LLD Akber : Empowering Volunteers Connecting Opportunities

Alhamdulillah tanggal 7-9 Maret lalu, Komunitas berbasis relawan, Akademi Berbagi berhasil menyelenggarakan kegiatan LLD atau Local Leaders Day yang di helat di Pondok Remaja Salatiga. Banyak cerita dan pelajaran yang di dapatkan, untuk saya khususnya.. selain menjadi relawan, saya juga berkesempatan membantu Mb Ai mempersiapkan acara istimewa ini. Mengapa saya katakan istimewa, karena acara ini mengumpulkan lebih dari 200 volunteers dari lebih 30 kota Se-indonesia.. amazing banget. Banyak di antara kita yang belum pernah bertemu terutama dengan teman-teman di luar jawa. Ada dari Lhoksumawe, Jambi, Pekanbaru, Padang bahkan dari Labuhan Baru yang memakan waktu sampai 26 jam dari Labuhan Batu ke Salatiga.. wow, sungguh luar biasa Pak Tatang Pohan yang merupakan relawan dari Labuhan Batu itu. Persiapan acara ini kami lakukan intensifnya selama satu bulan menjelang acara. Kami secara rutin mengadakan rapat koordinasi yang seringnya di seputaran Blok M :))

Yang menjadi istimewa juga nih Akber Bekasi ga pake biaya banyak ke Salatigaa? why2? karena kita berhasil mengumpulkan dana lewat fund rising jualan @Ciksik_Edam .. horeee!! makasihh Mb Dita.. makasih semuanyaaa :*

Cistik edam :)

Cistik edam ūüôā

D- Day

Kamis itu saya dan beberapa relawan Akber Bekasi janjian SMK Itaco, karena saya meminta bantuan mereka untuk membawa 6 kantong besar kaos LLD yang di buat sama anak-anak siswa wirausaha. Jam lima-an kita berangkat menuju stasiun Bekasi naik angkot dengan bawaan segambreng hehe .. magrib kami pun tiba di Senen dan disana sudah ada beberapa relawan dari Jabodetabek, bahkan ada dari Jambi, Lampung dan Gorontalo yang turut serta.. hore! jam 19.50 kereta kami di jadwalkan berangkat .. namun ada kejadian dramatis ketika 3 relawan Akber Bekasi belum datang menjelang detik-detik kereta berangkat! saya menelpon mereka satu persatu, dan bahkan ada yang masih di angkot. Saya segera menyuruhnya turun dan melanjutkan perjalanan naik ojek. Alhamdulillah sekitar 3 detik lagi kereta berangkat, mereka muncul dengan napas yang tersengal-sengal.. hufff.. alhamdulillah.. ya uda kami menaiki kereta Senja Utama Semarang yang satu gerbong hampir penuh oleh relawan Akber ūüėÄ di kereta kami asyik ngobrol dan becanda sehingga perjalanan pun menjadi tidak terasaa.. tepat pukul 3 dini hari kami sampai di Stasiun Semarang dan karena bus baru menjemput kami jam 5 ke salatiga, maka kami pun beristirahat di mushola stasiun. Jam 5 pagi, bus pun datang.. saya duduk dengan fiduy, ngobrol sebentar tapi kemudian tidoorr, bus nya nyaman banget soalnyaa …jam 10 tiba di rumah Mb Ai, karena belum di perbolehkan masuk ke Pondok Remaja. Disana kami beristirahat, makan, ngobrol, mandi-mandi dan ga lupa foto-foto ūüôā

Jam 11 saya dengan beberapa panitia berangkat menuju Pondok Remaja, karena juga kebetulan saya bertugas sebagai sie registrasi dan juga mengurus masalah transport LLD relawan yang di tanggung Akber. Ya udah saya stay di meja registrasi.. satu persatu relawan berdatangan dan amazing banget melihat langsung teman-teman yang selama ini hanya bersapa di sosmed, akhirnya bisa bertemu langsung. Acara dibuka dengan founder speech dan perkenalan, namun sayang saya ga ikut karena jaga di meja registrasi tapi untungnya di kenalin ko sama relawan Akber Bekasi lainnya (diakuin koq *halah), setelah itu kami di bagi kamar dan saya sekamar dengan Icha Akber Jakarta, Mb Pipit Akber Jember, Arina Akber Semarang dan Shanti Akber Malang. Seruu bangett apalagi kita sering foto2 selfie.. kayak ini nih..

Sumber foto : Twitter Santi

Sumber foto : Twitter Santi

Setelah mandi, sholat, makan dll kami pun masuk ke kelas untuk menyimak materi dari Mas Donny Bu tentang Internet Safety. Moga-moga judulnya benerr :p setelah selesai kami ngobrol-ngobrol dengan teman-teman lain, jam 10 lebih kemudian kami menuju kamar masing-masing untuk bobok cantik :))

Continue reading

Kelas Special Akademi Berbagi #VolunteerDay

Kemarin aku bersama teman2 @akberBKS hadir di kelas special @akademiberbagi yang bertempat di Rumah Langsat, Jakarta. Kami janjian di Plaza Semanggi untuk kemudian bersama-sama ke @obsat. Kami tiba disana dan hujan mulai turun, disana telah hadir banyak relawan yang sudah hadir dari Akber Jakarta, Depok, bahkan ada yang datang dari Pekanbaru.. wuiihh…

suasana di @obsat

suasana di @obsat

Ketika datang sedang dilangsungkan acara doa bersama untuk mendoakan volunteer sekaligus sahabat kami, Chika Djati dan Weby yang telah mendahului kamii.. dedikasinya yang sangat luar biasa di dunia volunteering membuat Chika mempunyai tempat tersendiri di hati banyak orang. Setelah doa, acara kemudian di lanjutkan dengan testimoni dari orang2 yang mengenal Chika seperti @dbrahmantyo dari Akber, dari Obsat sebagai rumah keduanya, dari sepupu dan juga Steve, teman dari Bina Antar Budaya. Yang hadir larut dalam haru, dan betapa Chika di cintai oleh banyak orang ..hiks

Oya mau sedikit cerita tentang Mb Chika ..aku mengenalnya ketika pertama kali berinisiatif membuka @akberBKS, dimana aku sendiri belum pernah datang ke kelasnya. Waktu itu hanya melihat presentasi Mb Ai tentang Akber di acara @bincangedukasi. Aku memberanikan diri mengirim email permohonan ke Akber dan di respon dengan sangat baik oleh Mba Chika Djati. Aku yang masih banyak belum tau tentang akber, sering membanjiri Mba Chika dengan pertanyaan2, dan Mba Chika dengan sabarnya mereply email2 aku.. dari situ kepercayaan diriku muncul kalo aku bisa membangun Akber di Bekasi..terima kasih Mba Chika, sosok cerdas yang juga tegas:)
terima kasih telah banyak membantu @akberBKS ..karena kamulah secara tidak langsung aku menyukai dunia volunteering, dan akhirnya membuat aku termotivasi menulis buku tentang Komunitas&Voluteering.. bahagia di sana ya Mbaa :’) semoga aku dan Mba Sita bisa meneruskan perjuanganmu di bagian Koordinator Relawan Nasional..

Acara kemudian di lanjutkan dengan diskusi tentang Volunteering bersama @robymuhamad , @HandryGE, Mba Ai @pasarsapi dan di moderatori oleh @ndorokakung.. berikut cuplikan twit2 ku tadi malam …

SAM_0989#Kenapa relawan penting?karena hal besar yg pernah d bangun manusia basisny relawan,cnthnya Agama ūüôā @robymuhamad

# relawan bukan philantropi.. @robymuhamad #VolunteerDay

#Volunteer bergerak berdasarkan value yg di yakininya @robymuhamad @akademiberbagi

#Dengan #Volunteer orang mengajar hidup bermakna tidak hanya happiness @robymuhamad @akademiberbagi #VolunteerDay

#Kata mb @pasarsapi awalnya buat @akademiberbagi karena ingin belajar dgn gampang,knp nggak belajar brg2 #VolunteerDay

#Dengan #Volunteer bisa mengenal banyak orang dan tidak mengenal batas struktural @akademiberbagi #VolunteerDay

#Volunteer itu soal hati yg terpuaskan.. @HandryGE

#Seseorang yg mampu menginfluence orang lain itulah seorang pemimpin..@HandryGE

#Satu2ny cara melawan indivualism itu ya volunteerism @robymuhamad @akademiberbagi #VolunteerDay

#Voluenterism itu alat untuk merubah masyarakat @robymuhamad

Di acara tadi malam juga banyak hadir orang2 keren seperti pak @wumard @ShafiqPontoh , Mas Iwan , Motulz dan masih banyak lagii dan pastinya volunteer2 keren ūüôā

Terima kasihh semuaa:)

Yang Muda Yang Berwirausaha (Liputan dari Akber 21)

Usia bukanlah halangan untuk berwirausaha, bahkan berwirausaha sejak muda akan mempercepat kesuksesan kita berwirausaha.. ga percaya?? Arry Rahmawan dan Wisnu Dewobroto membuktikannya dan berbagi inspirasi wirausahanya di kelas Akber Bekasi yang mengambil tempat yang sangat nyaman di kediaman Pak Barra_CAD dari TDA Bekasi. Kak Arry Rahmawan adalah Ketua TDA Kampus periode 2013-2015. TDA atau Komunitas Tangan di Atas merupakan komunitas yang telah berhasil menumbuhkan banyak wirausahawan sukses, bahkan di bina sejak bangku sekolah/kuliah dengan TDA Kampusnya. Kak Arry merupakan seorang pengusaha di bidang pendidikan, lembaga taining dan biro privat melalui Cerdas Mulianya. Lulus S1 dari Fakultas Teknik dengan IPK 3,79. WoW! Meraih prestasi sebagai mahasiswa berprestasi FT UI 2012, saat ini masih aktif sebagai mahasiswa Pascasarjana FT UI dan juga sebagai penulis buku Kewirausahaan dan Pengembangan Pemuda Indonesia. Bukunya yang akan terbit berjudul Studentprenuer Guidebook.¬† Anak-anak Komunitas Siswa Wirausaha harus baca buku ini nih…

Kak Arry mengungkapkan bahwa saat ini era globalisasi semakin ketat, sehingga kunci memenangkan persaingan adalah dengan meningkatkan daya saing di berbagai sektor. Tau kan, ga lama lagi kita akan memasuki era Komunitas ASEAN 2015 dimana seluruh negara ASEAN akan menjadi satu kesatuan tunggal, termasuk pasar dan tenaga kerjanya. Siapkah kita??

Untuk menjadi wirausaha, keinginan aja tidak cukup harus juga kita pintar dan terpelajar. Jadi untuk yang masih menjadi pelajar dan ingin berwirausaha, pendidikan tetap penting. Menjadi pelajar tidak cukup hanya dengan duduk di kelas, namun kita bisa membentuk mindset kita. Memperbanyak pengembangan soft skills kita, memperluas jaringan dan yang pasti menjadi pelajar kita banyak mendapat diskon untuk belajar terutama diskon harga :D, see, dengan menjadi pelajar merupakan anugerah bukan hambatan. Bersyukurlah untuk orang yang masih bisa mengenyam bangku pendidikan.

Continue reading

Cara Terlibat dalam Social Movement

Nah setelah mempunyai keinginan menjadi seorang volunteer, bagaimana caranya menjadi seorang volunteer? Ada beberapa tips dari Mba Ainun:

  • Syarat pertama, pekerjaan ini harus didasarkan pada rasa senang dan ikhlas, jika ini bisa didapatkan maka kesulitan itu menjadi tidak ada. Meskipun ada kesulitan, biasanya akan mendapatkan jalan penyelesaian.
  • Membantu sesama menjadi tujuan utama, karena ini sifatnya sukarela.¬†Percayalah bahwa ketika kita ikhlas membantu sesama apalagi jika yang kita berikan bisa mengubah hidup seseorang, maka akan semakin berlipat kebahagiaan yang kita dapatkan. Selain itu, jika kita membantu sesama, maka kita pun biasanya akan mudah memperoleh pertolongan ketika membutuhkan.
  • Carilah bidang yang kita sukai. Misalnya suka berkebun maka bisa bergabung dengan Indonesia Berkebun, suka mengajar maka gabunglah dengan Kelas Inspirasi, suka belajar maka gabunglah di Akademi Berbagi dan lain-lain.
  • Ukur kemampuan diri. Artinya menjadi volunteer harus menyesuaikan dengan kapasitas kemampuan kita baik dari segi waktu, tenaga, dan materi. Jangan sampai apa yang kita lakukan secara sukarela namun melebihi batas kemampuan diri karena bisa berakibat yang kurang baik, seperti menurunnya semangat kita dalam membantu sesama.
  • Kerja volunteer seharusnya tidak mengabaikan kebutuhan dasar. Sudah bukan zamannya lagi seorang volunteer digambarkan sebagai seorang sosok yang gigih memperjuangkan kepentingan masyarakat, namun mengabaikan diri sendiri.
  • Menjaga komitmen. Jika sudah menemukan yang sesuai maka kita harus menjaga komitmen itu dengan penuh tanggung jawab namun dengan tidak mengabaikan kebutuhan dasar kita.
  • Aktif di sosial media. Rata-rata gerakan sosial menggunakan sosial media terutama twitter untuk menyebarkan gerakannya. Mircoblogging di anggap sebagai sarana yang cukup efektif utnuk menyebarkan informasi di dunia online, apalagi banyak tokoh yang cukup berpengaruh aktif juga di ranah twitter. Carilah kesempatan menjadi volunteer di sosial media, karena disana terdapat banyak pilihan sesuai yang kita minati.

Jika menilik kebelakang bagaimana saya terlibat di salah satu social movement yaitu Akademi Berbagi awalnya karena ketidaksengajaan dan belum mempunyai gambaran yang jelas, namun saya percaya If there‚Äôs a will, there‚Äôs a way … berawal dari kesukaan menghadiri acara diskusi berbau pendidikan, salah satunya Bincang Edukasi awal tahun 2012 lalu, Akademi Berbagi Bekasi ini ada. Salah satu presentan di acara tersebut adalah Mba Ainun Chomsun, sebagai inisiator Akademi Berbagi. Mba Ainun menceritakan apa itu Akademi Berbagi. Dari situ saya kagum, ternyata masih banyak orang-orang baik yang secara sukarela membagi ilmunya dengan gratis.

Saya ingin sekali datang ke kelas Akademi Berbagi Jakarta, namun waktunya tidak pernah pas, sehingga akhirnya memberanian diri untuk membuka kelas Akademi Berbagi Bekasi dengan mengirim email permohonan ke akademi berbagi yang direspon dengan baik oleh Mba Chika Jati. Setelah mengetahui aturan-aturannya saya memutuskan untuk kelas perdana akademi berbagi Bekasi bertema Mindset Wirausaha dengan pembicara Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Sp. KFR yang bertempat di Imperial Education. Saya pun mulai melakukan sosialisasi-sosialisasi dan dengan bantuan sosial media twitter di akun @akberBKS, membuat hal tersebut menjadi lebih mudah. Dengan dibantu oleh akun @akademiberbagi, sebagai akun akber nasional, info tentang kelas perdana ini menyebar dengan cepat. Dalam perjalanannya, beberapa orang menawarkan diri untuk menjadi relawan. Mereka adalah Donny @donnypep, Yani @m_yani, Mb dita @arinidita, Mb tyas @_TriNingtyas_ dan Mb tari @maharaniL dan Fida @fiduy, setelah itu kami sepakat kopdar untuk membahas persiapan kelas perdana. Kami berbagi tugas dari mulai update info di twitter, mendata peserta, banner yang sempat beberapa kali revisi, speakers, dan proyektor dll.

Kelas Perdana Akber Bekasi

Kelas Perdana Akber Bekasi

Yes, akhirnya kelas perdana terlaksana dan peserta yang hadir sekitar 30 orang dengan materi yang menarik dibawakan oleh dr. Syarief. Setelah itu kami semakin bersemangat untuk membuat kelas-kelas selanjutnya. Dalam kurun waktu setahun lebih, kita telah membuat 20 kelas, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mindset wirausaha : dr. Syarief hasan lutfie
  2. Backpacking murah meriah : Desry darwin
  3. Basic financial planning : Endy kurniawan
  4. How to sell your writing : Indah julianti
  5. Why radio? : Anto Nugroho
  6. Who wants to be a filmmaker : Ichwan persada
  7. Photography : Danto adityo
  8. Tips beasiswa dan belajar di luar negeri : Suci lestari yuana
  9. Berkebun di lahan sempit : Setio bekti
  10. Membedah rasa dan aroma kopi : Arief said
  11. Travel writing : Ika wulandari
  12. Kelas khusus guru ‚ÄúKiat jitu bikin buku&rahasia blogging‚ÄĚ : Wijaya kusumah
  13. Safety riding : Andry berlianto
  14. Book publishing : Windy ariestanty
  15. Tata kota : Elisa
  16. Berani jadi penerjemah : Riza
  17. Volunteering and sosial media : Ainun chomsun
  18. Public speaking : Attie ringo
  19. Pemberdayaan komunitas : Shafiq pontoh
  20. Webseris 101 : Denis adiswara, taufiq, eno

Woh, memang volunteering yang bisa memberikan 20 kelas dalam setahun bukan pekerjaan yang mudah, banyak kendala yang kita hadapi, namun apapun itu janganlah berhenti berbuat baik. Akademi Berbagi fokus kegiatannya adalah menyelanggarakan kelas-kelas gratis dimana yang sering jadi kendala adalah mendapatkan donasi ruangan yang akan di gunakan sebagai tempat penyelenggaraan kelas, selain itu kendala lainnya adalah ketika para peserta sudah mendaftarkan diri namun pada hari-H tidak menampakan diri dan tanpa pemberitahuan, kalo istilah anak sekarang itu PHP alias Pemberi Harapan Palsu #eaa. Apapun itu, kami anggap sebuah proses yang harus di hadapai, kami merasa sangat bahagia dan kebahagiaan tersebut priceless ketika para peserta puas dengan apa yang kami lakukan dan mereka mendapatkan sesuatu terutama ilmu yang di dapatkan dan bisa diaplikasikan untuk kemajuannya. Selain itu kami senang ketika bisa berkenalan dengan peserta yang berasal dari bermacam background dan yang lebih membahagiakan ketika ada peserta yang menanyakan tentang Akademi Berbagi lebih jauh dan setelah mendengar visi misi yang disampaikan mereka menyatakan kesediannya untuk menjadi relawan.

Manfaat Social Movement & Volunteering

Hadirnya sebuah gerakn sosial tidak bisa lepas dengan sosok sukarelawan atau volunteer. Volunteer atau dikenal dengan sukarelawan adalah orang yang bekerja atas kemauan sendiri dan ikhlas hati bekerja untuk orang lain dan yang terpenting mereka bekerja tidak dimotivasi oleh materi dan uang. Peran volunteer merupakan inti dari gerakan sosial karena mereka merupakan penggerak gerakan sosial. Kerja volunteer memang memerlukan pengorbanan, namun pada akhirnya kerja volunteering jika dilakukan dengan ikhlas akan membawa banyak kebaikan yang berlipat untuk si pelakunya karena saya percaya bahwa The more you give, the more you get.

Menurut pendapat saya keuntungan yang paling utama terlibat social movement adalah BAHAGIA, yaps karena dengan membahagiakan orang lain akan membuat kita jauh lebih bahagia¬† ¬†kita hidup tidak sendiri dan akan selalu memerlukan orang lain, berbuat sesuatu yang baik untuk orang lain dampak positifnya akan kembali ke kita, dalam bentuk apapun. Saya juga percaya bahwa sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain dan jadilah orang yang bermanfaat dan bukan hanya sukses, maksudnya bukan dilarang sukses namun alangkah baiknya jika kita sukses dan bermanfaat bersama-sama ūüôā

Sumber: Sumber : dydara.wordpress.com

Sumber: Sumber : dydara.wordpress.com

Saya ambil kisah dari seorang founder Akademi Berbagi (Akber), dimana saya sendiri menjadi volunteernya, yaitu Mba Ainun Chomsun. Mba Ainun yang akrab disapa Mba Ai telah membuktikannya,  karena menjadi volunteer di Akber banyak hal yang sudah di dapatkannya seperti mendapatkan project freelancer, menjadi social media director, berkesempatan menjadi pembicara/pengajar, kesempatan menulis buku dan yang paling amazing yaitu ketika beliau berkesempatan keliling Amerika selama hampir satu bulan gratis atas undangan US Department of State. Mba Ai bisa mewujudkan mimpi masa kecilnya yaitu mengunjungi New York karena terinspirasi oleh film Autum in Newyork dan juga Home Alone Lost in New York dan sekarang mimpi itu menjadi nyata. Makanya buat kita nih, jangan pernah menyepelekan mimpi se absurd apapun itu. Ada kata-kata bagus yang di kutip dari Martin Luther, dia berkata :

Make a career of humanity, commit yourself to the noble, struggle for equal rights, you will make a greater person of yourself a greater nation of your country and a finer world to live in.

Pada dasarnya semua manusia mencari kebahagiaan dalam hidupnya dan parahnya sebagian dari kita menganggap bahwa materi dan uang merupakan sumber kebahagiaan utama padahal banyak jalan untuk menjadi bahagia karena bahagia itu adalah pilihan sadar, kita bisa memilih untuk bahagia atau tidak dan saya sependapat dengan apa yang disampaikan Mba Ai bahwa ketika kita membantu masalah orang lain sebenarnya kita sedang meringankan masalah kita sendiri. Apalagi jika bantuan kita tersebut bisa mengubah hidup orang lain!  Saya  juga sering mendengar bahwa ketika orang berpendapat bahwa jika kita ingin berbagi maka kita harus dalam keadaan cukup terlebih dahulu secara materi, namun, orang yang hebat adalah orang yang dalam kesusahan namun masih bisa membantu sesamanya. Jadi, jangan menunggu berkecukupan untuk membantu orang lain, karena kita tidak pernah tau sampai berapa lama usia kita …

Keuntungan lain menjadi volunteer, masih menurut Mba Ainun adalah kita bisa membangun networking yang sangat luas tanpa batas. Mengapa demikian? karena kerja volunteer tidak memiliki struktur kerja yang formal jadi memungkinkan untuk berjejaring dengan siapa saja di posisi apapun, apalag hadirnya sosial media memungkinkan jaringan yang lebih luas lagi. Dengan berjejaring pulalah, kita bisa mendapatkan banyak informasi. Sekarang jaman informasi, dimana orang-orang yang berhasil adalah mereka yang menguasai informasi dan seorang volunteer bisa mendapatkan banyak kesempatan yang tidak bisa didapat dengan bekerja.

Jika mengingat-ingat ke diri sendiri manfaat menjadi volunteer, yang jelas banyak hal yang saya dapatkan setelah menjadi Volunteer di Akademi Berbagi Bekasi ini, contohnya banyak belajar ilmu baru yang di ajar sama praktisi yang pastinya semakin membuatku merasa bahwa banyak hal yang belum saya ketahui, selain itu saya belajar berorganisasi apalagi kemarin saya menjadi Kepala Sekolah di Akber Bekasi yang pastinya menuntut tanggung jawab yang lebih besar. Walaupun saya tidak bisa selalu menyenangkan banyak pihak tapi setidaknya saya belajar mengorganisir, hal lain yang saya dapat adalah jaringan dan teman baru yang berasal dari beragam background dan percayalah selalu menyenangkan mengenal orang-orang baru dan yang terakhir yang bagi saya merupakan bonus adalah ketika kelas Akber Bekasi di liput oleh Kompas TV dan saya berkesempatan memenangkan lomba presentasi dengan membawakan tema tentang Akademi Berbagi.

Ada kabar baik tentang volunteering, di Amerika dan bahkan di Indonesia beberapa instansi sudah mulai memberikan nilai plus bagi orang-orang yang melakukan kegiatan volunteer. Karena dengan menjadi volunteer adalah bukti bahwa dia mempunyai kemampuan bekerja dengan baik dan bertanggung jawab, mempunyai empati yang tinggi, punya kemampuan berorganisasi dan bekerja dalam tim, dan punya kemampuan leadership.Dengan menjadi volunteer kita bisa belajar banyak hal, menambah pengetahuan dan wawasan, pengalaman terjun langsung di lapangan, belajar menjaga komitmen, belajar rendah hati & melayani, mengasah keberanian & kemampuan dan belajar mengenal diri sendiri.

Jadi manfaatkankanlah sosial media sebaik mungkin untuk mencari kesempatan menjadi volunteer, jangan hanya menggunakan sosial media untuk hal-hal yang kurang bermanfaat seperti membuat status galau, mengumpat, mengeluh karena jejak online mu akan terekam selamanya. So be aware ya .. ya kalo sekali-kali si gpp kita galau atau mengeluh toh kita hanya manusia biasa namun jangan sampai menjadi hal yang dominan dalam hidup kita.

 

Komunitas dan Social Movement

Osborn & Neumeyer (dalam Taneko, 1984: 59) menyatakan bahwa komunitas adalah sekelompok orang dalam area yang berdampingan, mempunyai ketertarikan dan aktivitas yang sama. Komunitas erat kaitannya dengan sekelompok orang yang terlibat untuk mencapai keputusan bersama untuk melaksanakan gerakan sosial yang dapat mengubah situasi ekonomi, sosial, budaya atau lingkungan mereka.

Di Indonesia, perkembangan gerakan sosial saat ini di wadahi oleh dibentuknya komunitas-komunitas. Indonesia di kenal sebagai bangsa yang menjunjung adat ketimuran dengan nilai sosial yang tinggi, tak heran pertumbuhan komunitas sebagai wadah gerakan sosial atau hanya sekedar sarana kumpul-kumpul atau sosialisasi antar anggotanya menjadi suatu kebutuhan. Saat ini seiring dengan berkembangnya sosial media, semakin memudahkan manusia untuk berkomunitas.

Komunitas Indonesia Berkebun, sumber : Sumber : hiddenpark-id.com

Komunitas Indonesia Berkebun, sumber : Sumber : hiddenpark-id.com

Komunitas-komunitas masyarakat dengan kegiatan-kegiatannya yang positif bagi anggoa maupun lingkungan sosial harus terus di dukung karena hakikatnya komunitas merupakan kumpulan orang-orang yang punya satu atau beberapa nilai positif, berkumpul berbagi untuk meningkatkan kemampuan, minat, skill sehingga lebih baik dan memiliki nilai dalam hidup masing-masing, disamping mendapatkan teman baru, lingkungan baru, dan dukungan sosial (social support) tentunya. Komunitas berperan melakukan gerakan sosial di masyarakat dan tidak sekedar kumpul-kumpul namun memiliki arti yang bisa diberikan untuk masyarakat. Bahkan saat ini komunitas menjadi bagian dari kebutuhan.

Perkembangan Sosial Media terhadap Social Movement

Seiring dengan berkembangnya sosial media, maka kekuatan sosial media yang penggunanya di dominasi oleh kawula muda bisa merubah suatu keadaan yang terjadi di dunia nyata dan mengangkat issue tersebut ke permukaan. Itulah sosial media. Sosial media memungkinkan gerakan sosial untuk mengajak lebih banyak orang terlibat, menggalang dukungan, mengajak lebih banyak orang untuk mendukung dan menyebarkan lebih banyak gagasan dengan lebih cepat melalui hadirnya teknologi internet.

Dengan kehadiran teknologi internet dan sosial media, menjadikan koordinasi dan konsolidasi menjadi lebih mudah, murah dan cepat ditunjang juga oleh kehadrian mobile phone/smart phone yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun. Adanya kahadiran Facebook, Youtube, Skype, Twitter, Email, Whatsup, Website menjadikan waktu dan jarak bukan lagi penghalang.  Lewat media internet, pula kita dapat menuangkan pikiran kita dalam hal tulisan melalui blog serta kita juga dapat membuat web sendiri untuk memberikan informasi kepada dunia luar.

Indonesia masuk peringkat atas di kancah Twitter dan saat ini banyak dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk menggalakkan berbagai aksi sosial. Para penggerak ingin menciptakan budaya sosial yang sudah banyak luntur era serba modern ini. Mereka memanfaatkan social media untuk berinisiatif memberikan inspirasi dan kepedulian bagi banyak orang. Contohnya saja Indonesia Berkebun, Blood for Life, Coin for Chance, Indonesia Bercerita, Akademi Berbagi, Indonesia Berkibar dll. Aksi mereka hanya sebagain dari cara mereka untuk berkontribusi bagi sesama.

Sosial media hadir di kalangan masyarakat sebagai bentuk media baru atau yang dikenal dengan citizen jurnalis, yang memiliki karakteristik unik dan berpengaruh besar. Walaupun sebagian orang masih menggunakannya sosial media sebagai tempat mengeluarkan unek-unek semata, namun banyak orang juga yang memanfaatkannya sebagai media penggerak social movement.  Contohnya ada sosok Valencia M. R yang akrab di sapa Mba Silly, pemilik akun @justsilly yang memprakarsai gerakan info sharing tentang kebutuhan donor darah. Memakai akun @Blood4LifeID, gerakang sosial ini sudah menginspirasi banyak orang untuk saling peduli dengan mendonorkan darah bagi yang membutuhkan dan masih banyak lagi social movement yang memanfaatkan sosial media seperti twitter untuk menyebarluaskan gerakannya.  Bermodalkan 140 karakter, berbagai gerakan sosial itu disebarluaskan oleh dan kepada user yang aktif di social media. 

Sosial Media, Sumber : www.socialsearchmobile.org

Sosial Media, Sumber : http://www.socialsearchmobile.org

Jika sosial media di optimalkan dengan baik, maka akan sangat membantu perkembangan suatu gerakan sosial karena pada dasarnya hampir setiap orang terkoneksi melalui sosial media. Munculnya ide atau gagasan akan menyebar dengan cepat apalagi jika aktivitas tersebut dibantu oleh penggiat-penggiat gerakan sosial dan sosial media sehingga akan menjadi sebuah gerakan masif di masyarakat. Ketika sebuah aktivitas gerakan sosial muncul, update nya bisa kita lihat tanpa perlu menunggu waktu lebih lama lagi sehingga memperlebar kesempatan utnuk berdialog, bertukar pikiran dan berbagi pengetahuan dan informasi. Setiap individu bisa menjadi ‚Äúmedia‚ÄĚ dan bisa saling bertukar informasi dalam bentuk tulisan, foto, rekaman suara, video terus menerus difasilitasi oleh media sosial yang tingkat pertumbuhannya begitu pesat. Sosial media¬†juga¬†mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan¬†masukan secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas¬†ruang.

Saat teknologi internet dan smartphone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses sosial media seperti facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja a dengan menggunakan sebuah mobile phone. Bahkan Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan pengguna facebook dan twitter terbesar di dunia.

Jika dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa menyampaikan pendapat secara terbuka karena satu dan lain hal, maka tidak jika kita menggunakan media sosial. Kita bisa menulis apa saja yang kita mau atau kita bebas mengomentari apapun yang ditulis atau disajikan orang lain. Ini berarti komunikasi terjalin dua arah. Komunikasi ini kemudian menciptakan komunitas dengan cepat karena ada ketertarikan yang sama akan suatu hal.

Kecepatan media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita. Sosial media juga dapat menjadi pilar yang menyeimbangkan pers yang kini banyak di kuasai oleh kekuatan politik dan modal, serta menjadi ‚Äúpedang tajam yang mengiris ketidakadilan‚ÄĚ, sehingga media sosial bisa menjadi gerakan sosial yang melawan ketidakadilan sosial. Banyak kasus ketika ada individu atau sekelompok masyarakat yang mengalami ketidakadilan, maka akan langsung mendapat sorotan tajam dari orang-orang terutama di sosial media.

Namun kerap terjadi penyalahgunaan yang sering dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab antara lain menggunakan sosial media sebagai sarana menyampaikan informasi yang tidak benar seperti gosip bahkan dijadikan sebagai media untuk menyampaikan informasi mengenai pornografi serta hal yang tidak diperuntukkkan untuk anak muda yang ditakutkan akan merusak mental mereka. Jika mental seluruh anak muda telah rusak secara otomatis jika mereka telah beranjak dewasa bahkan telah tua mereka akan memiliki pola pokir negatif atau buruk yang akan merusak tatanan kehidupan serta bangsa ini.

Generasi Muda Indonesia dan Implikasinya

Saat ini komposisi penduduk Indonesia di dominasi oleh kelompok usia muda produktif, dimana kelompok usia ini memiliki karakter dinamis dan energi yang relatif besar. Dengan energi yang besar, kemungkinan terciptanya gerakan sosial akan lebih besar, bahkan generasi muda yang merupakan generasi penerus bangsa dikatakan sebagai agen perubahan yang utama. Jika mereka menyadari, mereka akan melakukan sesuatu untuk Indonesia yang lebih baik. Kita masih ingat tentunya Soe Hok Gie yang berjuang di usia relatif muda atau Che Guevara yang memimpin Revolusi Kuba di usia yang relatif muda. Dia berbuat sesuatu dan tidak sekedar diam melihat ketidakadilan. Gerakan tidak melulu berbentuk fisik, tetapi juga ide atau gagasan.

Generasi Muda Indonesia, Sumber : forum.kompas.com

Generasi Muda Indonesia, Sumber : forum.kompas.com

Generasi muda bisa menjadi agen yang kuat untuk perubahan sosial. Banyak anak muda yang mempunyai keinginan dan kapasitas untuk mengubah dunia, dan mencari kesempatan untuk melakukannya. Faktanya, anak muda menjadi aktor utama dalam setiap gerakan sosial saat ini. Anak muda sering mengambangkan konsep yang kuat untuk berbicara dan memobilisasi sasamanya. Anak muda saat ini mengorganisisr ruang dan jaringan untuk berbagai baik keterampilan organisasi maupun media. Saat ini banyak anak muda dari berbagai gerakan yang berbeda membangun jaringan untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat.

Generasi muda banyak yang lebih suka terkoneksi terhadap aktifitas gerakan sosial melalui keluarga atau komunitasnya bahkan secara langsung berhubungan dengan gerakan sosial di belahan dunia lain dan sering terinspirasi oleh gerakan yang mereka temui melalu sosial media atau televisi

Mengapa Muncul Social Movement?

Ketika membahas munculnya banyak gerakan sosial atau social movement saat ini maka tidak terlepas dari beberapa faktor penyebabnya, antara lain:

  • Budaya gotong royong yang kental. Sifat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia masih mengakar hingga kini. Seperti waktu saya kecil di kampung saya, Kuningan Jawa Barat ketika ada warga yang akan mengadakan hajatan, maka warga masyarakat lainnya dengan sukarela membantunya. Selain itu kegemaran masyarakat untuk berkumpul memicu terjadinya gerakan sosial di masyarakat.

  • Banyak munculnya gugatan terhadap tatanan masyarakat saat ini terutama melihat masih banyak banyak juga masyarakat hidup dalam kondisi statis dan apatis terhadap kondisi yang ada. Kita semua adalah agen perubahan dalam masyarakat, sekecil apapun peran yang kita mainkan. Kita tidak hanya sekedar objek namun juga subjek pengubah. Reaksi atas ketidaknyamanan atas berbagai hal dan ingin melakukan perubahan bisa menjadi cikal bakal sebuah gerakan. Kondisi saat ini terutama di Indonesia yang masih banyak terjadi ketimpangan dan berbagai permasalahan sosial jangan membuat kita apatis dan hanya berdiam diri tidak mau bergerak. Kita tidak bisa semata-mata mengandalkan pemerintah. Jika diserahkan semuanya pada pemerintah, itu namanya program bukan lagi gerakan. Ketika program yang jalan bukan gerakan maka akan lambat perkembangannya, berbeda dengan gerakan. Apalagi pemerintahan di Indonesia terkenal bukan karena prestasinya yang mumpuni namun karena berbagai macam kasus korupsi dan ketidakbecusannya menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.

  • Banyak permasalahan yang berawal dari keresahan atas suatu hal dan menunggu untuk segera bersama-sama mencari solusi. Meskipun Indonesia merdeka lebih dari setengah abad, namun nampaknya Indonesia belum menunjukkan prestasi yang gemilang. Bayangkan ketika Indonesia merdeka tahun 1945, rakyat Indonesia yang melek huruf hanya 4% namun berhasil membangun gerakan untuk memperjuangkan kemerdekaan. Saat ini melek huruf di Indonesia sudah mencapai 90% namun belum terlihat gerakan menuju Indonesia maju.¬†Masih banyak PR seperti kurangnya guru-guru berkualitas di daerah terpencil, masalahnya kurang dan sempitnya lahan terbuka untuk berkebun, masalah sistem pendidikan yang belum maju, masalah kurangnya kesadaran peran ayah untuk ibu menyusui dan masih banyak lagi permasalahan di sekitar kita. Masyarakat Indonesia sudah mulai gerah akan kondisi tersebut dan berusaha membangun inisiatif-inisiatif yang berasal dari akar rumput. Upaya gerakan sosial tidak lepas kaitannya dengan masalah sosial. Suatu permsalahan dapat dikatakan masalah sosial jika masyarakat setempat resah dan keresahan tersebut perlu di atasi. Mengatasi keresahan tersebut hanya dapat atau mungkin di atasi secara bersama-sama. Untuk mengatasinya diperlukan aksi nyata yaitu upaya kolektif untuk mengatasi masalah sosial.

    Salah satu masalah pendidikan, sumber: Sumber : hardiknas-visiindrajaya.blogspot.com

    Salah satu masalah pendidikan, sumber: Sumber : hardiknas-visiindrajaya.blogspot.com

  • Perkembangan sosial media saat ini memungkinkan masyarakat untuk terkoneksi lebih luas dan memicu dampak positif lainnya seperti memicu munculnya gerakan sosial (social movement) di kalangan masyarakat. Facebook, twitter, blog, milis, youtube dll saat ini memungkinkan masyarakat untuk menyuarakan opininya dan berjejaring dan berdiskusi secara intens tanpa batasan tempat dan waktu. Mereka bisa saling bertukar informasi, video, gambar dalam hitungan detik.¬†Perkembangan sosial media memudahkan kita untuk saling terkoneksi dan¬† berkolaborasi sehingga bisa mengakselerasi kemajuan bangsa. Bahkan banyak gerakan sosial yang lahir dan besar melalui sosial media. sosial media memungkinkan untuk saling membagi ide, bekerja sama, berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang dengan ketertarikan sama dan membangun sebuah komunitas dan mencari dukungan. Terutama perkembangan twitter saat ini seolah manusia tidak memiliki sekat untuk membangun komunikasi dengan orang-orang yang di anggap memberi pengaruh di masyarakat, sehingga ketika muncul sebuah gerakan positif tidak lah sulit mencari dukungan yang diperlukan.

Gerakan yang kita lakukan tersebut bisa berupa awareness, dukungan maupun sudah memasuki aksi yang nyata. Jadi mengapa harus ada gerakan sosial? Jawabannya adalah karena kita sebagai agen perubahan wajib untuk tidak berdiam diri dan puas atas kondisi yang ada apalagi masih banyak permasalahan dan ketimpangan di masyarakat. 

Social Movement di Indonesia

Sebagian dari kita mungkin sudah tidak asing dengan nama Akademi Berbagi, Indonesia Berkebun, Ayah ASI, Nulis Buku Club dan masih banyak lagi nama-nama lainnya. Nama-nama tersebut merupakan sedikit dari banyaknya social movement atau gerakan sosial yang datang dari inisiatif masyarakat.

Gerakan Ind Mengajar, sumber: Sumber: bocahbancar.wordpress.com

Gerakan Ind Mengajar, sumber: Sumber: bocahbancar.wordpress.com

Anda mungkin pernah juga mendengar gerakan Indonesia Mengajar, sebuah inisiatif dari Anies Baswedan yang mengirim putra/i terbaik bangsa ke daerah terpencil untuk mengajar? Mereka lulusan terbaik dari Universitas terbaik dan bersedia meninggalkan kemapanan hidup di kota untuk menyalakan lilin dalam kegelapan dengan menjadi Guru SD di pelosok negeri. Atau gerakan Save Street Child yang peduli terhadap anak jalanan dan masih banyak lagi gerakan-gerakan yang lahir di era digital saat ini.

Gerakan Sosial

Sebenarnya gerakan sosial sendiri itu apa? Gerakan sosial merupakan aktivitas sosial berupa gerakan sejenis tindakan sekelompok yang merupakan kelompok informal yang berbentuk organisasi, berjumlah besar atau individu yang secara spesifik berfokus pada suatu isu-isu sosial atau politik dengan melaksanakan, menolak, atau mengkampanyekan sebuah perubahan sosial. (Wikipedia). Istilah “gerakan sosial” sendiri diperkenalkan pada 1850 oleh Sosiolog Jerman, Lorenz von Stein, dalam bukunya “Sejarah Gerakan Sosial Perancis dari 1789 hingga saat ini” (1850). Kemudian, istilah ini dipakai untuk menamai suatu reaksi massa atas status quo di seluruh dunia.

Gerakan sosial mengajak masyarakat untuk dapat dibentuk dan diarahkan sesuai yang kita harapkan untuk perubahan yang lebih baik dan dapat menghasilkan solusi-solusi atas problem sosial yang ada di masyarakat. Jika kita mengacu pada pemikiran Max Weber, perubahan sosial didasarkan pada kekuatan ide. Selain ide, individu yang kuat atau tokoh-tokoh besar juga mempengaruhi perubahan sosial. Disamping itu semua, gerakan sosial, seperti LSM, komunitas, yayasan juga dapat menjadi agen perubahan sosial.

Contoh Masy Menyuarakan Perubahan, sumber: Sumber : www.utblick.org

Contoh Masy Menyuarakan Perubahan, sumber: Sumber : http://www.utblick.org

Gerakan sosial bukan sesuatu yang baru di Indonesia hingga saat ini meskipun saat ini dalam skala yang berbeda. Contohnya gerakan rakyat Indonesia baik secara peperangan maupun diplomasi melawan penjajah, gerakan mahasiswa yang di pimpin oleh Soe Hok Gie terhadap pemerintahan Orde Lama atas berbagai permasalahan yang muncul pada waktu itu, atau juga yang paling banyak menyedot perhatian dunia ketika terjadi gerakan reformasi pada tahun 1998 yang menggulingkan rezim Orde Baru dan mengubah tatanan sosial, politik dan banyak aspek lain yang berdampak luas bagi bangsa Indonesia.

Gerakan sosial merupakan kombinasi berbagi ide dan aktivitas yang berhubungan dengan pola kehidupan sosial (Sinclair). Aktifitas yang dibagi bersama mungkin di definisikan sebagai ‚ÄúTujuan yang di arahkan secara aktif bersama-sama oleh dua orang atau lebih‚ÄĚ (McAdam and Snow 1998: xxiv).

Menurut @salsabeela atau yang akrab di panggil Ollie, Co-founder dari Nulis Buku, gerakan sosial merupakan pergerakan yang efeknya berdampak positif kepada banyak orang. Menurut saya sendiri, gerakan sosial merupakan gerakan yang muncul atas upaya kolekif dan inisiatif masyarakat yang berhubungan melalui keterikatan ketertarikan yang sama untuk fokus pada isu sosial untuk mewujudkan perubahan sosial, mempunyai wadah dan organisasi untuk melaksanakan gerakannya seperti komunitas, mempunyai alternatif terhadap ide perubahan dan aktivitasnya di laksanakan secara terus-menerus.