LIPUTAN KELAS PERDANA AKADEMI BERBAGI BEKASI

If there’s a will, there’s a way …

Itulah salah satu quote yang saya percaya termasuk ketika ingin belajar tentang banyak hal. Berawal dari kesukaan menghadiri acara diskusi berbau pendidikan, salah satunya Bincang edukasi beberapa bulan lalu, Akademi Berbagi Bekasi ini ada. Salah satu presenter di acara tersebut adalah Mb Ainun Chomsun, sebagai inisiator Akademi Berbagi. Mb Ainun menceritakan apa itu akademi berbagi. Sebagai gambaran, Akademi Berbagi adalah gerakan sosial nirlaba yang bertujuan untuk berbagi ilmu, pengetahuan, wawasan dan pengalaman yang untuk meningkatkan kompetensi pesertanya yang bisa diaplikasikan langsung. Bentuknya adalah kelas-kelas pendek yang diajar oleh para praktisi di bidangnya seperti kelas Menulis, Wirausaha, Sosial Mediam Public Speaking, Musik, Perencanaan Keuangan dll. Untuk info lebih lanjut kunjungi www.akademiberbagi.org.  Dari situ saya kagum, ternyata masih banyak orang-orang baik yang secara sukarela membagi ilmunya dengan gratis.

Saya ingin sekali datang ke kelas Akademi Berbagi Jakarta, namun waktunya tidak pernah pas, sehingga akhirnya memberanian diri untuk membuka kelas akademi berbagi Bekasi dengan mengirim email permohonan ke akademi berbagi yang direspon dengan baik oleh Mb Chika Jati. Setelah mengetahui aturan-aturannya saya memutuskan untuk kelas perdana akademi berbagi Bekasi bertema Mindset Wirausaha dengan pembicara Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Sp. KFR yang bertempat di Imperial Education. Saya pun mulai melakukan sosialisasi-sosialisasi dan dengan bantuan sosial media twitter di akun @akberBKS, membuat hal tersebut menjadi lebih mudah. Dengan dibantu oleh akun @akademiberbagi, sebagai akun akber nasional, info tentang kelas perdana ini menyebar dengan cepat. Dalam perjalanannya, beberapa orang menawarkan diri untuk menjadi relawan. Mereka adalah donny @donnypep, yani @m_yani, mb dita @arinidita, mb tyas @_TriNingtyas_ dan mb tari @maharaniL, setelah itu kami sepakat kopdar pada tanggal 5 Mei untuk membahas persiapan kelas perdana. Kami berbagi tugas dari mulai update info di twitter, mendata peserta, banner yang sempat beberapa kali revisi, speakers, dan infokus yang tiba-tiba hilang nyawanya sehari sebelum acara sampai membuat saya dan mb tyas pagi-pagi meminjamnya di RPI, Kuningan 🙂

Acara dibuka oleh saya sendiri dengan menerangkan sedikit apa itu Akademi Berbagi dan dilanjutkan oleh Mb Tyas selaku MC yang menceritakan sedikit profil dr. Syarief. Beliau adalah ketua program dan pengajar di FKIK UIN Jakarta, Konsultan Rehab Medik Mahkamah Konstitusi, Konsultan Tumbuh Kembang anak di RS. Ananda Bekasi dan Omni Pulomas, dokter rehab medis di RS. Ananda dan Seto Hasbadi Bekasi. Selain itu beliau aktif menulis buku dan berwirausaha.

MC AkberBKS, Mb Tyas

Diawal materinya dr. Syarief menerangkan sedikit tentang Sp. KFR (spesialis kedokteran fisik dan rehab) yang merupakan Ilmu kedokteran spesialistik yang berhubungan dengan aspek fisik, psiko sosial medis yang mempunyai falsafah untuk mengoptimalisasikan fungsi organ tubuh seperti kasus pediatric (tumbuh kembang anak), geriatric (penyakit orang tua), gangguan kardiopulmonal, neuro muskolestelatas (otot, tulang, sendi),  dan sport injury.

Kewirausahaan menurut beliau bukan urusan kecerdasan akademis semata, tetapi merupakan jiwa dinamis yang menangkap tantangan menjadi peluang. Seorang wirausahawan haruslah proaktif dalam menciptakan kesempatan dari pada menunggu kesempatan yang diciptakan oleh orang lain dan bidang yang dipilih kita minati dan kuasai. Untuk memunculkan jiwa kewirausahawan hendaknya kita optimis dengan potensi yang dimiliki dengan mengetahui kelebihan dan kelemahan diri, bisa melihat situasi yang heterogen, mempunyai kapasitas fisik: mengerti segala macam yang ada pada diri, sehat, mobilisasi cukup, fasilitas, lingkungan mendukung dan mempunyai kapasitas non fisik: secara psikologis mempunyai motivasi dan niat yang bulat.

dr. Syarief sedang menerangkan materi

Mindset wirausaha menurut beliau bisa kita dapatkan dari 3 sumber, yaitu: Penelitian dan publikasi populer, observasi langsung dari pelaku wirausaha dan Speeches, Seminar serta presentasi oleh pelaku wirausaha. Sumber penelitian dan publikasi populer bisa di dapat dari jurnal teknis dan profesional, teksbook kewirausahaan, buku tentang kewirausahaan, biografi wirausahawan, ringkasan tentang wirausahawan, berita secara berkala, berita usaha, surat kabar, internet. Sedangkan observasi bisa diperoleh dengan interview, survey dan studi kasus.

Setelah mindset terbentuk, seorang wirausahwan harus segera melakukan action, yaitu dengan fokus pada eksekusi yaitu dengan menjual kebutuhan yang terkait dengan bidangnya. Selain itu, berhasrat mencari kesempatan baru dan selalu mencari kesempatan untuk dapat menghasilkan dengan disiplin yang luar biasa dan mengikutsertakan energi setiap orang dalam lingkungannya. Dalam tindakannya, seorang wirausahawan dituntut untuk kreatif, inovatif, berkomunikasi efektif serta memelihara kepercayaan karena dengan mendapatkan kepercayaan terlebih dahulu maka dengan sendirinya BEP akan didapat. Ujung dari action adalah apakah usaha kita tersebut sukses atau gagal. Namun sebagai seorang wirausahawan sejati, hendaklah menyikapi kedua hal tersebut dengan bijaksana, artinya mampu bertanggung jawab atas kesuksesan dan juga kegagalan tanpa kehilangan antusiasme dan berpikir positif dan menyikapi kegagalan sebagai hal yang berharga serta mensyukuri hal-hal sekecil apapun yang didapat.

Mindset – Action – Success/Failed

 ”jika anda ingin segala sesuatu selesai, berikan pada orang yang sibuk”, prinsip 24/7

Acara lanjut dengan pengalaman wirausaha beliau yaitu pengadaan alat rehab dan tumbuh kembang di Rumah Sakit dengan prinsip win-win solution (profit sharing), melatih tenaga, menyediakan alat rehab dan memaintenance dan menyediakan alat pendukung kebutuhan pasien seperti korset dan neck collar. Selalin itu beliau juga menulis buku dan sandal khusus haji. Dua produk tersebut dilatarbelakangi oleh pengamatan selama bertahun-tahun menjadi dokter yang mendampingi jemaah haji. Beliau menemukan masalah bahwa karena harus berjalan yang cukup jauh, sehingga mengalami masalah endurans. Sehingga memerlukan latihan fisik yang cukup dan alas kaki yang membantu mencegah kelelahan dengan menggunakan insol khusus sesuai dengan telapak kakidan bersifat fungsional. Sandal tersebut mampu mengurangi tekanan dan mengubah gerakan tulang di dalam kaki sehingga jari, dapat bergerak bebas ke depan pada saat berjalan dan efek tekanan dapat menyebar. Selain itu untuk jangka waktu lebih lama dapat mengurangi cedera ataupun nyeri kaki serta menghemat energi saat berjalan karena memperbaiki lengkung fisiologi kaki sehingga daya ungkit saat berjalan akan meningkat. Kesimpulan dari materi beliau adalah :

  • Milikilah keahlian, kenali peluang usaha, optimalisasi potensi diri dan berani memulai.
  • Kemampuan mengenali peluang usaha tergantung pada faktor informasi yang dipengaruhi oleh : pengalaman hidup dan fungsi kerja
  • Dalam memulai sebuah usaha atau inovasi sebaiknya dilakukan secara fokus yaitu dimulai dari hal kecil berdasarkan sumberdaya yang kita  miliki  -Peter Drucker-

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, para peserta terlihat antusias terbukti dengan banyaknya penanya dengan beragam macam pertanyaan. dr. Syarief dapat menjawab semua pertanyaan dengan baik dan ketika salah seorang audiens yaitu aswin dari @infobekasi menanyakan kesediaan beliau menjadi mentor, dengan terbuka beliau mempersilahkan. dr. Syarief bisa di hubungi di email: shlutfie@yahoo.com, facebook: Syarief Lutfie dan twitter @dr_syarief. Acara hari ini ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan dengan bincang-bincang. Sekilan liputan perdana dari kelas Akber Bekasi dan nantikan kelas-kelas kami berikutnya. jangan lupa follow @akberBKS. Terima kasih.

Seorang peserta sedang bertanya 🙂

Half of Fame 🙂

Relawan AkberBKS 🙂

Advertisements

4 comments on “LIPUTAN KELAS PERDANA AKADEMI BERBAGI BEKASI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s