Mengapa Muncul Social Movement?

Ketika membahas munculnya banyak gerakan sosial atau social movement saat ini maka tidak terlepas dari beberapa faktor penyebabnya, antara lain:

  • Budaya gotong royong yang kental. Sifat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia masih mengakar hingga kini. Seperti waktu saya kecil di kampung saya, Kuningan Jawa Barat ketika ada warga yang akan mengadakan hajatan, maka warga masyarakat lainnya dengan sukarela membantunya. Selain itu kegemaran masyarakat untuk berkumpul memicu terjadinya gerakan sosial di masyarakat.

  • Banyak munculnya gugatan terhadap tatanan masyarakat saat ini terutama melihat masih banyak banyak juga masyarakat hidup dalam kondisi statis dan apatis terhadap kondisi yang ada. Kita semua adalah agen perubahan dalam masyarakat, sekecil apapun peran yang kita mainkan. Kita tidak hanya sekedar objek namun juga subjek pengubah. Reaksi atas ketidaknyamanan atas berbagai hal dan ingin melakukan perubahan bisa menjadi cikal bakal sebuah gerakan. Kondisi saat ini terutama di Indonesia yang masih banyak terjadi ketimpangan dan berbagai permasalahan sosial jangan membuat kita apatis dan hanya berdiam diri tidak mau bergerak. Kita tidak bisa semata-mata mengandalkan pemerintah. Jika diserahkan semuanya pada pemerintah, itu namanya program bukan lagi gerakan. Ketika program yang jalan bukan gerakan maka akan lambat perkembangannya, berbeda dengan gerakan. Apalagi pemerintahan di Indonesia terkenal bukan karena prestasinya yang mumpuni namun karena berbagai macam kasus korupsi dan ketidakbecusannya menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.

  • Banyak permasalahan yang berawal dari keresahan atas suatu hal dan menunggu untuk segera bersama-sama mencari solusi. Meskipun Indonesia merdeka lebih dari setengah abad, namun nampaknya Indonesia belum menunjukkan prestasi yang gemilang. Bayangkan ketika Indonesia merdeka tahun 1945, rakyat Indonesia yang melek huruf hanya 4% namun berhasil membangun gerakan untuk memperjuangkan kemerdekaan. Saat ini melek huruf di Indonesia sudah mencapai 90% namun belum terlihat gerakan menuju Indonesia maju. Masih banyak PR seperti kurangnya guru-guru berkualitas di daerah terpencil, masalahnya kurang dan sempitnya lahan terbuka untuk berkebun, masalah sistem pendidikan yang belum maju, masalah kurangnya kesadaran peran ayah untuk ibu menyusui dan masih banyak lagi permasalahan di sekitar kita. Masyarakat Indonesia sudah mulai gerah akan kondisi tersebut dan berusaha membangun inisiatif-inisiatif yang berasal dari akar rumput. Upaya gerakan sosial tidak lepas kaitannya dengan masalah sosial. Suatu permsalahan dapat dikatakan masalah sosial jika masyarakat setempat resah dan keresahan tersebut perlu di atasi. Mengatasi keresahan tersebut hanya dapat atau mungkin di atasi secara bersama-sama. Untuk mengatasinya diperlukan aksi nyata yaitu upaya kolektif untuk mengatasi masalah sosial.

    Salah satu masalah pendidikan, sumber: Sumber : hardiknas-visiindrajaya.blogspot.com

    Salah satu masalah pendidikan, sumber: Sumber : hardiknas-visiindrajaya.blogspot.com

  • Perkembangan sosial media saat ini memungkinkan masyarakat untuk terkoneksi lebih luas dan memicu dampak positif lainnya seperti memicu munculnya gerakan sosial (social movement) di kalangan masyarakat. Facebook, twitter, blog, milis, youtube dll saat ini memungkinkan masyarakat untuk menyuarakan opininya dan berjejaring dan berdiskusi secara intens tanpa batasan tempat dan waktu. Mereka bisa saling bertukar informasi, video, gambar dalam hitungan detik. Perkembangan sosial media memudahkan kita untuk saling terkoneksi dan  berkolaborasi sehingga bisa mengakselerasi kemajuan bangsa. Bahkan banyak gerakan sosial yang lahir dan besar melalui sosial media. sosial media memungkinkan untuk saling membagi ide, bekerja sama, berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berfikir, berdebat, menemukan orang dengan ketertarikan sama dan membangun sebuah komunitas dan mencari dukungan. Terutama perkembangan twitter saat ini seolah manusia tidak memiliki sekat untuk membangun komunikasi dengan orang-orang yang di anggap memberi pengaruh di masyarakat, sehingga ketika muncul sebuah gerakan positif tidak lah sulit mencari dukungan yang diperlukan.

Gerakan yang kita lakukan tersebut bisa berupa awareness, dukungan maupun sudah memasuki aksi yang nyata. Jadi mengapa harus ada gerakan sosial? Jawabannya adalah karena kita sebagai agen perubahan wajib untuk tidak berdiam diri dan puas atas kondisi yang ada apalagi masih banyak permasalahan dan ketimpangan di masyarakat. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s