Bagaimana Pembelajaran Kewirausahaan di SMK?

Saya sedang mencoba untuk mempertajam kurikulum kewirausahaan yang sudah ada dari model tradisional yang ada sekarang di kurikulum menjadi kewirausahaan yang komprehensif. Banyak siswa berjuang untuk “menghidupkan mimpi” dari ide-ide cemerlangnya. Apa yang mereka butuhkan adalah belajar melihat dunia di jalan yang baru. Dalam fase ini, kita membantu siswa merubah cara pandang dunia. Fokus pengembangan generasi ini adalah:

  1. Membantu untuk melihat semua jenis masalah di sekelilingnya
  2. Belajar untuk melihat bahwa setiap masalah merupakan peluang
  3. Mengembangkan kebiasaan kreatif untuk masalah tersebut

Saya ingin mengembangkan kurikulum kewirusahaan di SMK yang di rancang untuk membuat siswa berfikir lebih dari hanya bagaimana sebuah perusahaan beroperasi. Saya ingin mengajarkan siswa berpikir tentang kekuatan yang mereka punya untuk menciptakan perubahan dalam dunia mereka sendiri dengan menghubungkan passion dan minatnya pada bisnis yang berfungsi penuh.

Masing-masing materi terdiri dari 3 bagian : isi, studi kasus dan tindakan. Pendekatan ini bermaksud untuk membantu mengembangkan keterampilan presentasi siswa, manajemen dan kepemimpinan yang sangat penting untuk sukses.

Konten Kurikulum Kewirausahaan

Kurikulum kewirausahaan mencakup topik seperti pengembangan produk, memaksimalkan produk, marketing dan hubungan konsumen, networking, dan praktek penjualan terbaik. Konten di rancang untuk membongkar keputusan kecil pemilik bisnis yang dihadapi hari ke hari. Pada akhir pembelajaran, siswa menerapkan pelajaran yang di dapat untuk bisnisnya sendiri.

Studi Kasus

Kurikulum kewirausahaan berisi studi kasus yang menemani setiap pelajaran yang didapat. Studi kasus tersebut di design untuk membuat konsep bisnis yang abstrak menjadi relevan dan melibatkan siswa. Melalui studi kasus tersebut, siswa melihat praktek bisnis terbaik dalam tindakan dan menjadi lebih terlibat dengan materi. contoh studi kasus adalah bagaimana Facebook memperoleh keuntungan, bagaimana J.co bisa berkembang hingga ke mancanegara dll.

Tindakan

Kurikulum terdiri atas sekumpulan tindakan yang tidak terlihat. Contoh dari tindakan adalah memperkenalkan produk baru, mengidentifikasi pasar untuk produk, memprediksi pendapatan dan biaya yang dihubungkan dengan penjualan dan yang paling penting menemukan strategi untuk membuat penjualan.

Sibuk memproduksi mug

salah satu wirausaha siswa

Berikut beberapa hal yang diterapkan:

  1. Penyelesaian Masalah Kreatif: Pada bagian awal ini kita akan fokus pada pemecahan masalah kreatif dari perspektif kewirausahaan. Kontennya akan memperkenalkan siswa kepada konsep-konsep pemecahan masalah kreatif, kewirausahaan sosial, menghasilkan ide-ide inovatif, membuat usaha-usaha wiraswasta, dan peran yang dimainkan kewirausahaan dalam masyarakat. Bagian ini menampilkan  pengusaha atau pengusaha sosial sebagai agen perubahan dalam ekonomi dan menyoroti aspek-aspek praktis pengenalan kesempatan dan penciptaan usaha baru.
  2. Pondasi Kewirausahaan: Bagian ini memperkenalkan siswa terhadap konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang mendasar untuk segala macam kewirausahaan, yang meliputi: menghasilkan ide-ide inovatif, memulai usaha-usaha wiraswasta, kewirausahaan sosial dan peran pengusaha sebagai agen perubahan dalam ekonomi di era pasar bebas. Siswa juga akan diperkenalkan dengan berbagai pengusaha melalui guru tamu.
  3. Promosi Kewirausahaan: Bagian ini menyajikan dasar teori-teori pemasaran dan menjual sebuah produk atau jasa. Akan memperkenalkan siswa pada riset konsep, perencanaan produk, komunikasi, pelaksanaan penjualan produk dan layanan purna jual.
  4. Kelayakan Usaha Baru: Bagian ini membantu siswa mengidentifikasi peluang pasar. Siswa menerapkan konsep-konsep kelayakan untuk berbagai tantangan yang dihadapi ketika meluncurkan usaha komersial atau nirlaba. Melalui  pengalaman belajar, siswa akan menerapkan apa yang mereka pelajari untuk mengembangkan rencana komprehensif untuk proyek baru mereka sendiri.
  5. Etika Kewirausahaan: Bagian ini menyajikan teori dan prinsip-prinsip etika. Etika akan digambarkan sebagai menciptakan keunggulan kompetitif, menarik dan mempertahankan pelanggan dan memotivasi keinginan untuk menjadi sukses.

Ref: http://moneythink.org/stakeholders/partners/programs/entrepreneurship/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s