Tampil Spesial di Hari Spesial

Tampil spesial di hari istimewa tentu menjadi dambaan setiap orang terutama wanita, termasuk saya 🙂 Saya termasuk orang yang jarang dandan sejak jaman kuliah dulu. Maksimal hanya menggunakan bedak dan lipstik, itupun cepat luntur ga nyampe sejam.. hehe. Jadi kalo ga salah ingat ampe umur segini, saya baru 2 kali didandan. Pertama pas wisuda S1 beberapa tahun lalu DAN baru aja ni kemarin pas nikah :). Mungkin karena jarang dandan itulah, sekalinya didandan banyak yang bilang “Beda” dan “Pangling” (GR.com), termasuk ketika menikah 31 Agustus 2014 lalu.

Pernikahan adalah salah satu moment istimewa dalam hidup seseorang, sehingga banyak yang harus di siapkan di hari tersebut seperti catering, souvenir, undangan, administrasi, acara, dekorasi, rias dan pakaian dll. Untuk urusan rias, beruntung banget saya bertemu dengan Mb Nina. Awal mula ketemu Mb Nina juga ga sengaja yaitu pas ikut TDA Startup Camp dimana pada waktu itu saya ikut karena diminta meliput sama pak Rawi (makasih Pak Rawi), ya udah disana kenalan dengan peserta lainnya termasuk Mb Nina itu. Disitu saya tau bahwa usaha Mb Nina adalah make up artist. Mb Nina kemudian menawarkan untuk menjadi make up artist pas saya nikah dan saya pasti mau banget dunk apalagi setelah ngintip-ngintip hasil makeup Mb Nina di Facebook dan Instagram jadi langsung suka banget.. Oya alamat FB, IG dan Twitter Mb Nina sama yaa.. search aja Nina Arimurti 🙂

The Day

Malam menjlang pernikahan, saya mengalami sindrom susah tidur.. pertama karena udaranya panas, secara kipas udah di angkutin ke TKP, kedua juga deg-degan terus bawannya masih agak ga percaya kalo besok saya akan dipersunting oleh lelaki pujaan saya (uhuk). Alhasil pagi itu saya orang yang pertama bangun dan bergegas ke mesjid untuk di make up sama Mb Nina.. ga sabar rasanya mau lihat seperti apa nanti hasilnya. Sayang ni, saya ga punya foto before nyaa..hiks, ya udah foto before saya comot dari foto saya yang udah ada aja ya.. dan taraaa.. ini hasil foto before dan afternyaaa 🙂

10516892_10152474962618743_3626018501107854228_n

Inilah beberapa komentar setelah saya posting foto di atas (narsis :p).

Continue reading

Advertisements

Saya Mau Belajar Mengajar Sampai ke Inggris!

Halo.. kali ini saya mau cerita salah satu obsesi dalam hidup saya di dunia pendidikan.. mau tau?? Mau aja yaaa 😀
Ya.. saya ingin sekali mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung sistem pendidikan di negara-negara yang sistem pendidikannya sudah terbukti bagus. Bentuknya ga harus kuluah lagi, bisa aja cuma short course atau mungkin studi banding. Hal tersebut penting bagi saya dan Insya Allah bagi dunia pendidikan yang saya geluti.

Mengapa penting? Karena saya melihat ada korelasi anatara sistem pendidikan yang baik dengan kemajuan suatu negara. Ya, jika kita ingin tahu bagaimana masa depan suatu bangsa, maka lihatlah pendidikannya. Pendidikan adalah salah satu komponen terpenting yang menentukan nasib suatu bangsa. Banyak fakta menunjukkan bahwa negara-negara maju pasti memiliki sistem pendidikan yang baik. Contohnya Jepang, Korea Selatan, Finlandia bahkan Malaysia sudah jauh meninggalkan Indonesia.

Sejak berkarir menjadi guru tahun 2009, saya berkeinginan untuk menimba ilmu lebih lanjut di dunia pendidikan. Ya karena saya merasa bahwa saya belum cukup ilmu untuk mengajar dan masih banyak hal terkait dengan pendidikan yang harus saya pelajari. Saya ingin siswa saya mendapatkan yang lebih baik dari apa yang saya dapatkan dari pendidikan yang sudah saya jalani. Sering saya merasa gemas ketika mengingat pendidikan yang telah saya dapatkan bukan berarti tidak bersyukur dan berterima kasih dengan apa yang telah saya dapatkan. Saya menganggap bahwa dulu ketika bersekolah tidak di dorong untuk selalu bertanya, bahkan saya sedih ketika dulu bertanya maka akan di anggap sebagai anak bodoh. Selain itu, saya juga tidak terbiasa untuk berbicara di depan umum karena sistem pendidikan yang terpusat pada guru. Kami hanya mencatat dan mendengar apa yang guru sampaikan, bahkan mungkin dulu terlalu banyak mencatat dan menghapal. Hal lainnya adalah, dulu anak yang menguasai matematika dan science adalah anak yang pintar, sedangkan anak yang lebih menguasai ilmu sosial atau seni di anggap nomer dua. Lucunya lagi, saya banyak melihat orang tua yang mengkursuskan anaknya pada mata pelajaran dimana anaknya lemah dalam pelajaran tertentu, misalnya nilai IPA jelek, maka anaknya akan di kursuskan IPA, bukan pada mata pelajaran yang nilainya bagus, padahal menurut saya setiap anak memiliki kecerdasannya masing-masing, atau yang di kenal dengan multiple intelegence, setiap anak dilahirkan dengan keunikannya masing-masing dan kemampuan yang berbeda-beda. Belum lagi kalo ngomongin soal Ujian Nasional yang ga pernah berakhir dan menimbulkan banyak masalah.. duhh..

Udahan dulu ah ngomongin soal unek-unek untuk sistem pendidikan kitanya, sekarang saatnya balik ke mimpi saya semula yukkk! Ya, saya ingin belajar langsung ke negara-negara yang pendidikan nya maju seperti yang saya sebutkan di atas. Awalnya si pengen ke Jepang, karena masih di Asia, jadi ga jauh-jauh amat. Hehe.. tapiii kalo dapetnya ke Inggris juga ga nolak kok *gubrak. Ya jelas dong ga nolak.. karena di Inggris itu banyak pemain-pemain bola yang ganteng *tetep. Saya termasuk yang menyukai pemain sepak bola dan klub bola Inggris seperti Chelsea, MU, Liverpool dan Arsenal. Loh ko sukanya banyak amat? Iya dong, pokoknya kalo disana ada pemain yang cakep disana pula saya suka.. iya, soalnya saya ga maniak-maniak amat sama sepakbola, cuma saya suka pertandingannya apalagi kalo ada pemain-pemain cakep kayak Beckham, Owen, Lampard, Gerrard, Torres, Van Persie, Ramsey, Hernandez dan masih banyak lagi pemain-pemainnya. Sebagian sudah pensiun dan beberapa masih main disana. Maaf udah lama ga nonton ni.. tapi yang pasti saya sangat menunggu moment World Cup 2014, yay Inggris menjadi salah satu jagoan saya! Nah pas nanti world cup, pastinya akan lebih afdol kalo nontonnya rame-rame dan di temani oleh snack yang lezat seperti Mister Potato 🙂

Credit

Credit

Nah, kalo saya punya kesempatan belajar melihat sistem pendidikan di Inggris, kan bisa sekalian melihat pemain-pemain ganteng Liga Inggris tersebut secara langsung .. sambil menyelam, minum air yaa :p

Yuk balik lagi ke pendidikan 🙂
Saya suka belajar, ya makanya saya kepo pengen tau sistem pendidikan di Inggris secara langsung, ga hanya baca di internet atau dapat cerita dari teman. Siapa tau juga bisa buka Akademi Berbagi di Inggris. Hehe.. oh iya, saya pengen tau juga disana ada ga si social movement seperti Akber, Indonesia Berkebun, Indonesia Mengajar dll. Saya ingin membuktikan beberapa hal yang saya dengar terkait dengan sistem pendidikan di sana, dan saya ingin juga mengaplikasikannya untuk siswa-siswa saya, minimal untuk sekolah yang saya pimpin terlebih dahulu, SMK Itaco. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, ingin meyakinkan mereka bahwa meskipun bukan berasal dari kalangan kurang mampu secara ekonomi, namun bisa mendapatkan pendidikan yang baik untuk masa depannya..Aamiin…
Inilah beberapa hal tentang pendidikan di Inggris yang saya dapat dari berbagai sumber termasuk dari teman yang saat ini sedang menetap disana:

  1. Prioritas disana bukan tes dan nilai, sehingga tidak anak yang tidak naik kelas. Guru lebih memperhatikan siswa yang lemah pengertiannya dalam suatu pelajaran dibandingkan siswa yang mampu, sehingga tidak ada anak yang tertinggal pelajaran apalagi tertinggal kelas. Jadi kalo ada yang tinggal kelas, yang dipertanyakan gurunya. Terus bagaimana mengevaluasinya? Di Inggris lebih menekankan pada prosesnya bukan hasil semata yang tertulis di atas kertas. Sekolah tidak mengajarkan untuk salaing bersaing, namun setiap individu di dorong untuk bersaing dengan dirinya sendiri yaitu dengan cara menjadi lebih baik dari sebelumnya. Wow!
  2. Siswa di dorong untuk menjaga keseimbangan akademis dan non akademis seperti ekstrakulikuler, olahraga, seni dan budaya. Tidak ada yang lebih menonjol, semua harus seimbang. Di Indonesia, siswa lebih di dorong untuk berprestasi secara akademik dan menganggap seni dan olahraga hanya sebagai sampingan dan kurang menjanjikan di masa depan.
  3. Masa menempuh pendidikan yang relatif pendek. Jika dibandingkan dengan Indonesia, Inggris termasuk yang efisien dimana dalam usia 11 tahun siswa sudah masuk Junior High dan 13 tahun masuk Senior High. Sehingga ada perbedaan 2-3 tahun. Menurut saya, jika pendidikan yang diberikan tepat, maka siswa bisa berkarya dan berkontribusi lebih awal.
  4. Lebih banyak praktek daripada menghapal. Misalnya untuk meningkatkan kemampuan membaca, siswa di minta untuk membaca buku yang mereka sukai untuk kemudian mereka ceritakan kembali sesuai dengan bahasa mereka masing-masing. Untuk meningkatkan kemampuan berbicara, maka siswa sering di ajak berdiskusi dan di kelompokan menjadi beberapa kelompok. Saya di sekolah sudah mulai menerapkan hal serupa, dimana setiap bab materi pelajaran saya bagi ke siswa secara berkelompok, siswa mencari bahan sendiri dari bermacam sumber, kemudian presentasi dan kelompok lainnya menanggapi. Disini guru hanya berperan sebagai fasilitator.
  5. Memberikan apresiasi atas apa yang lakukan anak. Misalanya ketika siswa melakukan hal baik seperti membantu guru atau temannya, maka dia akan di berikan stiker yang bertuliskan “Well done”, “Star”, “Great” dll. Itulah cara guru menghargai siswa dan akan membuat siswa tersebut tetap semangat tetap melakukan hal-hal baik. di Inggris juga ada yang namanya Head Teacher Awards, dimana Kepala Sekolah akan memberikan penghargaan seperti prestasi belajar, perilaku baik, yang paling bagus improvement nya dll. Yang dinilai bukan hasil akhir, namun kepada proses yang telah dilalui oleh siswa.
Semoga suatu saat bisa..(foto bagian atas credit)

Semoga suatu saat bisa..(foto bagian atas credit)

Wow, mungkin banyak lagi hal-hal positif lainnya dan jika saya dapat kesempatan ke Inggris meskipun hanya seminggu saya akan memanfaatkan untuk melihat secara langsung dan mempelajari apa yang saya dengar di atas, selain itu sekalian dong mengunjungi markas-markas klub Inggris seperti Old Trafford, Stamfort Bridge, Anfield dll siapa tau juga ketemu sama pemain-pemain bola nya yang ganteng *eh, juga mengunjungi beberapa tempat bersejarah di Inggris seperti Menara Jam Big Beng, Tower Bridge, London Eye, Madame Tussauds, Buckingham Palace dll.

I wanna go there.. (foto credit)

I wanna go there.. (foto credit)

Iya, saya ingin terus belajar untuk mengajar yang lebih baik. Mengajar membuat saya menyadari untuk juga terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Saya tidak hanya ingin sekedar mengajar, tapi juga mendidik siswa-siswa saya menjadi lebih baik dan bisa menegmbangkan potensi terbaik yang ada pada dirinya sehingga kelak bisa bermanfaat untuk sesama.

Jadi ini alasan kenapa saya harus ke Inggris:

  1. Melihat sistem pendidikan di Inggris dan mempelajari cara guru mengajar siswanya..
  2. Berkunjung ke stadion-stadion megah dan destinasi wisata terutama sejarah di Inggris. I love learning history..
  3. Ini agak maksa, karena bulan Juli saya ulang tahun, so kalo dapat kesempatan ke Inggris, it will be unforgetable present in my life :))

So…England… Here I’am! 🙂

Me, my students & Smax Ring

Me, my students & Smax Ring

Referensi :

http://aldiofahrezi.blogspot.com/2013/04/10-sekolah-terbaik-di-jfk-international_11.html

http://edukasi.kompasiana.com/2013/04/01/tidak-ada-tidak-naik-kelas-di-sekolah-inggris-547412.html

http://edukasi.kompasiana.com/2012/09/14/sekolah-anak-di-inggris-3-proses-belajar-penuh-apresiasi-493180.html

Mempererat Persatuan di Museum Nasional

Saya termasuk orang yang menyukai pelajaran sejarah ketika duduk di bangku SMP dan SMA. Menurut saya pelajaran sejarah memberikan insight tentang kehidupan di masa lalu, mengambil pelajaran-pelajaran baiknya dan meningggalkan hal-hal buruk. Sejarah membuktikan bahwa apa yang kita tanam itulah yang akan kita panen… salah satu bagian bab sejarah yang saya sukai adalah peninggalan zaman pra sejarah. Saya sangat takjub melihat candi, arca, menhir, prasasti dll. Masih belum terpikir sampai sekarang bagaimana nenek moyang kita dahulu membuatnya. Saat ini dimana teknologi begitu maju, rasanya belum tentu membuat hal serupa.. wuihhh. Dari sejarah saya belajar bahwa kehidupan manusia saat ini sangat terkait dengan kehidupan sebelumnya.

Kesukaan saya itulah yang membuat saya menyukai berkunjung ke museum. Beberapa museum yang pernah saya kunjungi antara lain Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, Museum Sangiran dan Museum Nasional atau Museum Gajah. Ini salah satu cerita saya ketika mengunjungi Museum Sangiran > klik disini

Perjalanan saya ke Museum Nasional cukup istimewa meskipun berlangsung dalam waktu yang tidak terlalu lama akhir Maret lalu. Apa pasal? Karena saat itu saya berkunjung bersama finalis Guru Berprestasi dari sebuah lembaga pendidikan dan jadwal kami di batasi. Semoga di lain waktu saya bisa datang kembali dengan waktu yang cukup banyak.

Saya dan kesembilan guru lainnya berasal dari daerah yang berbeda. Ada dari Jawa, Sumatera, Kalimantan dll sehingga datang ke museum dan melihat koleksinya membuat saya sadar bahwa kita merupakan sebuah kesatuan yang tidak terpisahkan meskipun kita mempunyai adat istiadat dan warisan nenek moyang yang berbeda. Saya semakin menyadari bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya. Sangat! Saya semakin menyadari bahwa meskipun kita berbeda suku, namun kita merupakan satu saudara yang tidak bisa dipisahkan. Melihat koleksinya, kami menyadari bahwa kami saling terkoneksi. Dekat.. sangat dekat!

Oya, mengapa Museum Nasional di sebuat sebagai Museum Gajah? Menurut sumber yang saya baca, hal tersebut karena dihadiahkannya patung gajah berbahan perungu oleh Raja Chulalongkorn dari Tahiland pada tahun 1871 yang kemudian dipasang di halaman depan museum. Meskipun demikian, sejak 28 Mei 1979, nama resmi lembaga ini adalah Museum Nasional Republik Indonesia.

Ada apa saja si di Museum Nasional tersebut? Disana saya banyak melihat koleksi benda-benda kuno dari seluruh nusantara. Barang-barang yang saya lihat antara lain arca-arca kuno, prasasti, barang-barang kerajinan, senjata tradisional keramik, mata uang, perhiasan, relief sejarah, alat transportasi zaman dahulu dan masih banyak lagi.

Disalah satu arca

Disalah satu arca

Hal lain yang sangat menyentuh saya adalah ketika melihat peta besar suku bangsa Indonesia. Saya kagum sekali bagaimana nenek moyang kita bisa bersatu padu demi kejayaan dan kemerdekaan Indonesia tanpa memandang suku, ras dan agama. Disitu kami diingatkan bahwa saat ini kita harus lebih bersatu karena nenek moyang kita pun mengajarkan hal tersebut. Jadi saya agak miris melihat banyak konflik yang berlatar SARA. Harusnya mereka berkunjung dan mempelajari sejarah di Museum ini sehingga bisa berfikir panjang sebelum membuat konflik. Harusnya kita lebih bersatu untuk membuat Indonesia kembali jaya seperti apa yang telah di perjuangkan oleh nenek moyang kita. Continue reading

Belajar dan Bermain dalam One Day Tour With Blogger di Summarecon Bekasi

Salah satu kebahagiaan seorang guru adalah ketika bisa memberikan sesuatu yang istimewa untuk siswanya… ciee

Pagi itu, 19 April 2014, saya pagi-pagi sudah berangkat ke sekolah. Hari itu setelah pelajaran usai, Kak Ardi Timika dari Komunitas Ilmu Berbagi sharing untuk siswa-siswaku di SMK Itaco tentang “Pengantar Social Media”. Banyak ilmu yang kami dapatkan dan bisa kami aplikasikan, berikut cerita saya dalam sharing tersebut : https://suzieitaco.wordpress.com/2014/04/29/belajar-pengantar-social-media-bersama-ilmu-berbagi/

Pelatihan Sosial Media

Pelatihan Sosial Media

 Nah yang istimewa adalah setelah sesi berakhir, saya mengumumkan 4 orang yang yang berhak ikut kegiatan One Day Tour with Blogger dari Summarecon Bekasi yang dilaksanakan hari itu juga. Saya memilih 4 anak yaitu Ana, Reza, Idin dan Andri. Mengapa memilih mereka? karena beberapa minggu sebelumnya merekalah yang paling aktif membantu saya melakukan presentasi ke SMP-SMP DI Bekasi dalam rangka promosi siswa baru utamanya adalah sosialisasi beasiswa untuk anak yang kurang mampu.

Kami berangkat ke Kantor Pemasaran Summarecon Bekasi yang terletak tidak jauh dari sekolah kami. Oya, tour kali ini saya punya misi tersendiri loo untuk siswa saya.. apa itu?? Yukk Simakk…

Yahh, karena tadi ada kegiatan sekolah dulu maka kami agak telat menyimak apa yang sudah di sampaikan. Ketika tiba, disana sudah banyak para blogger yang sedang menyimak paparan dari pihak Summarecon Bekasi. Saya sempat menyimak sedikit bahwa mereka memaparkan tentang Summarecon Bekasi, dimana merupakan kawasan terpadu yang didalamnya terdapat perumahan, sekolah, fasilitas olahraga, pasar, bursa mobil, hotel, apartemen, mall dll. Dengan luas mencapai lebih dari 240 ha, Summarecon Bekasi dikembangkan menjadi kota yang ramah lingkungan. Tahun 2010, Summarecon bekasi meluncurkan berbagai hunian hijau eksklusif dengan desain modern kontemporer yang dilengkapi dengan fasilitas club house seperti swimming pool, children playground, dan multi function room. Setiap rumah juga dilengkapi dengan koneksi internet dan TV cable serta sistem keamanan double check security dan panic button. Wuih.. bikin mupeng …. (con’t)

At Marketing Gallery Summarecon Bekasi

At Marketing Gallery Summarecon Bekasi

Pasti penasaran kan gamaran rumah yang saya jelaskan di atas, ga usah khawatir karena kami di ajak untuk melihat rumah contohnya. Nih gambaran rumah contohnya di bawah, dijamin pengen punya rumah disini 😀 Semogaaa yaaa..suatu saat punya rumah disini, ya kalopun nggak minimal mendekati *loh

Rumah contoh Summarecon Bekasi

Rumah contoh Summarecon Bekasi

Perumahannya juga sangat istimewa karena setiap kluster di lengkap oleh kolam renang yang tanpai tepi sehingga tampai mengatu dengan danau, taman bermain anakdan masih banyak lagi. Kualitas air bagaimana? Ga perlu di ragukan lagi, karena dibangun water treatment yang berfungsi untuk menjaga tekanan air kepada warga dan menjaga kontinuitas air untuk warganya. Disana terdapat Disc Filter yang dapat menyaring partikel padat berukuran diatas 20 micro seperti pasir, lumpur dll.

Water treatment plant dan Kolam renang

Water treatment plant dan Kolam renang

Nah, selain itu apa lagi keistimewaan Summarecon Bekasi? Ini saya kasi bocorannya ..

  1. The Springlake Apartment
  2. Masjid Raya Al Azhar
  3. Sekolah Islam Al Azhar
  4. Pasar Modern Sinpansa
  5. Summarecon Mall Bekasi
  6. Landmark Piramida
  7. Flyover KH.Noer Ali
3 foto credit, 1 dok pribadi (Flyover, landmark, mesjid & Mal)

3 foto credit, 1 dok pribadi (Flyover, landmark, mesjid & Mal)

Setelah berkeliling, kami menuju Mal Bekasi. Mal yang satu ini menjadi favorit saya. Pertama kali kesana adalah ketika buka puasa bersama dengan sepupu dan kami makan di Tamani, salah satu resto yang ada disana. Saya juga pernah kesana dan melihat konser dari Project Pop yang sangat seruu…

Bukber bersama Sepupu

Bukber bersama Sepupu

Nonton Konser Project Pop

Nonton Konser Project Pop

Kegiatan ini merupakan salah satu refreshing untuk saya dan alhamdulillah saya bisa mengajak beberapa siswa. Ups, tunggu mereka tidak hanya bermain tapi bisa juga belajar. Nah kali ini saya memberikan tantangan pada mereka. Apa itu tantangannya? Saya meminta mereka untuk mengumpulkan kenalan blogger sebanyak-banyaknya. Saya janjikan hadiah untuk yang berhasil mendapatkan kenalan terbanyak yaitu dengan meminta nama, akun twitter dan juga alamat blognya. Seru melihat perjuangan mereka mengumpulkan kenalan.. dengan ini saya ingin mereka bisa kenal lebih banyak orang dan belajar untuk tidak minder dan bersosialisasi dengan orang lain.. dan..diakhir acara, Ana lah yang mendapat kenalan terbanyak.. Yay!! selamat Ana.. ^^

Oya ini ada dua tulisan siswaku, simak juga ya 🙂

http://rezapratama1001disegn.wordpress.com/2014/05/18/summarecon-is-fun-and-enjoy/ dan http://ahmadsopidin.blogspot.com/2014/04/summarecon-bekasi.html

Acara hari itu harus terpisah oleh waktu, namun kami sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini.. terima kasih Summarecon, Blogger Bekasi, Mb Indah Juli, dan rekan-rekan blogger semuanya.. Sampai jumpa di acara seru lainnya 🙂

Keseruan Kami :)

Keseruan Kami 🙂

 “Tulisan ini diikutsertakan dalam Summarecon Mal Bekasi Blog Writing Competition 2014 disini: http://www.malbekasi.com/blog-competition/index.php”

mal bekasi

By suzieicus Posted in Event

Mau dimentori sama CEO?Join di Jalan Pemimpin

Tanggal 21 April lalu, saya berkesempatan menghadiri acara sosialisasi program Jalan Pemimpin, Yosea yang mengundang saya via email. Saya sangat antusias menghadirinya. Saya berangkat mewakili komunitas Siswa Wirasusaha. Saya berangkat menggunakan KRL dan kemudian lanjut kopaja kemudian lanjut pake Shuttle bus SCBD. Jadi inget masa-masa tiap hari naik itu pas kerja di kawasan SCBD beberapa tahun lalu.. nah, pas lagi nunggu bus liat pohon di lilit sama lampu-lampu yang indah.. ni lihat.. eh jadi OOT :p

SAM_3274Ehh… back to the topic, jam 18 lewat saya tiba di lokasi yaitu di restoran Sari Kuring dan bergegas sholat magrib terlebih dahulu, disana saya juga janjian sama Gita dan Adit dari Komunitas Ilmu Berbagi. Di pendaftaran ulang saya bertemu kembali dengan Grace, after many years yaa.. hehe

Kemudian kami masuk ke sebuah ruangan untuk makan malam terlebih dahulu …enak deh menunya apalagi pas banget lapar abis puasa #alesan

Acara kemudian dibuka oleh Yosea, selaku koordinator program dari Jalan Pemimpin. Jalan Pemimpin adalah inisiatif untuk persiapkan pemimpin masa depan Indonesia lewat program mentoring oleh professional selama 1 tahun. Dlm Jalan Pemimpin, anak muda yang punya ide kreatif & semangat tanpa batas akan dibina oleh professional untuk berkarya sesuai bidang mereka.

Acara dilanjutkan oleh nyanyian theme song dari Jalan Pemimpin yang di bawakan oleh Gracia and brothers, wow very nice song… selanjutnya adalah acara perkenalan dari tiap-tiap komunitas. Seneng deh rasanya berada di antara mereka. Ada teman-teman dari Indonesia Berkibar, Indonesia Berkebun. Cewe Quat, IFL, Pramuka dan masih banyak lagi berkumpul.

Selanjutnya adalah penjelasan dari Pak Handry CEO dari GE, Mardi CEO Nutrifood dan Kang Arief dari Tempo. Menurut mereka setiap orang yang mengalami peningkatan pretasi pasti punya mentor. Baik dari keluarga, teman, kakak dan lainnya yang dianggap menginspirasi. Mentor itu ada di balik setiap orang sukses. Kang Arief juga menambahkan bahwa media memerlukan berita yang menginspirasi. Bukan hanya Bad News is Good News. Inspiring!

SAM_3283Siapa saja yang bisa gabung ke Jalan Pemimpin? Prosesnya akan ada 2 pihak: mentor & mentee. Mentee adlh generasi muda berusia maks 30 thn yang akan dibina oleh mentor Jalan Pemimpin. Mentor adlh pemimpin professional yg telah berkarya di bidangnya lebih dr 10 tahun utk membina para mentee Jalan Pemimpin. 1 Mentor bersama 1 mentee akan berinteraksi dan saling belajar untuk bertumbuh di Jalan Pemimpin selama 1 tahun. Kabar baik banget ni, tadinya usia dibatasi maksimal 25 tahun, which is saya ga bisa ikutan dunk #tuabanget, sekarang jadi maksimal 30 tahun, Yay! #brbdaftar

Nah…adakah dr rekan-rekan yg berminat menjadi bagian dari Jalan Pemimpin yang pertama ini? Segera daftarkan diri di jalanpemimpin.com! follow juga twitternya @JalanPemimpin ..thank u:)

Poster Jalan Pemimpin, sumber:Twitter JP

Poster Jalan Pemimpin, sumber:Twitter JP

 

Belajar Pengantar Social Media Bersama Ilmu Berbagi

18  April 2014 lalu, SMK Itaco kedatangan Kak @ArdiTimika dalam rangkaian Ilmu Berbagi Goes to School. Materi yang dibawakan kali ini adalah “Pengantar Social Media”. kak Ardi saat ini bekerja di Ednovate. Ednovate memberikan pelayanan dlm digital service, ecommerce service, media portal&education.

Media sosial sendiri adalah sebuah media dgn para penggunan bs dgn mudah berbagi,berpartisipasi,dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring, social dll. Menurutnya ada 3hal yg membuat internet user meningkat: paket layanan semakin murah, gadget semakin murah, dan sosial media. Indonesia saat ini memiliki pengguna internet dan sosial media yang cukup besar. Manfaat social media antara lain : conversation, branding, support product promotion, support event offline, custumer relation dll. Jadi melihat peluang tersebut, jangan sampai menggunakan sosial media hanya sekedar untuk update status atau hal-hal yang kurang bermanfaat.

pizap.com10.61044510314241051398680703602

Nah sekarang, bagaimana memaksimalkn social media?? Pilih media&fokus, tentukan target, konten, konsisten, optimalkan-schedule, interaksi. Jika hal tersebut dijalankan, tidak mustahil sosial media akan memberikan manfaat yang besar sesuai dengan tujuan yang kita inginkan. Jenis konten untuk mengoptimalkan sosial media antara lain :Tips, quote, education serial tweet, edukasi produk, conversation, health campaign dl. Nah, bagaimana jika kita memegang akun sebuah brand?? Kak Ardi memberi tips untuk mengisi dengan 80% konten yang bermanfaat untuk follower dan 20% promo produk, jangan sebaliknya, kalo ga mau di unfollow rame-rame2 :p, kita juga harus konsisten mengupdate social media kita, contohnya untuk twitter usahakan mengupdatenya 15-20/hari dan facebook 6 update/hari.

Setelah, itu jangan lupa untuk mengevaluasinya, bagaimana caranya? banyak web untuk melihat sejauh mana keefektifan sosial media yang kita miliki, seperti misalnya menggunakan tweetreach.com untuk melihat sejauh mana jangkauan twit kita..

Seru banget belajar kali ini.. semakin membuka wawasan dan ilmu tentang sosial media..

Terima kasih kak Ardii :))

dan juga kak Rian, Fuad dan Juju dan Ilmu Berbagi :))

Untuk siswa SMK Itaco, ini contoh postingan materi Sosial Media, DILARANG COPY PASTE, langkah mengerjakan tugasnya :

1. Membuat postingan tentang materi sosial media Kak Ardi, foto2 kegiatan bisa di ambil di https://www.facebook.com/smkitacobekasi/media_set?set=a.404783559659342.1073741833.100003831030360&type=1&notif_t=like

2. Setelah posting, di share di twitter masing2, dan mention ke @ArdiTimika @suzieicus

3. Isi dari postingan blog di kultwit di twitter, seperti contoh berikut :

12

4. Akan ada reward untuk postingan terbaik

5. Ditunggu sampai tanggal 2 Mei 2014, lewat akan ada sanksi dan juga tidak akan dinilai

SELAMAT MENGERJAKAN

Cerita Kalo Saya Sehari Tanpa Internet, Kamu?

Rasanya sulit membayangkan jika sehari saja saya tidak bersinggungan dengan internet.. banyak pekerjaan yang saya lakukan sangat terbantu dengan kehadiran internet. Mengapa oh mengapa? Internet sangat saya perlukan terutama menyangkut beberapa aktifitas saya. Mau tau apa saja? intip yukkk …

1. Tidak bisa mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar

Sebagai guru melek digital, saya sangat menyadari pentingnya kehadiran internet. Seperti kita tahu bahwa kecerdasan tidak selalu menyangkut intelektual saja, Gardner mengungkapkan kecerdasan majemuk karena kita percaya bahwa tidak anak yang bodoh. Pembelajaran dimasa lalu, hanya berfokus pada pembelajaran konvensional dimana guru sebagai centre of attention. Dengan perkembangan internet, saya bisa mencari bahan pembelajaran yang mengakomodir berbagai tipe kecerdasan siswa. Saya bisa dengan mudah mencari materi-materi atau memodifikasi materi pembelajaran yang menarik untuk siswa. Sebagai contoh, saya merancang pembelajaran yang lebih menarik karena bisa dilengkapi gambar, suara, video animasi dll. Dengan internet, guru dan siswa dapat dengan cepat memperoleh bahan belajar tanpa dibatasi ruang dan waktu. Kegiatan tidak terhenti di ruang kelas. Ga kebayang kalo ga ada internet, walau cuma sehari.. karena saya selalu ingin memberikan yang terbaik untuk siswa.

Memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran

Memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran

2. Tidak bisa terhubung dan berinteraksi dengan pendidik di berbagai belahan dunia

Perkembangan sosial media seperti twitter dan facebook sehingga kita dapat terhubung dengan para pakar dan rekan sesama guru di seluruh dunia. Para guru dapat bertukar informasi, belajar online dan juga penyebaran info kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kompetensi guru melalui milis atau lainnya. Nah, jika ga ada internet sehari saya ga bisa berinteraksi dengan mereka dan bahkan bisa kehilangan informasi yang bermanfaat.

3. Tidak bisa membantu budaya menulis

Saat ini kita jangan hanya menikmati konten, tapi kita harus bisa menciptakan konten. Internet juga menumbuhkan budaya menulis. Hal tersebut menjadi penting, karena dengan menulis maka akan melatih kemampuan berfikir kritis dan ilmiah. Tak dipungkiri, budaya menulis masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Budaya menulis guru dapat menginspirasi siswa untuk gemar menulis yang diharapkan kebiasaan tersebut akan terbawa sampai mereka dewasa nanti. Nah, kalo ga ada internet, bagaimana kita bisa menciptakan konten-konten di dunia maya dan saya juga tidak bisa membaca tulisan blog hasil karya siswa saya.

4. Tidak bisa mengoptimalkan wirausaha melalui Komunitas Siswa Wirausaha

Saat ini, saya juga bersama siswa memanfaatkan internet untuk mendukung gerakan wirausaha melalui komunitas Siswa Wirausaha. Komunitas tersebut bertujuan menanamkan jiwa wirausaha dan hidup mandiri karena membantu biaya transport dan keperluan sekolah lainnya.  Nah, jika ga ada internet sehari, kami ga bisa memasarkan dan mengupload kegiatan wirausaha kami, itu berarti kami kehilangan kesempatan memperoleh pendapatan untuk membantu siswa kami.

Kewirausahaan di Sekolah, dok pribadi

Kewirausahaan di Sekolah, dok pribadi

5. Tidak bisa membantu kegiatan komunitas & volunteering secara maksimal

Selain mengajar, saya juga aktif sebagai relawan di beberapa komunitas seperti TDA Bekasi, Akademi Berbagi Nasional dan Bekasi, Startup Lokal. Selama ini komunikasi kami banyak dilakukan via internet setiap harinya seperti email, chat, milis, social media. Nah, bagaimana kalo ga ada internet? hal tersebut akan mengganggu kegiatan volunteering kami yang artinya tidak bisa membantu masyarakat secara maksimal..

Bersama Komunitas Akademi Berbagi. Sumber : FB Mas Wahyudi

Saya juga sering sharing kepada siswa tentang pentingnya internet dan bagaimana mengoptimalkannya. Saya sering mewanti-wanti mereka dalam hal penggunaan internet dan social media, seperti tidak mudah terpengaruh jika melihat teman-temannya di facebook/twitter memamerkan kemesraan dengan lawan jenis, hal-hal berbau hedonisme dll.  Update status atau share hal-hal yang bermanfaat. Saya menekankan kepada mereka hal-hal yang mereka posting akan terekam selamanya dan saat ini banyak HRD yang melakukan pencarian karyawan dengan melihat rekam jejaknya di dunia maya.

Saya pun kemudian melakukan upaya-upaya untuk menciptakan konten positif di internet dan social media kepada siswa saya seperti dengan:

  1. Mengajari menulis blog dan share di social media.. ini contoh beberapa blog siswa saya : http://analisah.wordpress.com , http://rezapecintadesain.blogspot.com/ dll.
  2. Mengajari untuk menjadi admin website social media sekolah dan siswa wirausaha. Saya sudah mulai mendelegasikan pekerjaan tersebut ke siswa sehingga mereka juga bisa belajar banyak tentang dunia digital. Bahkan, tanggal 29 Februari lalu saya sangat bersyukur bisa membawa beberapa siswa melakukan kunjungan perusahaan ke salah satu perusahaan Digital Agency, Think Web.
  3. Membantu mengembangkan wirausaha siswa. Saat ini untuk mengembangkan jiwa wirausaha sejak dini dan membantu biaya pendidikan mereka, saya membangun portal siswa wirausaha http://siswawirausaha.net, disana kami menginformasikan kegiatan-kegiatan kami dan juga mengundang volunteer mengajar di bidang wirausaha dan lainnya, serta membuat form sederhana jika ada pihak yang ingin membeli produk atau jasa yang kami tawarkan.
  4. Mengajari hal-hal yang membantu memudahkan pekerjaan seperti membuat google docs, mencari referensi materi pelajaran, membuat video tutorial sederhana dan masih banyak lagi.

Masih banyak yang harus saya lakukan, tentunya saya pun harus terus mengupgrade ilmu saya yang belum seberapa. Namun untunglah kegiatan berinternet ini sangat terbantu oleh Telkomsel.. I love Telkomksel 🙂

http://telkomsel.com/genggam-internet

Nah itu cerita saya jika sehari saja tidak ada internet, bagaimana dengan ceritamuu?? :))

Rumah Baru Komunitas Ilmu Berbagi

Hari jumat, 18 April 2014 saya berkesempatan untuk menghadiri undangan komunitas Ilmu Berbagi yang terletak di Depok, Jawa Barat. Saya pergi menggunakan KRL menuju stasiun UI kemudian lanjut angkot dan ojek. Ketika sampai disana sudah ramai oleh teman-teman bahkan kali ini kedatangan teman-teman Ilmu Berbagi Jogja, kak Pulung dkk. Saat itu Andin selaku koordinator pusat Ilmu Berbagi sedang memberikan sharing tentang program-program dari Ilmu Berbagi..

image

Selanjutnya acara masuk ke sesi Bang Jaya selaku pembina dari Ilmu Berbagi. Bang Jaya mengatakan bahwa kita harus bisa menyisihkan waktu yang kita miliki untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Aktif di komunitas volunteering bisa menjadi wadah yang tepat untuk kita berbagi. Setuju bang!:)

Selanjutnya acara break karena yang cowok2 ganteng harus melaksanakan sholat jumat terlebih dahulu..
Setelah selesai acara di lanjutkan oleh peresmian rumah Ilmu Berbagi yang ditandai oleh pemotongan tumpeng..yay! Enak lo nasi kuningnya..apa karena lapar aja ya:p

Kemudian kami pun makan2..horee #loh
Apa setelah makan kami pulang?ohh tentu tidak.. kami pun melanjutkan diskusi dan membahas progress dari masing2 divisi..
Acara bahkan berakhir sampai malam.. capee tapi seru..makasihh semuanya..selamat ILMU BERBAGI

untuk tau alamat dan program2 Ilmu Berbagi cek yuk disini ilmuberbagi.or.id

By suzieicus Posted in Event

Ikut Yuk Pesta Wirausaha TDA 2014

PESTA WIRAUSAHA TDA 2014
“Local Brand Kereeen”

Pesta Wirausaha TDA 2014 adalah sebuah Even dahsyat bertema kewirausahaan yang terbesar di Indonesia, Pastikan anda hadir di acara Pesta Wirausaha TDA 2014 yang insya ALLAH akan dilaksanakan pada :

WAKTU DAN TEMPAT
Hari : Selasa, Rabu, Kamis
Tanggal : 13, 14, 15 Mei 2014
Tempat : Gedung Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah

Lokasi TMII ini dipilih supaya peserta diharapkan bisa membawa keluarga, sehingga terjadi keseimbangan antara Education, Networking and Playing (Fun), Ayahnya ikut seminar, Ibunya berjualan di stand dan anaknya main-main di TMII atau berenang di Snow Bay, pasti asyik sekali.

HARGA TICKET :
Rp. 350.000,- Member TDA
Rp. 450.000,- Non Member TDA

Harga diatas sudah termasuk :
– Tiket masuk TMII (tidak termasuk parkir kendaraan 10rb)
– All access selama 3 hari acara Pesta Wirausaha TDA

FORMAT ACARA :

SEMINAR :
– Stage 1 : Menampilkan pembicara2 dengan tema umum, inspiring dan motivating
– Stage 2 : Menampilkan pembicara2 dengan tema lebih spesifik dan interaktif

PAMERAN :
Kuliner, Multi produk, Demo Produk

GATHERING MEMBER :
acara silaturahmi dan networking

PEMBICARA SEMINAR & TALKSHOW :

A. INSPIRATION & SUCCES STORY [Stage 1]
Irwan Hidayat | Rene Suhardono | Sofyan Wanandi | TP Rahmat | Sudhamek | Alim Markus [Maspion] | Ridwan Kamil | Sandiaga Uno | Hari Sanusi (Kino Group)| Nurhayati Wardah

B. MOTIVATION & PERSONAL BUILDING [Stage 1]
Andrie Wongso | Bong Chandra | Arvan Pradiansyah | Dedy Dahlan | Muhamad Assad | Indra Noveldi | Nanang Qosim Yusuf | Kafi Kurnia |

C. GENERAL MANAGEMENT & SYSTEM SUPPORT [Stage 1]
Cristian Gusway | Johanes Lim | Antonio Dio Martin | Nyoman Marpa | Tanadi Santoso | Budiman Goh | Aviliani | Budi Isman | Andianto Setiabudi |

D. SALES, MARKETING & BRANDING [Stage 1]
James Gwee | Yuswohadi | Dicky Sukmana | Indira Abidin | Arto Subiantoro | Amalia E. Maulana | Ardantya Syahreza | Wempy Kotto | Gabriel Montadaro | Mardi Wu [Nutrifood]

E. MULTI PRODUCT – CREATIVE INDUSTRY [Stage 1]
Martin Widjaja [Sunpride] | Randiawan Saputra | Najelaa Shihab | Mustofa Ramdloni | Iwan Setiawan [9A10S] | Lorena Sari [Lorena Transport] | Gusti Ngurah Anom | Muhammad Yukka Harlanda | Abu Syauqi [Rumah Zakat] | Singgih Kartono [Magno]

F. PROPERTY [Stage 2]
Elang Gumilang | Syaiful Fadli | Aryo Diponegoro | Teddy Bachtiar | Haji Asyari | Zainul [TDA Depok] | Panangian Simanungkalit

G. FASHION & APPAREL [Stage 2]
Yudi Cosmic | Ria Miranda | Dian Pelangi | Feni Mustafa | Peter PSD | Toto Dwitarwasto | Sri Dewi K | Jenahara | Aziz Bachtiar [TDA Solo] | Billy Tjong

F. KULINER, FOOD & FRANCHISE [Stage 2]
CEO D’Cost | CEO Es Teller 77 | Ina Wiyandini | Rangga Umara | Lucy Wiryono [Holycow] | Sate Pak Budi [Sate langganan keluarga Cendana] | Johny Andrean | Dude Herlino [Sushi Miyabi] | Warteg Warmo Tebet

H. INTERNET MARKETING & TEKNOPRENEUR [Stage 2]
Hadi Kuncoro [Zalora] | Hendrik Tio [Bhinneka] | Ferry Tenka [Berrybenka] | Ken Dean Lawadinata [Kaskus] | Arnold Sebastian [Tokobagus] | Andi Budiman [Sopify] | Natali Ardianto [Tiket.com] | Jaka Wiradisuria [Valadoo] | Doddy [Doku]

I. GOVERNMENT & ORGANIZATION [Stage 2]
Menteri UKM | Mendag | Memperin | Asosiasi Pengusaha Ritel | KADIN | HIPMI | APINDO | APPMI | GEPI | TITA Turki | Matrade Malaysia | British Council | Ditjen Haki | Ditjen Pajak | BSN | Depdag

Yang butuh info lebih lanjut dan tiket, PM aku ya ..

085711433250

WA 081318511804

makasihh 🙂

Best Regards,
 
Susi S
SMK ITACO Bekasi – Siswa Wirausaha
@suzieicus
 
 
 

Ada Apa Dengan Pemilihan Guru Terbaik LP3I?

Sabtu 22 Maret saya mendapatkan telpon dari Mb Irenne LP3i, beliau mengucapkan selamat dan menginformasikan bahwa saya masuk menjadi finalis lomba guru berprestasi LP3i.. Wow, saya sempat terkejut karena saya sendiri terus terang lupa dengan karya tulis yang saya kirimkan tahun 2013 lalu.. Mb Irenne kemudian memberitahu bahwa saya di undang ke Jakarta untuk presentasi final dengan finalis lainnya sekaligus menginformasikan apa saja yang harus saya bawa kesana… saya hanya terdiam sebentar, masih speechless…

Hari-H

Tanggal 27 Maret, saya di beritahu oleh Pak Mahsus dari Lp3i Sumber Artha bahwa yang mengantar nanti Pak Oman. Kemudian berangkatlah saya ke LP3i Sumber Artha.. perjalanan kami cukup macet dan saya juga di telpon terus sama Mb Neno karena acara akan segera di mulai.. heuu.. maafkan saya Mb Neno… saya tadi ke sekolah dulu karena ada beberapa hal yang harus di bereskan. Kemudian saya tiba di Hotel Balairung pukul 14.00 dan di sambut dengan ramah oleh Mb Irenne dkk, saya bergegas ke kamar mandi untuk ganti baju dan bergabung dengan sesi pembukaan. Di dalam sudah berkumpul 9 guru hebat lainnya namun. Disana sedang ada sesi pembukaan oleh Dirut LP3i dan kemudian di lanjutkan oleh sesi motivasi dengan Pak Ponijan dari Kemenpora. Motivasi yang di sampaikan sangat bagus. Pak Ponijan memberikan pengetahuan-pengetahun keguruan berdasarkan pengalamannya mengajar SD di daerahnya sampai kemudian berhasil menduduki posisi penting di Kemenpora. Keren pak.. Pak Ponijan menekankan pentingnya mendidik dengan hati..

Acara kemudian berlanjut dengan pemberian materi tentang hypno teaching oleh Pak Suarna Dijaya. Di awal Pak Suarna melakukan passion test dimana kita diminta untuk menyebutkan 10 hal yang membuat kita bahagia dan dari 10 tersebut, kita diminta untuk memilih hanya satu saja.. wow, pilihan yang berat!! saya kemudian mengatakan yang membuat saya bahagia jika saya bisa menjadi Sociopreneur Pendidikan ^.^ aamiin…. Pak Suarna kemudian memberikan tips-tips bagaimana dengan hypno teaching kita bisa membuat pembelajaran dengan menarik karena kita bisa menguasi alam bawah sadar siswa kitaa… hmmm, perlu praktek banyak niii :)) jam 21.30 kami mengakhiri acara malam itu dan kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.. zzzzz

sumber: dok pribadi, LP3i

sumber: dok pribadi, LP3i

Jumat, 28 Maret 2014…

pagi itu setelah sarapan kami ke ruang Merapi di lantai 2 untuk briefing presentasi final yang dipandu langsung sama Bapak Tri Endi.. kamipun mengambil undian dan alhamdulillah saya mendapat urutan ke-3 .. jadi bisa tenang lebih cepat. Ketika di panggil saya deg-degan namun berusaha tenang. Setelah memperkenalkan diri, saya pun memulai presentasi dan kemudian di lanjut dengan tanya jawab. Dewan juri nya adalah Pak Ponijan selaku Asisten Deputy IV Kemenpora, Pak Sudrajat Rasyid mantan Dirjen PLS Kemdiknas RI, dan Pak Abbas dari Kopertis. Woww.. luar biasa, saya bukan lebih banyak ditanya tapi diberikan masukan-masukan dan pencerahan :)) diantara nya saya di minta membuat road map, meneruskan kegiatan volunteering dan networking dan bisa bekerja sama dengan LP3i.. NOTED Pak, terima kasih banyakkk 🙂 setelah selesai, giliran teman-teman yang lain maju .. saya bisa lebih tenang bahkan bisa jalan-jalan untuk transfer gaji guru-guru dan makan Pizza sendirian.. *isengmodeon

Continue reading