Bangkitnya Kelas Menengah dan Potensi Pasar di Indonesia

Di perjalanan hari ini tepatnya di Bandara Soekarno Hatta yg padat mengingatkanku pada apa yang di sampaikan oleh Mas Yoswohady bahwa saat ini kelas menengah mengalami pertumbuhan yg cukup pesat..dan salah satu indikatornya yang aku ingat adalah ramainya bandara karena tarif pesawat yg semakin murah. Saat ini disinyalir kelas menengah di Indonesia jumlahnya mencapai 130 juta orang. Salah satu indikator lainnya adalah semakin banyaknya kepemilikan kendaraan bermotor. Lihat saja saat ini jalanan semakin sesak oleh kendaraan pribadi baik motor atau mobil. Persyaratan yang semakin mudah memacu hal ini. Bayangkan saja saat ini hanya bermodal uang 500rb anda sudah bisa membawa pulang motor dan hanya sekitar 20juta untuk membawa pulang mobil dan masih banyak barang-barang lainnya yang dulu dianggap mewah sekarang tidak lagi.

Suasana Bandara Soeta

Suasana Bandara Soeta

Keaadaan tersebut menjadi peluang yang sangat besar karena konsumen ini memiliki pendapatan “menganggur” yang cukup memadai yang berjumlah sekitar 1/3 dari keseluruhan pendapatan. Jika kita ingat konsep hierarcy needs dari Maslow maka golongan ini sudah melewati basic needs. Banyak fenomena yang menguatkan hal tersebut. Coba saja datang ke Starcbuck,gerai2 makanan cepat saji, kafe2 dimana mereka tidak hanya sekedar makan tapi juga nongkrong, kongkow bahkan melakukan meeting atau kerja sekalipun. Fenomena terkini muncul dari ramainya gerai 7-Eleven dimana masyarakat tidak hanya dapat berbelanja biasa, namun bisa sekalian nongkrong disana bahkan sampai larut malam. Saya pernah mendengar di kuliah Ekonomi, bahwa ketika masyarakat sudah mengalami pergeseran pendapatan maka akan terjadi perubahan dalam perilaku mengkonsumsi sebuah barang. Porsi pengeluaran kelas menengah untuk dibelanjakan makanan dan minuman akan turun dan salah salah satu yang besar mereka alihkan ke entertainment (hiburan), makanya ga heran penjualan TV cangggih, home teather, gadget terkini melonjak drastis. Lihat saja fenomena ketika Blackberry, Samsung, Apple mengeluarkan produk terbarunya dijamin terdapat antrian yang panjang disana!

Golongan ini juga memiliki pengetahuan dan kesadaran yang baik akan produk keuangan, investasi, asuransi dan kesehatan. Singkatnya golongan ini memiliki quality of life yang jauh lebih baik. Meningkatnya golongan kelas menengah menjadi peluang yang baik untuk orang yang bisa menangkap peluang pasar tersebut, apalagi masyarakat Indonesia terkenal sebagai bangsa yang konsumtif. Namun semakin canggihnya teknologi dan perkembangan sosial media membuat golongan ini juga menjadi lebih cerdas dan mempunyai banyak informasi terhadap sebuah produk. Dengan demikian, produsen harus lah membuat produk se-kompetitif mungkin. Saat ini saat yang tepat untuk bersaing dalam hal menghasilkan produk, now or never! pilihlah bidang yang anda kuasai, dimulai dari yang kecil, manfaatkanlah sosial media semaksimal mungkin, buatlah perbedaan terhadap produk anda dan ketahuilah apa yang dibutuhkan konsumen bukan menjual apa yang anda inginkan namun buatlah produk yang bisa menjadi solusi atas permasalahan konsumen dan yang terpenting adalah mulai dari sekarang šŸ™‚

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s