Investasi adalah tentang MINDSET – Liputan Kelas #akberBKS3

Pagi itu, 23 Juni 2012, jantung saya berdegup cukup kencang. Ada apa gerangan? Buka karena saya sedang jatuh cinta, tetapi pada hari itu saya mempunyai dua urusan, namun di Kota yang berbeda, Bogor dan Bekasi. Apakah yang membuat khawatir pemirsa? Saya khawatir tidak sampai ke Bekasi jam 14.00, karena hari itu saya memandu kelas. Walaupun hari sabtu, namun lalu lintas tetap tidak bisa diprediksi seperti masa depan *halah .. apalagi daerah yang saya tuju cukup jauh dari Kota Bogornya, tepatnya di Ciapus dekat Gunung Salak. Alhamdulillah, akhirnya saya sampai ke Bekasi lagi pukul 14.30.

Kelas akademi berbagi ketiga ini kami laksanakan di Sekolah Mutiara Indonesia Internasional yang beralamat di Jl. Cikunir Raya No. 25 Kampung Dua-Jaka Sampurna. Dikarenakan tempatnya agak masuk dari jalan raya, sehingga ada beberapa murid yang tersesat dan kami bari bisa memulai acara pukul 15.30 setelah solat ashar. Kali ini gurunya termasuk istimewa karena dihadrikan langsung dari Jakarta. Siapakah beliau?? Jrenng ..jreng .. Guru kelas akber ke-3 adalah Bapak Endy Kurniawan. Beliau adalah seorang Marcomm Manager di PT. Indosat Tbk, penulis buku laris “Think Dinar!”, owner dan founder Salma Dinar, Digital Brand Ambassador dan Profesional Trainer. Pak endy mempunyai hobi seni, fotografi, sharing dan travelling. Materi yang akan kita bahas kali ini adalah: Meluruskan makna menabung dan investasi, mindset investor, kaidah sederhana alokasi pendapatan serta membeli masa depan dengan harga hari ini.

Investasi terkait risk. profit and loss

Yuk kita bahasa satu-persatu ..

1. Melurusakan makna menabung dan investasi

Banyak perencana keuangan yang mengatakan bahwa menabung tidak bisa untuk mengejar rencana masa depan yang bersifat jangka panjang, untuk rencana jangka panjang oilihlah “investasi” dan bukan menabung. Sehingga dalam konteks ini menabung mempunyai makna yang sama dengan “dana cadangan” dan tidak tepat jika untuk rencana jangka panjang, kita menabungkan uang seperti misalnya dibank. Kenapa? Bagi hasil tabungan itu relatif kecil yaitu sekitar 7% pertahun, sementara inflasi berkisar 10%/tahun. Artinya apa? Secara rill uang kita menurun nilainya. Bahkan jika tabungan kita dibawah 1 juta, bagi hasilnya 0.

Nah, jadi apa itu “investasi”?? investasi adalah “mengembangkan”-menahan diri sekarang dengan harapan hartanya akan berkembang dimasa datang. Hakikat investasi sendiri adalah membuat harta mampu melawan inflasi. Investasi terdiri atas investasi pasif, semi-aktif dan pasif. Untuk investor pemula biasanya nemilih investasi pasif yang terbanyak berada di sektor keuangan seperti deposito, saham dan reksadana. Namun faktanya, tidak semua investasi pasif membuat harta kita berkembang, kalaupun ada perlu dana dan kemampuan yang cukup dan masyarakat kita JARANG SEKALI mengenal bahwa bisnis rill adalah INVESTASI TERBAIK. Para perencana keuangan menyarankan dalam berinvestasi agar “dont put your eggs in one basket” dengan tujuan untuk membagi resiko, namun untuk investasi di produk keuangan, tips tersebut tidk berlaku. Contohnya bisa kita lihat tahun 2008 ketika terjadi krisis perumahan di US dimana seluruh sektor keuangan (bank komersil, asuransi, broker, sekuritas, bank investasi, pinjaman proverty ambruk berentet dan menciptakan domino effect.

Pak Endy sedang mengajar 🙂

 

2. Mindset Investor

Seorang investor mampu membedakan need and want, karena keinginan itu tidak selalu merupakan kebutuhan kita. Kebutuhan adalah hal yang harus dipenuhi karena berkaitan dengan kelangsungan hidup sedangkan keinginan biasanya hal-hal yang perlu dimiliki karena dorongan-dorongan yang sifatnya emosional. Namun keduanya relatif dan tergantung pada visi dan kompromi. Seorang investor juga mampu berhemat dan menunda senang-senang. Hemat disini tidak berarti kikir dan fukus pada fungsi ketika menggunakan harta karena makna dasar dari investasi sendiri adalah menunda kenikmatan harta saat ini dan ditunda di kemudian hari. Investor juga berorientasi pada hasil, fokus pada return dengan juga menghitung resiko dan bersedia menjalani proses dan untuk mendapatkan hasil yang optimal kita harus mencoba yang berarti maknanya disini adalah BERTINDAK. Investor harus juga menyadari bahwa ada saat jenis investasi tertentu sedang berjaya, namun dilain waktu tidak. Tugas kita adalah “keluar” dan “masuk” disaat yang tepat dan seorang investor harus jeli melihat peluang atau adaptif. Berikut merupakan komparasi antar jenis investasi yang saya kutip dari materi beliau:

Pak endy menyebutkan tiga investasi terbaik, yaitu amal, bisnis dan emas. Dan saya sangat setuju bahwa amal merupakan investasi terbaik karena amal bentuknya bisa apa saja dan balasannya didunia dan akhirat.

3. Kaidah Sederhana Alokasi Pendapatan

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, maka kita herus menentukan terlebih dahulu jangka waktunya, apakah jangka pendek (1-6 bulan), jangka menengah (6bulan-3 tahun)atau jangka panjang (diatas 3 tahun) karena hal tersebut berpengaruh terhadap produk investasi yang kita pilih. Selain itu perlu ditanyakan apa tujuan kita berinvestasi, apakah kita ingin mendapatkan cash, gain atau collateral karena hal itu akan menentukan jenis investasinya. Perlu diingat, dalam merencanakan investasi ada hal yang sangat menggangu yaitu, inflasi dan depresiasi. Inflasi adalah naiknya harga secara umum yang dikarenakan jumlah uang yang beredar lebih banyak dibandingkan dengan jumlah barang sedangkan depresiasi adalah turunnya nilai tukar uang dalam negeri terhadap mata uang asing.

Investasi sebenarnya berawal dari visi, pertama adalah definisikan cita-cita dari pribadi atau rumah tangga dari situ kita bisa menentukan keputusan investasi yang akan dibuat. Pak endy juga memberikan kaidah sederhana alokasi pendapatan. Beliau menyarankan 2,5-10% pendapatan kita dialokasikan untuk zakat termasuk juga sedekah, alokasikan untuk pembayaran hutang maksimal 30%, minimal 20% untuk asuransi dan investasi dan sisanya 50% sebagai biaya hidup. Mengapa biaya hidup sehari-hari diletakan terakhir? Karena itu yang paling dapat kita sesuaikan.

4. Membeli Masa Depan dengan Harga hari ini

Tiga langkah yang perlu diperhatikan adalah ketahui biaya sekarang dan asumsi inflasinya, berapa tahun lagi dimanfaatkan, hitung dengan FUTURE VALUE sehingga bisa diketahui dana yang perlu diinvestasikan untuk mencapainya. Rumus sederhana menghitung Future value adalah :

FV = PV * (1+r)n, dimana PV: nilai saat ini, r: tingkat inflasi, dan n: periode/waktu

Info lengkap mengenai perhitungan FUTURE VALUE untuk berbagai kebutuhan bisa dilihat di website salma dinar.

Kelas kita hari ini seru sekali looo ..belajar kita hai ini diakhiri oleh sesi tanya jawab, ada yang bertanya tentang hukum asuransi, bisnis networking dll. Oya bapak kita yang baik hati ini bisa dikunjungi di www.endykurniawan.com, twitter: @endykurniawan, dan facebook: http://www.facebook.com/endy.kurniawan .

Hmm, sayang sekali kelas harus berakhir pemirsahh … tapi jangan khawatir, jika masih ada pertanyaan, langsung aja di alamatkan ke guru kita ini dan terakhir jangan lupa daftar kelas Akademi Berbagi Bekasi selanjutnya, yang rencananya akan mengambil tema ….. (isi sendiri), oke pokoknya ikuti terus infonya di @akberBKS dan add Facebook kami di http://www.facebook.com/akberbekasi dan tentunya follow juga twitter saya di @suzieicus, facebook di http://www.facebook.com/suzieicus *narsis 😀

Dannn terakhir terima kasih banyak untuk Guru kita, Bapak Endy Kurniawan, Sekolah Mutiara Indonesia, Para Relawan akberBKS, Mb Dwi @maniapasta dengan donatnya (banyak yang request lagi tu Mb, enak katanya) dan mas alief @Alief_RD dengan ayam jahanamnya, tenang ayam ini teidak mengerikan loh.. malah enak enak enak …

See u in the next time!

HALF OF FAME

Registrasi dulu yak…

Evenbrite ini membantu sekali 🙂

Pak endy sedang menyampaikan materi 🙂

Murid sedang serius belajar 🙂

Mba @maniapasta sedang bertanya 🙂

Wah..catetannya penuh 🙂

Cheersss 😉

Kami bersama 🙂

The volunteers + the teacher 🙂

 

Advertisements

One comment on “Investasi adalah tentang MINDSET – Liputan Kelas #akberBKS3

  1. Pingback: Tulisan Murid tentang Kelas Basic Financial Planning | Akademi Berbagi Bekasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s