Saya Mau Belajar Mengajar Sampai ke Inggris!

Halo.. kali ini saya mau cerita salah satu obsesi dalam hidup saya di dunia pendidikan.. mau tau?? Mau aja yaaa πŸ˜€
Ya.. saya ingin sekali mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung sistem pendidikan di negara-negara yang sistem pendidikannya sudah terbukti bagus. Bentuknya ga harus kuluah lagi, bisa aja cuma short course atau mungkin studi banding. Hal tersebut penting bagi saya dan Insya Allah bagi dunia pendidikan yang saya geluti.

Mengapa penting? Karena saya melihat ada korelasi anatara sistem pendidikan yang baik dengan kemajuan suatu negara. Ya, jika kita ingin tahu bagaimana masa depan suatu bangsa, maka lihatlah pendidikannya. Pendidikan adalah salah satu komponen terpenting yang menentukan nasib suatu bangsa. Banyak fakta menunjukkan bahwa negara-negara maju pasti memiliki sistem pendidikan yang baik. Contohnya Jepang, Korea Selatan, Finlandia bahkan Malaysia sudah jauh meninggalkan Indonesia.

Sejak berkarir menjadi guru tahun 2009, saya berkeinginan untuk menimba ilmu lebih lanjut di dunia pendidikan. Ya karena saya merasa bahwa saya belum cukup ilmu untuk mengajar dan masih banyak hal terkait dengan pendidikan yang harus saya pelajari. Saya ingin siswa saya mendapatkan yang lebih baik dari apa yang saya dapatkan dari pendidikan yang sudah saya jalani. Sering saya merasa gemas ketika mengingat pendidikan yang telah saya dapatkan bukan berarti tidak bersyukur dan berterima kasih dengan apa yang telah saya dapatkan. Saya menganggap bahwa dulu ketika bersekolah tidak di dorong untuk selalu bertanya, bahkan saya sedih ketika dulu bertanya maka akan di anggap sebagai anak bodoh. Selain itu, saya juga tidak terbiasa untuk berbicara di depan umum karena sistem pendidikan yang terpusat pada guru. Kami hanya mencatat dan mendengar apa yang guru sampaikan, bahkan mungkin dulu terlalu banyak mencatat dan menghapal. Hal lainnya adalah, dulu anak yang menguasai matematika dan science adalah anak yang pintar, sedangkan anak yang lebih menguasai ilmu sosial atau seni di anggap nomer dua. Lucunya lagi, saya banyak melihat orang tua yang mengkursuskan anaknya pada mata pelajaran dimana anaknya lemah dalam pelajaran tertentu, misalnya nilai IPA jelek, maka anaknya akan di kursuskan IPA, bukan pada mata pelajaran yang nilainya bagus, padahal menurut saya setiap anak memiliki kecerdasannya masing-masing, atau yang di kenal dengan multiple intelegence, setiap anak dilahirkan dengan keunikannya masing-masing dan kemampuan yang berbeda-beda. Belum lagi kalo ngomongin soal Ujian Nasional yang ga pernah berakhir dan menimbulkan banyak masalah.. duhh..

Udahan dulu ah ngomongin soal unek-unek untuk sistem pendidikan kitanya, sekarang saatnya balik ke mimpi saya semula yukkk! Ya, saya ingin belajar langsung ke negara-negara yang pendidikan nya maju seperti yang saya sebutkan di atas. Awalnya si pengen ke Jepang, karena masih di Asia, jadi ga jauh-jauh amat. Hehe.. tapiii kalo dapetnya ke Inggris juga ga nolak kok *gubrak. Ya jelas dong ga nolak.. karena di Inggris itu banyak pemain-pemain bola yang ganteng *tetep. Saya termasuk yang menyukai pemain sepak bola dan klub bola Inggris seperti Chelsea, MU, Liverpool dan Arsenal. Loh ko sukanya banyak amat? Iya dong, pokoknya kalo disana ada pemain yang cakep disana pula saya suka.. iya, soalnya saya ga maniak-maniak amat sama sepakbola, cuma saya suka pertandingannya apalagi kalo ada pemain-pemain cakep kayak Beckham, Owen, Lampard, Gerrard, Torres, Van Persie, Ramsey, Hernandez dan masih banyak lagi pemain-pemainnya. Sebagian sudah pensiun dan beberapa masih main disana. Maaf udah lama ga nonton ni.. tapi yang pasti saya sangat menunggu moment World Cup 2014, yay Inggris menjadi salah satu jagoan saya! Nah pas nanti world cup, pastinya akan lebih afdol kalo nontonnya rame-rame dan di temani oleh snack yang lezat seperti Mister Potato πŸ™‚

Credit

Credit

Nah, kalo saya punya kesempatan belajar melihat sistem pendidikan di Inggris, kan bisa sekalian melihat pemain-pemain ganteng Liga Inggris tersebut secara langsung .. sambil menyelam, minum air yaa :p

Yuk balik lagi ke pendidikan πŸ™‚
Saya suka belajar, ya makanya saya kepo pengen tau sistem pendidikan di Inggris secara langsung, ga hanya baca di internet atau dapat cerita dari teman. Siapa tau juga bisa buka Akademi Berbagi di Inggris. Hehe.. oh iya, saya pengen tau juga disana ada ga si social movement seperti Akber, Indonesia Berkebun, Indonesia Mengajar dll. Saya ingin membuktikan beberapa hal yang saya dengar terkait dengan sistem pendidikan di sana, dan saya ingin juga mengaplikasikannya untuk siswa-siswa saya, minimal untuk sekolah yang saya pimpin terlebih dahulu, SMK Itaco. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk mereka, ingin meyakinkan mereka bahwa meskipun bukan berasal dari kalangan kurang mampu secara ekonomi, namun bisa mendapatkan pendidikan yang baik untuk masa depannya..Aamiin…
Inilah beberapa hal tentang pendidikan di Inggris yang saya dapat dari berbagai sumber termasuk dari teman yang saat ini sedang menetap disana:

  1. Prioritas disana bukan tes dan nilai, sehingga tidak anak yang tidak naik kelas. Guru lebih memperhatikan siswa yang lemah pengertiannya dalam suatu pelajaran dibandingkan siswa yang mampu, sehingga tidak ada anak yang tertinggal pelajaran apalagi tertinggal kelas. Jadi kalo ada yang tinggal kelas, yang dipertanyakan gurunya. Terus bagaimana mengevaluasinya? Di Inggris lebih menekankan pada prosesnya bukan hasil semata yang tertulis di atas kertas. Sekolah tidak mengajarkan untuk salaing bersaing, namun setiap individu di dorong untuk bersaing dengan dirinya sendiri yaitu dengan cara menjadi lebih baik dari sebelumnya. Wow!
  2. Siswa di dorong untuk menjaga keseimbangan akademis dan non akademis seperti ekstrakulikuler, olahraga, seni dan budaya. Tidak ada yang lebih menonjol, semua harus seimbang. Di Indonesia, siswa lebih di dorong untuk berprestasi secara akademik dan menganggap seni dan olahraga hanya sebagai sampingan dan kurang menjanjikan di masa depan.
  3. Masa menempuh pendidikan yang relatif pendek. Jika dibandingkan dengan Indonesia, Inggris termasuk yang efisien dimana dalam usia 11 tahun siswa sudah masuk Junior High dan 13 tahun masuk Senior High. Sehingga ada perbedaan 2-3 tahun. Menurut saya, jika pendidikan yang diberikan tepat, maka siswa bisa berkarya dan berkontribusi lebih awal.
  4. Lebih banyak praktek daripada menghapal. Misalnya untuk meningkatkan kemampuan membaca, siswa di minta untuk membaca buku yang mereka sukai untuk kemudian mereka ceritakan kembali sesuai dengan bahasa mereka masing-masing. Untuk meningkatkan kemampuan berbicara, maka siswa sering di ajak berdiskusi dan di kelompokan menjadi beberapa kelompok. Saya di sekolah sudah mulai menerapkan hal serupa, dimana setiap bab materi pelajaran saya bagi ke siswa secara berkelompok, siswa mencari bahan sendiri dari bermacam sumber, kemudian presentasi dan kelompok lainnya menanggapi. Disini guru hanya berperan sebagai fasilitator.
  5. Memberikan apresiasi atas apa yang lakukan anak. Misalanya ketika siswa melakukan hal baik seperti membantu guru atau temannya, maka dia akan di berikan stiker yang bertuliskan β€œWell done”, β€œStar”, β€œGreat” dll. Itulah cara guru menghargai siswa dan akan membuat siswa tersebut tetap semangat tetap melakukan hal-hal baik. di Inggris juga ada yang namanya Head Teacher Awards, dimana Kepala Sekolah akan memberikan penghargaan seperti prestasi belajar, perilaku baik, yang paling bagus improvement nya dll. Yang dinilai bukan hasil akhir, namun kepada proses yang telah dilalui oleh siswa.
Semoga suatu saat bisa..(foto bagian atas credit)

Semoga suatu saat bisa..(foto bagian atas credit)

Wow, mungkin banyak lagi hal-hal positif lainnya dan jika saya dapat kesempatan ke Inggris meskipun hanya seminggu saya akan memanfaatkan untuk melihat secara langsung dan mempelajari apa yang saya dengar di atas, selain itu sekalian dong mengunjungi markas-markas klub Inggris seperti Old Trafford, Stamfort Bridge, Anfield dll siapa tau juga ketemu sama pemain-pemain bola nya yang ganteng *eh, juga mengunjungi beberapa tempat bersejarah di Inggris seperti Menara Jam Big Beng, Tower Bridge, London Eye, Madame Tussauds, Buckingham Palace dll.

I wanna go there.. (foto credit)

I wanna go there.. (foto credit)

Iya, saya ingin terus belajar untuk mengajar yang lebih baik. Mengajar membuat saya menyadari untuk juga terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Saya tidak hanya ingin sekedar mengajar, tapi juga mendidik siswa-siswa saya menjadi lebih baik dan bisa menegmbangkan potensi terbaik yang ada pada dirinya sehingga kelak bisa bermanfaat untuk sesama.

Jadi ini alasan kenapa saya harus ke Inggris:

  1. Melihat sistem pendidikan di Inggris dan mempelajari cara guru mengajar siswanya..
  2. Berkunjung ke stadion-stadion megah dan destinasi wisata terutama sejarah di Inggris. I love learning history..
  3. Ini agak maksa, karena bulan Juli saya ulang tahun, so kalo dapat kesempatan ke Inggris, it will be unforgetable present in my life :))

So…England… Here I’am! πŸ™‚

Me, my students & Smax Ring

Me, my students & Smax Ring

Referensi :

http://aldiofahrezi.blogspot.com/2013/04/10-sekolah-terbaik-di-jfk-international_11.html

http://edukasi.kompasiana.com/2013/04/01/tidak-ada-tidak-naik-kelas-di-sekolah-inggris-547412.html

http://edukasi.kompasiana.com/2012/09/14/sekolah-anak-di-inggris-3-proses-belajar-penuh-apresiasi-493180.html

Advertisements

18 comments on “Saya Mau Belajar Mengajar Sampai ke Inggris!

  1. Menjaga mimpi memang sangat penting untuk terus bisa fokus pada tujuan hidup kita.
    Bahkan Om Saya E. Roseveelt pernah bilang “Masa depan adalah milik mereka yang percaya akan indah nya mimpi-mimpi mereka”
    Semoga mba Susi dapat meraih mimpi belajar mengajar sampai ke Inggris.
    Dan diberikan kemudahan untuk mencapai tujuan hidup.
    Aamiin

    • betul gan..setuju banget, dengan mimpi kita tau kemana arah hidup kita,,,
      aamiin, makasih banyak doanya yaa…
      sukses juga untuk bursakacamata.com πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s