk bereksperimen. SciLab dapat digunakan untuk bidang fisika, matematika, thermodinamika dll, untuk info lebih detail, klik http://www.scilab.org/ sedangkan untuk belajar kimia, kita bisa menggunakan Kalzium yang bisa dilihat di di http://edu.kde.org/kalzium. Namun karena sebagian besar guru masih menggunakan komputer berbasis Windows, kami hanya bisa terpana mendengar penjelasan beliau :p jam 9 materi berakhir dan kami kembali ke kamar untuk beristirahat.

Sampailah kami dihari kedua. Pagi itu kami sarapan dengan menu istimewa dengan menu yang beragam sampai-sampai saya ingin nambah terus …bilang aja rakus :p dan ini beberapa aktivitas kami pagi itu:

Ibu Emy, Yuli dan Aliyah

Continue reading

Ini ceritaku dengan Indosat, mana ceritamu?

‚ÄúThe way we communicate with others and with ourselves ultimately determines the quality of our lives‚ÄĚ

– Anthony Robbins-

Saya sangat setuju dengan quote yang disampaikan oleh Anthony Robbins di atas, cara kita berkomunikasi menentukan kualitas hidup kita, sehingga keberadaan operator seluler yang baik sebagai salah satu sarana penunjang berkomunikasi menjadi sangat penting. Menurut pendapat saya, komunikasi adalah proses penyampaian pesan/ide/fikiran yang dilakukan secara lisan, tulisan ataupun body language. Saat ini kemajuan teknologi dirasakan semakin mempermudah manusia, termasuk dalam hal berkomunikasi.

Jika kita flasback ke belakang, alat komunikasi jarak jauh masih sangat terbatas. Ketika saya duduk di bangku SMP-SMA, dimana saya tinggal dan bersekolah di Kota Cirebon jauh dari orang tua yang tinggal di Kuningan, sangat merasakan hal tersebut. Saat itu alat komunikasi yang tersedia hanya telpon umum, Ayah dan Ibu jarang menghubungi saya karena biaya telpon umum yang cukup mahal, pun karena jaraknya yang cukup jauh. Sehingga tidak bisa setiap rindu melanda, menghubungi. Begitupun ketika ada masalah atau ingin berbagi cerita, kami baru bisa membaginya ketika pulang kerumah atau ketika mereka berkunjung. Hal demikian terjadi dalam berkomunikasi dengan teman yang hanya bisa dilakukan via surat. Bisa dikatakan ketika SMP, saya termasuk anak yang paling sering mendapat surat. Saya selalu memantau tempat surat umum di depan ruang guru, H2C (harap-harap cemas) menantikan surat yang datang. Bahagia tak terkira jika nama yang tertuju adalah nama saya.

Continue reading