Mimpi, Action dan Validasi Usaha (Startup Camp TDA Bekasi day 1)

Bagaimana rasanya jika wirausahawan pemula atau bahkan yang belum pernah bisnis sama sekali tertular VIRUS wirausaha dari 6 orang wirausahwan hebat sekaliguss? Jawabannya adalah LUAR BIASA!! Selama 2 hari full bahkan waktu tersebut dirasa sangat kurang untuk kami melahap ilmu-ilmu tingkat master namun sederhana dalam penyampaian sehingga bisa dipahami dengan baik oleh peserta. Ya, saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan mengikuti acara Startup Camp yang di adakan oleh Komunitas Tangan di Atas Bekasi 5-6 Oktober lalu yang mengambil tempat di RM Samikuring Cikarang.

Pak Ato In Action

Pak Ato In Action

Day – 1

Sabtu pagi saya naik taksi menuju ke RM. Samikuring dan pemateri pertama adalah Bapak Mustofa Romdloni. Pak Mustofa adalah CEO&Founder dari PT. Zenith MS, PT. ABC Plastindo, selain itu juga pengarang buku Sederhana Tapi Dahsyat. Oya untuk kenalan lebih lanjut bisa melalui akun twitternya di @tofazenith atau mampir ke blog nya di mustofaromdloni.blogspot.com. Pas saya cek akun twitternya ternyata kita sudah saling follow..makasih pak..semoga bisa belajar banyak. Pak Mustofa menerangkan pentingnya mempunyai MIMPI dan mau berPROSES mewujudkan mimpi secara bertahap. Seperti apa yang dikatakan oleh Eleanor Roosevelt bahwa “Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada indahnya mimpi-mimpi mereka.. DAN bisnis pun tidak bisa langsung besar kecuali kita berasal dari keluarga pengusaha kaya raya. Bisnis dimulai dari skala kecil dan membutuhkan waktu, proses dan perjuangan untuk sampai besar. Pak Mustofa banyak mencerita kisah perjalanan usahanya hingga seperti sekarang. Mulai dari MLM, ayam bakar dll sampai akhirnya bisa mendirikan usaha berskala besar.

Menurut Pak Mustofa, menjadi wirausahawan itu bisa membuat kita mempunyai kebebasan waktu dan finansial meskipun awal perjuangannya lebih berat daripada menjadi karyawan, karena kadang kita harus melakukan semua pekerjaan sendiri.

Menurutnya ada beberapa hal harus kita lakukan untuk memulai usaha :

  1. Mempunyai ALASAN YANG KUAT, IMPIAN ATAU CITA-CITA. Nah hal tersebut akan memotivasi langkah kita dan pun ketika menghadapi masalah, kita tidak akan menyerah karena tujuan besar kita.. contohnya aja ada Soichiro Honda sedari kecil ingin menjadi sosok Napoleon di bidang permesinan atau Henry Ford yang mengundurkan diri dengan tekad untuk tidak akan pernah mau lagi diperintah orang lain ..wuihhh..
  2. Membuat DREAM BOOK. Renungkan/bayangkan > tulis > tempel gambarnya > tulis waktu tercapainya > bersyukur&bahagia memilikinya. Jadi ga hanya sekedar menulis impian, namun juga jelas target waktunya sehingga kita mampu menentukan langkah untuk mencapainya…
  3. BERASOSIASI DAN BERKOMUNITAS dengan wirausahawan lain! Ya hal tersebut menjadi penting karena kita bisa terus belajar dengan mereka sehingga bisa menjadi terus positif dan bisa menghancurkan mental block kita.

Jadi pesannya…selama kita FOKUS, maka usaha kita Insya Allah akan di berikan jalan. Menjadi wirausahawan adalah tentang membangun KREDIBILITAS yang harus kita bangun dari hari kehari dengan sikap jujur, amanah dan mengemban tugas dengan sebaik-baiknya.  Kita tidak pernah tahu akan bertemu dengan orang-orang yang akan menguhubungkan titik-titik lainnya untuk mencapai tujuan kita. Wuih bener-bener kerennn…

Setelah Pak Mustofa, Pak Ato memberikan materi yang ga kalah keren bahkan sukses membuat kita sering tertawa karena cara penyampaiannya namun tetap tidak kehilangan esensinya. Materi yang di bawakannya adalah tentang Membuka usaha dengan jurus APH. Apa itu APH? APH merupakan singkatan dari Action, Pikir, Hitung…oya sebelumnya mau cerita dulu sosok Pak Ato. Pak Ato itu seorang wirausahawan yang mempunyai beberapa usaha, seperti Kupat Tahu Bandung, Kursus Bahasa Inggris i-Tutor, property dan juga seorang trainer bisnis. Menurut Pak Ato sebaiknya dalam memulai usaha, gunakan otak kanan terlebih dahulu, karena membuat kita ga banyak pertimbangan, yang terpenting ACTION. Setelah usaha buka, barulah kemudian kita memikirkan bagaimana mengelolanya dengan menggunakan otak kiri. Kita harus berani membuka usaha kemudian hitunglah resiko dari usaha terbesar kita dan ingat tidak ada keputusan yang salah. Mungkin salah untuk saat ini, namun belum tentu nanti. Mulailah usaha dengan modal yang kita punya dan modal itu tidak selalu berbentuk uang. Jadi, mulailah Start Small, Act Fast. Pak Ato juga menekankan pentingnya Memiliki mentor usaha, berkomunitas dan berjejaring dan jangan lupa BERBAGI 🙂 inget, the MORE YOU GIVE THE MORE YOU GET. Setuju Pak, salam APH ..:)

Pak Mustofa

Pak Mustofa

Kemudian kami sholat dan makan siang bersama dengan hidangan yang lezat dari RM Samikuring yaitu Ayam Goreng. Nyam.. setelah selesai, Pak Ato sempat memberikan materi bisnis property dan taukah bahwa bisnis property itu sangat menggiurkan! Semoga kapan-kapan ada kesempatan belajar lagi dengan Pak Ato…Nah pemateri terakhir pasti ga kalah keren donk, siapa itu? yak, pemateri selanjutnya adalah Mas Wisnu Dewobroto yang belum lama ini mengajar juga di Akademi Berbagi Bekasi. Mas Nu ini adalah seorang Dosen di Univ Trisakti. Ia adalah praktisi di bidang bisnis manajemen, SEO certified, search engine marketing dan Lean “stuf”. Nah , apa itu lean?? Kita cari tau nantii yaa ..:). Mas Nu membawakan materi tentang Think Lean Startup. Mas Nu ini memulai usaha sejak 1999 dengan menjual jaket di trotoar istora Senayan. Saat ini usaha yang Mas Nu jalankan antara lain Resto Sami Kuring, GM Valuta (money changer), Rekacipta Amerta dan masih banyak lagi. woww.. kerenn. Mas Nu mengatakan bahwa kunci dari kewirausahaan adalah “CREATIVITY, INNOVATION AND VALUE” kreativitas merupakan kemampuan melakukan sesuatu yang berbeda dan tidak biasa. Inget banget kan dulu zaman SD kalo di suruh gambar pemandangan itu pasti ada dua gunung, terus di tengahnya ada matahari dan di depannya ada jalan atau sawah-sawah.. (termasuk saya) hehe. Kemudian Mas Nu meminta kita untuk menggambar muka teman kita sebelahnya sekreatif mungkinJ. Inovasi adalah “implementation of something new” dan inget untuk menciptakan value untuk konsumen kita. Lean menunjukkan bahwa konsumen merupakan bagian terpenting dalam line produksi. Dalam bisnis pasti akan menimbulkan “waste”, nah lean ini intinya membuang pemborosan. Waste itu membuat produk yang ga sesuai dengan keinginan konsumen Inti dalam membuat bisnis adalah: MAKE then ELIMINATE ASSUMPTION, FIND THE RISKIEST ONE, GET OUT THE BUILDING and make VALIDATION. Bertanyalah pada konsumen, tanya keinginan mereka bahkan bertanyalah bukan pada orang terdekat namun pada orang lain, sehingga bisa lebih objective dalam menilai. Contohnya J.Co yang sebelum membuka bisnis donatnya menanyakan apa kelemahan dari produk pendahulunya dan juga menanyakan apa keinginan dari customernya. Dalam usaha, Business Plan aja ga cukup tapi penting juga VALIDATED BUSINESS IDEA mengapa? Karena business plan hanya asumsi kita. Proses validasi ga hanya sekedar bertanya ke konsumen, tapi juga bertanya apa permasalahannya dan ga berhenti ketika bisnis sudah buka, tapi continue. Selanjutnya kami pun secara berkelompok membuat Validation Borad. Seru loh ide bisnisnya, tapi tunggu dulu kita harus memvalidasi apakah ide bisnis kita tersebut valid untuk di jalankan..idenya mulai dari property, online marketplace fashion, madu sampai STMJ 🙂 setelah melakukan validasi, kami mempresentasikan hasilnya dan banyak mendapat masukan baik dari calon konsumen maupun sesama peserta .. Yang terakhir FAIL FAST, SUCCEED FASTER..YES!

Mas Wisnu

Mas Wisnu

Jadi ga sabar buat startup camp hari ke-2.. tunggu ceritanya yaa 🙂

Peserta sedang melakukan validasi usaha

Peserta sedang melakukan validasi usaha

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s