Ibu Mertua, Ibu Keduaku..

Sejak menikah sama suami Agustus 2014 lalu, otomatis saya punya keluarga baru, yaitu keluarga dari suamiku.. suamiku sama sepertiku, dua bersaudara, bedanya adiknya cewek kalo aku cowok.. *Salingmelengkapi*, walopun adik ipar saya masih jauh di Jepang sana sedang menuntut ilmu, namun kami bisa berkomunikasi via Skype, syukur-syukur nanti bisa berkunjung ke Jepang.. *aamiin…

Aku, suami, ibu mertua, adik ipar :)

Aku, suami, ibu mertua, adik ipar πŸ™‚

Nah, otomatis di rumah mertua setelah suami ikut aku ke Bekasi, tinggal berdua saja plus mbah… maaf ya ma, aku bawa anakmu huhu…

Mama mertua sebenarnya menawarkan kami untuk tinggal di Solo, jadi ga sepi.. tapi untuk saat ini aku belum bisa maa *sungkem*, masih banyak PR disini.. hihii.. itulah mengapa, kami termasuk rutin mengunjungi mama mertua di Solo, eh Sukoharjo dink :p

Walopun seringnya komunikasi via sms or telepon, tapi itu ga menyurutkan kedekatan kami.. mama saat ini menjadi mama keduaku.. kami saling berkirim kabar or terkadang aku ngadu soal suami hihii.. ngadunya ga aneh-aneh ko, paling nih misal suami jarang mau makan sayur or keseringan main game πŸ˜€

Mama mertuaku adalah sosok ibu yang luar biasa, beliau bahkan bisa menghantarkan anak perempuannya menimba ilmu S2 sampai ke Jepang.. Insya Allahs sampai S3 ya dek.. bahkan mama mertua saat ini masih aktif bekerja di sebuah PT dan masih kemana-mana naik motor sendiri.. keren.. yang aku ingat pesan dari mama mertua adalah, untuk tetap berkarya/berkarir meskipun sudah menikah.. entah berkarir di luar atau dari rumah.. yang penting menghasilkan sesuatu.. contohnya mama mertua, ketika anaknya sudah bisa di tinggal, beliau aktif bekerja lagi .. dan anak-anaknya mengerti karena itu berarti untuk masa depan mereka. Mama bekerja tanpa melupakan kodratnya sebagai perempuan. Mama tetap masih bisa memasak dan melakukan pekerjaan rumah lainnya..

Hal lainnya yang aku kagumi adalah, mama mertuaku orangnya cekatan hihii.. wah jangan di tanya secekatan apa, aku mah kadang-kadang masih keteter.. misal mama lagi ngerjain apa di dapur, eh tau-tau ga lama kemudian, sudah mengerjakan hal lainnya.. mama menginspirasiku untuk efektif menggunakan waktu, apalagi nanti ya kalo punya anak, pasti kita lebih dituntut untuk bisa mengoptimalkan waktu yang dimiliki.. mama juga snagat fleksibel, perhatian, penyayang, ga ribet .. dulu sempat takut kalo ketemu mertua itu harus jaim, harus bisa ini bisa itu.. tapi mama nggak menuntut itu semua, selama kita mau belajar, semua bisa koq.. kalo di Solo aku di manjain banget deh, dimasakin, di beliin ini itu, hihii.. terus bahagia banget pas pertama kali tau hamil itu, pas lagi di Solo.. mama langsung mengajak aku ke bidan… udah dulu ya, sehat2 ya ma…

20881_838864252851246_7342181175448215060_n

Advertisements

11 comments on “Ibu Mertua, Ibu Keduaku..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s