500 days of Summer, this is story about love

Mau cerita dikit tentang film yang barusan di tonton *iseng aja sih =p

Film nya pantas di beri rate 8, baik dari segi akting pemain, alur cerita dan juga visualisasi 🙂

Film ini menceritakan tantang seorang pria yang harus melewati 500 hari ketika di hidupnya hadir seorang wanita cantik bernama Summer. Jadi Summer disini artinya bukan musim panas ya, tapi nama Cewek 🙂 kalo di film-film mainstream sering di kisahkan pasangan akan berakhir bahagia dan bersama, tapi tidak dengan film ini.

Pria tersebut bernama Tom yang kerjanya sehari-hari adalah menulis untuk sebuah kartu ucapan. Tom percaya dengan cinta, love a first sight, relationship. Tom berpendapat bahwa hidupnya akan bahagia jika ia sudah bertemu dengan gadis impiannya, sampai suatu ketika datanglah seorang wanita bernama Summer yang kemudian bekerja di kantornya. Sejak itu Tom melakukan PDKT, hingga akhirnya mereka dekat bahkan lebih dari sekedar teman. Namun ternyata di Summer ini memiliki keyakinan berbeda tentang arti sebuah hubungan. Summer tidak percaya cinta, karena latar belakang masa lalu orang tuanya. Jadi Summer tidak menginginkan sebuah hubungan yang serius dengan Tom. Summer hanya menginginkan hubungan yang sekedar “have fun” tanpa komitmen lebih jauh. Hal ini di gambarkan oleh sebuah dialog:

Summer: There’s no such thing as love. It’s a fantasy.

Tom: Well, I think you’re wrong.

Summer: Okay well, what is it that I’m missing then?

Tom: I think you know it when you feel it.

Hingga suatu hari, Summer merasa bosan dengan Tom. Tom pun ditinggalkannya, sampai membuat Tom menjadi hancur lebur. Hiks…  semangat yang sudah ia rasakan ketika awal mereka berdua berhubungan, akhirnya malah menjadi sebuah kehidupan yang buruk untuk Tom. Tom mengalami stress berat dan kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. Parahnya lagi, Tom mulai ikut percaya dengan prinsip Summer kalau memang tak ada yang namanya cinta. Hal tersebut hanya ada di dalam film-film saja. It’s just a fairytale.. Hmm… cukup tragiss.. tapi ternyata takdir mempertemukan mereka kembali, bertemu untuk bersatu? ohh belum tentu… pertemuan mereka malah membuat Tom semakin hancur karena ternyata Summer sudah bertunangan dengan pria lain dan ia akan menikah. Loh ko bisa, katanya sebelumnya dia tidak percaya cinta?

Ada satu pertemuan dimana ahirnya Summer menjelaskan kepada Tom tentang kepercayaannya soal cinta. Ia bilang kalau ia sudah salah karena telah memiliki kepercayaan seperti itu. Ternyata ia juga mencintai Tom pada waktu mereka berdua masih berhubungan, tapi karena Tom malah membiarkan hubungan “have fun” mereka terus berlanjut, mau tak mau-Summer pun memutuskan untuk pergi. Duhh 😦 jadi sebenarnya ada Miss Komunikasi dengan hubungan mereka :/// Mungkin aja cerita ini akan berakhir indah jika saja Summer mau jujur tentang perasaannya jadi ga membuat si Tom bingung 😦

Salah satu adegannya

Salah satu adegannya

Namun di akhir cerita, alias hari yang ke 500, Tom pun akhirnya bisa belajar banyak tentang cintanya dan berusaha akan total melupakan Summer. Ia melamar kerja sebagai seorang arsitektur dan disana dipertemukan dengan seorang wanita yang sama-sama akan interview. Saat itu Ia merasa yakin kalau wanita tersebut adalah yang akan menjadi pendamping hidupnya, pengganti Summer. Ternyata memang benar, setelah mereka berdua berkenalan, wanita ini memberitahukan kalau namanya adalah “Autumn” (Musim Gugur), setelah Summer (Musim Panas). Sungguh unik…. :)) Hmm, moga2 ada sekuel tentang Tom dan Autum nanti:)

Film ini chemistry antar pemainnya dapet banget, makanya tonton deh buat yang belum :p

Menurutku, cinta tidak selamanya rumit, karena pada akhirnya hubungan yang terjalin bisa saja putus selama dan sedalam apapun itu. #halah …. Ga usah berkecil hati, move on dan percaya ada orang diluar sana yang sudah dipersiapkan untuk kamu. Selain itu cinta itu ditunjukkan dari hati dan keyakinan dalam diri. Selamat Menonton!

This a a good story about love 🙂

Advertisements

2 comments on “500 days of Summer, this is story about love

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s