Prinsip Simbiosis Mutualisme dalam Perdagangan Kopi

Kali ini #10daysforASEAN pertanyaanya adalah :

Tuliskan pendapatmu di blog tentang kemampuan Indonesia dan Vietnam merebut pangsa pasar kopi di dunia, berkaitan dengan Komunitas ASEAN 2015. Tidak hanya bersaing tetapi bisa juga menjadi partner bersama.

Perkembangan dinamika kehidupan saat ini menyebabkan tingkat stress yang semakin tinggi di masyarakat. Beban pekerjaan, kemacetan lalu lintas, kondisi perekonomian global, situasi sosial ekonomi membuat masyarakat saat ini membutuhkan tempat untuk sekedar melepas lelah atau sekedar refreshing untuk menyegarkan pikirannya kembali. Mengunjungi kedai kopi atau coffee shop merupakan salah satu solusi favorit banyak orang mengatasi kejenuhannya dan menyegarkan pikirnnya. Selain itu, budaya ke kedai kopi atau coffee shop tidak hanya untuk menyegarkan pikiran, namun sudah menjadi life style sebagian orang. Saat ini banyak kita temukan pekerja atau business man yang melakukan meeting atau diskusi pekerjaan di cofee shop/kedai kopi, beberapa mahasiswa yang menyelesaikan tugas kuliahnya di coffee shop dan beberapa orang yang melakukan reuni. Banyak alasan orang menghabiskan waktunya di coffee shop diantaranya tempatnya nyaman dengan menu kopi yang variatif, suasana tidak terlalu formal sehingga lebih santai, bisa internetan dengan wifi yang tidak terbatas, suasana tenang sehingga lebih mudah mendapat inspirasi dll. 

Budaya minum kopi. sumber:blog.friendseat.com

Budaya minum kopi. sumber:blog.friendseat.com

Hal tersebut itulah yang menyebabkan tingginya permintaan kopi, baik di Indonesia maupun dunia. Indonesia saat ini menjadi penghasil kopi no.3 dunia setelah Brazil dan Vietnam. Indonesia juga salah satunya menyandarkan ekspornya salah satunya dari pertanian dan perkebunan termasuk kopi sebagai sumber devisa mengingat semakin minimnya peran di sektor minyak bumi dari sektor migas, bahkan kita saat ini menjadi negara pengimpor migas. Selama ini Indonesia dikenal sebagai negara produsen utama kopi robusta dunia dengan pangsa pasar sebesar 20% dari ekspor kopi robusta dunia. Namun beberapa tahun terakhir, yaitu sejak tahun 1998 telah digeser oleh Vietnam yang saat ini pangsa pasar kopi robustanya telah mencapai lebih dari 30% dari perdagangan kopi robusta dunia. Vietnam mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan dengan Indonesia, terutama dalam hal produktivitas dan mutu, sehingga dikhawatirkan kopi Indonesia akan kalah dalam persaingan yang mengakibatkan kehilangan peluang pasar (AEKI, 2003).

Kopi luwak, sumber : kopibioluwak.blogdetik.com

Kopi luwak, sumber : kopibioluwak.blogdetik.com

Terkait dengan akan berlakunya Komunitas ASEAN 2015, Indonesia hendaknya belajar banyak dari Vietnam dalam hal peningkatan mutu dan produktivitas kopi, sehingga kita bisa mengungguli Brazil terkait hal ini. Tawarkan asas simbiosis mutualisme, atau kerjasama yang saling menguntungkan di antara kedua negara. Contohnya saja Indonesia belajar tentang cara meningkatkan mutu kopi sedangkan kita bisa menawarkan lahan yang akan di kelola bersama. Indonesia secara luas menang dari Vietnam dan masih banyak lahan yang lebum di kembangkan. Selain itu kita juga mengajari Vietnam untuk mengembangkan Kopi Luwak, yang merupakan kopi terenak di dunia. Kopi luwak sangat terkenal, bahkan di luar negeri seperti Amerika harga Kopi Luwak sangat mahal. Mahalnya Kopi Luwak memang setara dengan aromanya yang luar biasa dan keterbatasannya di alam. Indonesia menjadi negara penghasil kopi luwak terbaik di dunia, mungkin bisa menekspor luwak untuk di kembangkan di Vietnam. See? dengan kerjasama yang terjalin, maka posisi ASEAN dalam hal ini Indonesia dan Vietnam akan semakin kuat dan bisa menguasai perdagangan kopi dunia bahkan bisa mengalahkan Brazil. Jadi benar pepatah mengatakan bahwa bersatu kita teguh bercerai kita runtuh :)) 

Advertisements

One comment on “Prinsip Simbiosis Mutualisme dalam Perdagangan Kopi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s