Kisah Sukses Mahasiswa Berwirausaha

Memulai bisnis sendiri ketika masih di bangku sekolah/universitas dapat menjadi cara yang hebat untuk mendapatkan uang tambahan selain juga mendapatkan pengalaman yang tak ternilai.

Elizabeth Greenberg, Entrepreneurship and Marketing Major at Elon University, US

Sejak mengambil jurusan Kewirausahaan dan Marketing, tidak terlalu mengejutkan bahwa Elizabeth memutuskan untuk memulai bisnisnya sendiri. Tetapi dia mengatakan dia tidak pernah mengharapkan itu akan terjadi terlalu dini. Ide memulai bisnis bunga tak beraroma, dimulai ketika Elizabeth ketika bersama ibunya datang menungjungi temannya yang sedang di rumah sakit karena operasi kanker. Elizabeth menciptakan penyusunan origami bunga kertas, masing-masing berisi pesan khusus. Dan kemudian ide tersubut banyak menarik minat dan permintaan.

Hadiah tersebut kemudian menjadi populer. Elizabeth percaya karena masing-masing dari gifts tersebut unik. Mereka bisa menyesuaikan pesanannya sendiri untuk setiap individu yang berbeda dan itulah yang disukai oleh banyak orang. Dalam kegiatan sehari-hari, Elizabeth menangani aspek sosial media bisnis dan membuat keputusan akhir untuk desain.

Saran dari Elizabeth: Jangan takut meminta tolong. Apakah dari seseorang profesional, seorang guru, atau bahkan teman. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi sampai kamu mencobanya dan jika kamu tidak pernah mencoba kamu tidak akan pernah tahu. Kamu hanya perlu melakukannya dan membuatnya menjadi nyata.

Joe Sarsfield, Mahasiswa Ilmu Komputer

Joe Sarsfield meluncurkan Angry Pirate Production bersama dengan temannya John Bradshaw dan Dan Footitt yang menspesialisasikan bisnisnya dalam pembuatan games untuk ponsel pintar dan sejauh ini telah merilis 3 games yang berbeda. Bekerja dalam tim pasti menjadi poin plus, ini berarti kita dapat mendiskusikan ide satu sama lain dan menyeimbangkan beban kerja. Kita masing-masing memuliki fokus area yang spesifik, yang memberikan kesempatan mengasah keterampilan kita. Joe menambahkan.

Saran Joe : Lakukan saja! Sekolah/universitas adalah tempat terbaik untuk bertemu dengan pengembang game lain, dan disana biasanya banyak dukungan dari universitas itu sendiri. Kamu harus bersiap untuk mengorbankan semua waktu luangmu karena memulai usaha adalah lebih dari pekerjaan penuh waktu. Tetapi memiliki perusahaanmu sendiri adalah hebat, kamu mempunyai kontrol terhadap produk yang ingin kamu ciptakan.

Ilustrasi, sumber:www.sfu.ca

Ilustrasi, sumber:www.sfu.ca

Jonathan Wrait, psychology student at the University of Auckland, New Zealand

Jonathan Wrait, setelah menyelesaikan kuliahnya mendirikan bisnis Virtuoso Tutoring. Virtuoso menawarkan bimbingan les satu persatu untuk siswa SMU. Tutornya merupakan semua lulusan terbaik, sehingga mereka update terhadap kursus dan ujian yang diambil oleh siswa SMU.

Konsep tersebut menjadi terkenal, bahkan menarik minat dari negara lain. Untuk tahun ini kami akan fokus dalam melanjutkan ekspansi di New Zeland, tetapi untuk jangka waktu yang lebih lama kami tentu saja ingin berekpansi secara Internasional. Namun bahkan jika Virtuoso Tutoring tidak berakhir sukses, Jonathan mengatakan bahwa dia tidak akan menyesal. Anda tidak kehilangan apa-apa, setiap kehilangan dalam modal awal adalah lebih kepada mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang anda dapatkan.

Saran Jonathan : Dapatkan mentor yang hebat, dua atau tiga. Orang yang memulai bisnis akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman untuk membantu anda memulai pada jalur yang benar dan tidak membuat kesalahan yang sama. Lebih banyak orang yang mengengelilingi anda dengan bidang yang berbeda dan dengan keahlian yang berbeda, akan semakin besar pengetahun yang anda dapatkan untuk membuat bisnismu sukses.

Mike Behan. Jurusan Kewirausahaan Sosial dan Keuangan

Mike Behan mendirikan usaha non profit, Njabani Apparel, merupakan janji yang dia buat untuk wanita cacat dan kurang beruntung yang dia temua ketika dia menjadi sukarelawan di Njabani, Kenya. Mereka akan bekerja sama menciptakan masa depan yang lebih baik untuk diri dan anak-anaknya. Njabani Appatrel menyediakan pekerjaan untuk wanita tersebut, yang membuat kerajinan tangan untuk topi, syal dan sendal. Dari keuntungan tersebut, 50% menjadi milik mereka, 30% mengcover biaya perusahaan dan pertumbuhannya dan 20% ke Flying Kites Global, organisasi non profit yang bergerak di bidang sekolah anak-anak di Njabani. Setahun setelah menjalankan bisnisnya, Mike mengatakan bahwa para wanita tersebut sekarang mendapatkan 4 kali lebih besar dari pendapatan nasional Kenya, mereka mampu menyekolahkan anaknya ke sekolah untuk pertama kali dan menabung untuk masa depannya.

Ini adalah level sukses Mike yang dia tidak pernah berani untuk berimajinasi sebelumnya. Bahkan dia sudah mendapat rencana yang lebih besar di masa depan. Tujuan jangka pendek kami adalah untuk membangun program yang memberikan kesempatan para wanita yang dipekerjakan untuk membangun bisnisnya sendiri, sasuatu yang meraka impikan dan menjadikan mereka bisa mencukupi diri sendiri dalam waktu tiga tahun bekerja. Dalam jangka panjang, Mike berharap untuk mengembangkan bisnisnya lebih lanjut, untuk menyediakan pekerjaan untuk lebih banyak wanita dan menjangkau konsumen lebih banyak. Merk kami merepresentasikan bentuk baru dari bisnis. Kami ingin produk tersebut untuk mengubah hidup ratusan wanita yang layak, memberikan mereka kesempatan menghidupi keluarga, memberikan pendidikan pada anaknya dan meraih masa depan yang tidak terbatas.

Saran Mike : Pasion sejati harus menjadi inti dari setiap bisnis. Jika tidak, maka disana tidak ada hakikat dari apapun yang anda lakukan. Anda harus sungguh-sungguh hidup dan memberi nafas pada misi dan ide anda. Penting juga untuk mengingat bahwa segala sesuatu itu merupakan proses belajar. Jangan pernah berhenti bertanya dan menyerap segala sesuatu di sekitar anda.

Yuk siswaku di SMK ITACO lebih bersemangat ya berwirausaha, maka kelak kalian bisa menemukan passion mu sendiri ..

disarikan dari: http://www.topuniversities.com/student-info/student-stories/student-entrepreneurs

Advertisements

One comment on “Kisah Sukses Mahasiswa Berwirausaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s