Suatu Hari di Sudut Baca Soreang

Ketika pertama kali menginjakan kaki di Sudut Baca Soreang (SBS) saya sangat terkesan dengan semua yang ada disana. Pertama masuk kita masuk kita sudah disuguhi bilboard besar SBS sehingga memudahkan masyarakat mengenalinya. Selain itu tempatnya yang terletak dipojok membuat suasana yang nyaman untuk belajar karena tidak terganggu arus lalu lintas yang lewat. Saya disambut langsung oleh founder dari SBS yaitu Kang Agus Munawar yang menyambut dengan ramah. Memasuki ruangan baca sekaligus koleksi buku yang dijadikan tempat kami melakukan evaluasi hari itu, saya sangat terkesan karena ruangan tersebut meskipun tidak terlalu luas namun memiliki perlengkapan yang cukup lengkap seperti rak buku, kursi, televisi, proyektor dll.

Ruangan tersebut ternyata merupakan ruangan multi fungsi, sebagai tempat membaca, lomba-lomba, meeting, pelatihan-pelatihan, lomba-lomba, nonton bareng dan masih banyak lagi. Disana ada beberapa relawan SBS yang membantu Kang Agus dalam mengelola SBS. Kemudian selanjutnya Kang Agus memberikan pemaparan tentang profil SMS dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan. Saya sangat terinspirasi dengan apa yang Kang Agus sampaikan karena ternyata kita hanya butuh kemauan kemudian konsistensi untuk melakukan hal-hal baik untuk orang lain. Dari apa yang disampaikan Kang Agus saya sangat terkesan dengan SBS apa yang telah dilakukannya bersama relawan-relawan lain. Begitu banyak kegiatan positif dan bermanfaat untuk masyarakat dan mereka sedikit demi sedikit mendapatkan apa yang memang pantas di dapatkan. Saya sampai heran darimana mereka bisa menyelenggarakan kegiatan-kegiatan tersebut yang pastinya membutuhkan dana. Kang Agus mengatakan ketika akan mengadakan kegiatan, saat ini banyak pihak yang bersedia membantu karena Kang Agus mengetahui pentingnya berjejaring.

Setelah Kang Agus menyampaikan presentasi laporan kegiatan di SBS kemudian para relawan secara bergantian menyampaikan kesan terhadap SBS. Ada relawan yang menggemari tata boga kemudian rajin membaca buku masak-memasak di SBS dan kemudian mengikuti perlombaan masak dan menjadi juara. Luar biasa. Dan masih banyak kisah-kisah inspiratif lainnya seperti ada relawan yang kemudian sukses berwirausaha baik di bidang makanan maupun design. Selain itu saya sangat terkesan oleh performace relawan disana yaitu Neng Windi yang dengan merdu membawakan Mars dari SBS, keren deh lagunya.. ini aku kasi contekan liriknya yahh … 🙂

Mari kita bersama-sama

tuk meraih impian

menuntut ilmu dengan membaca

disinilah tempatnya

 

jangan pernah kita membedakan

miskin kaya semua orang itu sama

tua muda sama saja

kita raih semua impian

 

kita ini adalah

anak-anak bangsa

yang selalu optimis

meraih cita-cita ..

Disini saya mengambil kesimpulan bahwa SBS mampu memberikan inspirasi untuk tidak hanya membaca namun juga bisa mengaplikasikannya bahkan menjadi ide wirausaha. Banyaknya kegiatan bahkan menjadi tempat Posyandu, Karang Taruna dll membuktikan bahwa SBS bisa merangkul banyak komunitas untuk membuat acara-acara yang positif sehingga mereka pun mempunyai rasa memiliki terhadap SBS. Setelah itu kami rehat untuk ishoma. Di sela-sela ishoma saya menyempatkan diri untuk meninjau perpustakaan lebih detail dan juga melakukan interview dengan beberapa pengunjung disana. Saya juga melakukan interview dengan  Mang Yayat yang secara rutin berkeliling desa menggunakan motornya dan membuka lapak perpustakaan kelilingnya di tengah-tengah masyarakat. Beliau melakukan hal tersebut dengan biaya sendiri dan tanpa bantuan siapapun. Meskipun pada awalnya banyak mendapatkan cibiran, namun beliau pantang menyerah sehingga akhirnya masyarakat mulai bersimpati kepada perjuangan beliau, bahkan saat ini Mang Yayat bisa mendapatkan buku-buku dari donatur sehingga perpustakaan kelilingnya mempunyai banyak variasi bacaan. Selain itu, Mang Yayat juga secara rutin meminjam buku kepada Sudut Baca Soreang untuk didistribusikan kepada masyarakat.

Saya melihat koleksi buku yang dimiliki sudah cukup banyak dan variatif. Selain itu juga mereka memiliki ruangan ICT yang meskipun tidak terlalu besar namun cukup nyaman. Saya juga melihat berbagai liputan media yang meliput kegiatan di SBS, tak heran SBS dekat dengan media karena Kang Agus sendiri secara aktif berlangganan koran baik skala lokal maupun nasional. Saya juga melihat beberapa penghargaan yang di raih oleh SBS, satu yang pasti saya sangat terkesan, terinspirasi dan semoga gerakan Kab Bandung Membaca dapat terealisasi dengan banyaknya masyarakat yang mendirikan Taman Baca Masyarakat.

half of fame:)

half of fame:)

SAM_2658 SAM_2664

Advertisements

6 comments on “Suatu Hari di Sudut Baca Soreang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s