Mengapa Harus Berwirausaha Sejak Muda?

Kata wirausahawan beberapa tahun terakhir menjadi kata yang cukup “Seksi” atau menarik terutama di kalangan anak muda. Banyak bermunculan wirausahawan muda dari berbagai daerah dengan beragam produk atau jasa yang di tawarkannya. Banyak pihak melihat bahwa menjadi wirausahawan dapat menjadi sesuatu yang menjanjikan. Banyak peluang yang sebenarnya bisa anak muda manfaatkan sepanjang dia jeli melihatnya. Apalagi sebentar lagi tepatnya 2015, kita akan memasuki Komunitas ASEAN 2015, dimana sepuluh negara ASEAN akan menjadi satu kesatuan pasar tunggal. Tidak ada lagi hambatan antar negara ASEAN baik produk, jasa maupun tenaga kerja trapil Ketika anak muda mampu memanfaatkannya, maka bukan tidak mungkin karyanya sampai ke tingkat ASEAN bahkan dunia.

Contohnya anak muda yang bisa menangkap peluang adalah Hamzah Izzulhaq yang usianya masih di bawah 25 tahun. Hamzah sudah memupuk jiwa kemandiriannya sejak masih duduk di bangku SD. Mulai dari menjual kelereng, gambaran, petasan hingga menjual koran, menjadi tukang parkir serta ojek payung. Pengalaman ini lah yang kelak memoles jiwa entrepreneurship-nya. Puncak keberhasilannya dimulai ketika dia mengikuti seminar dan komunitas bisnis pelajar bertajuk Community of Motivator and Entrepreneur (COME), Hamzah bertemu dengan mitra bisnisnya yang menawari usaha franchise bimbingan belajar (bimbel) bernama Bintang Solusi Mandiri. Rekan bisnisnya juga masih sangat muda, usianya baru 23 tahun. Tapi bimbelnya sudah 44 cabang. Hamzah lalu diberi prospektus dan laporan keuangan salah satu cabang bimbel di lokasi Johar Baru, Jakarta Pusat, yang kebetulan ingin di-take over dengan harga jual sebesar Rp175 juta. Dari franchise bimbel itu, bisnis Hamzah berkembang pesat. Keuntungan demi keuntungan selalu diputarnya untuk membuat bisnisnya lebih maju lagi. Kini, Hamzah telah memiliki 3 lisensi franchise bimbel dengan jumlah siswa diatas 200 orang tiap semester. Total omzet yang diperolehnya sebesar Rp360 juta/semester dengan nett profit sekitar Rp180 juta/semester. Sukses mengelola bisnis franchise bimbelnya, Hamzah lalu melirik bisnis kerajinan SofaBed di area Tangerang.

Hamzah Izzul Haq, Sumber: www.indodetik.com

Hamzah Izzul Haq, Sumber: http://www.indodetik.com

Saat ini bisnis Hamzah telah resmi berbadan hukum dengan nama CV Hamasa Indonesia. Lulusan SMA tahun 2011 ini duduk sebagai direktur utama di perusahaan miliknya yang omzetnya secara keseluruhan mencapai Rp100 juta per bulan. Menurut Hamzah, dari pengalamannya, berbisnis di usia muda memiliki sejumlah tantangan plus kendala seperti misalnya diremehkan, tidak dipercaya dan lain sebagainya. Hal itu dianggapnya wajar. Di Indonesia, entrepreneur muda dibawah 20 tahun masih amat langka.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa harus berwirausaha sejak muda? Beberapa diantaranya antara lain:

  1. Semakin muda, resiko bisnis masih kecil. Jika anda masih duduk di bangku SLTA atau kuliah, maka tidak perlu khawatir sama sekali jika bisnia kta nantinya rugi karena biasanya masih tinggal dan di bantu oelh orang tua, lain halnya jika sudah berkeluarga, dimana kita punya resiko keluarga yang tidak bisa makan jika bisnis gagal.
  2. Bisa belajar banyak dan mencuri ilmu dari pengusaha sukses. Perkembangan sosial media terutama twitter semakin mendekatkan sosok wirausahawan sukses. Mereka sering berbagi kiat-kiat dan pengetahuan terkait dengan dunia wirausaha, sebut saja misalnya Sandiaga S. Uno, Jamil Azzaini, Rangga Umara, Jaya Setiabudi, Ciputra dan masih banyak lagi nama-nama lainnya. Anak muda yang notabene pengguna twitter pun memanfaatkan hal tersebut selain mencari tahu resep sukses mereka, tetapi juga meniru semangat dan kerja keras mereka.
  3. Pasar yang masih terbuka luas di dorong oleh semakin meningkatnya golongan menengah di Indonesia. Saat ini disinyalir kelas menengah di Indonesia jumlahnya mencapai 130 juta orang. Salah satu indikator lainnya adalah semakin banyaknya kepemilikan kendaraan bermotor. Lihat saja saat ini jalanan semakin sesak oleh kendaraan pribadi baik motor atau mobil. Keaadaan tersebut menjadi peluang yang sangat besar karena konsumen ini memiliki pendapatan “menganggur” yang cukup memadai yang berjumlah sekitar 1/3 dari keseluruhan pendapatan. Jika kita ingat konsep hierarcy needs dari Maslow maka golongan ini sudah melewati basic needs. Banyak fenomena yang menguatkan hal tersebut. Coba saja datang ke Starcbuck, gerai-gerai makanan cepat saji, kafe-kafe dimana mereka tidak hanya sekedar makan tapi juga nongkrong, kongkow bahkan melakukan meeting atau kerja sekalipun. Fenomena terkini muncul dari ramainya gerai 7-Eleven dimana masyarakat tidak hanya dapat berbelanja biasa, namun bisa sekalian nongkrong disana bahkan sampai larut malam. Singkatnya golongan ini memiliki quality of life yang jauh lebih baik. Meningkatnya golongan kelas menengah menjadi peluang yang baik untuk orang yang bisa menangkap peluang pasar tersebut, apalagi masyarakat Indonesia terkenal sebagai bangsa yang konsumtif. Namun semakin canggihnya teknologi dan perkembangan sosial media membuat golongan ini juga menjadi lebih cerdas dan mempunyai banyak informasi terhadap sebuah produk. Dengan demikian, produsen harus lah membuat produk se-kompetitif mungkin. Saat ini saat yang tepat untuk bersaing dalam hal menghasilkan produk, now or never!

    Indikator bangkitnya kelas menengah. sumber: bisniskeuangan.kompas.com

    Indikator bangkitnya kelas menengah. sumber: bisniskeuangan.kompas.com

  4. Banyaknya di adakan kompetisi wirausaha. Beberapa tahun terakhir banyak bermunculan kompetisi wirausaha baik tingkat lokal, nasional maupun internasional. Hal tersebut memacu pertumbuhan wirausaha terutama di kalangan anak muda. Sebut saja misalnya Bank Mandiri yang secara konsisten membuat program Wirausaha Muda Mandiri, dimana merupakan ajang pencarian wirausahawan muda terbaik di seluruh Indonesia dan setiap tahun berhasil memunculkan sosok-sosok wirausahawan muda yang inspiratif. Selain mendapatkan bantuan dana, ajang kompetisi wirausaha juga biasanya memberikan bantuan dalam hal pengembangan, pemasaran maupun mengelola usaha.
  5. Perkembangan internet termasuk sosial media yang luar biasa. Saat ini jumlah pengguna internet di Indonesia di prediksi mencapai 80 juta orang (data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)) dan akan mencapai 50% dari total penduduk pada tahun 2015. Jumlah tersebut merupakan terbesar ke-8 di dunia. Selain internet, perkembangan sosial media seperti facebook dan twitter memacu banyak berkembangnya bisnis di Indonesia terutama bisnis online, karena bisnis online atau e-commerce tidak memerlukan banyak modal. Dengan pengguna facebook dan twitter termasuk yang terbesar di dunia, tidak heran banyak anak muda yang memanfaatkannya untuk berbisnis karena mereka melihat semua orang saat ini terkoneksi ditunjang pula oleh keberadaan smartphone seperti Blackberry dan Hp berbasis android yang semakin murah harganya.

Itulah beberapa faktor yang menyebabkan semakin seksinya dunia wirausaha di Indonesia saat ini di mata anak muda. Faktor lainnya adalah adanya keinginan untuk semakin cepat mencapai taraf kebebasan keuangan atau yang dikenal dengan financial freedom. Suatu kondisi dimana pada tahap tersebut mereka tidak perlu bekerja keras lagi sepanjang waktu melainkan tinggal menikmati buah manis dari usaha yang dilakukan. Menjadi wirausahawan membuat anak muda bisa menentukan berapa penghasilan yang ingin di perolehnya, tentunya harus di sertai dengan kerja keras dan kerja cerdas.

Saat ini, banyak jalan menjadi wirausahawan terutama setelah adanya internet termasuk jejaring sosial. Kita bisa menjual secara online, baik lewat website sendiri, Twitter, Facebook, maupun situs-situs e-commerce seperti Kaskus, Tokobagus.com, Berniaga.com, dan sebagainya.

Jadi mulailah wirausaha dari usia sedini mungkin agar kita bisa banyak memberi .lebih cepat membahagiakan orang tua, memberi kehidupan bagi mereka yang tidak mempunyai pekerjaan dan memberi peluang berkembang bagi orang-orang di sekitar kita. Pada hakikatnya hidup di dunia adalah untuk memberi manfaat seluas-luasnya atas keberadaan diri kita di atas bumi ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s