Mengenal Lebih Jauh Sosial Media dan Praktek Blogging Lanjutan (Reportase part-2 ToT)

Excited !! itulah gambaran para peserta ToT Pemanfaatan ICT sebagai Media Pembelajaran di hari ke-2 yang diselenggarakan di Indosat Training and Confrence Center (ITCC). aktivitas pagi ini dimulai dengan mandi dan sarapan pagi bersama, dan entah karena kelaparan malamnya tidur jam 2 karena menyelesaikan tulisan untuk blog atau memang rakus atau karena menunya enak, pagi itu saya makan porsi double, alias diluar porsi saya biasanya. Semoga peserta lain tidak kekurangan karena saiaaa ..hehhe. Manu sarapan pagi itu adalah nasi goreng, ayam goreng, telor ceplok, dan kerupuk udang. One one my favorite 🙂 

Tepat jam 7.30 kami memasuki ruangan yang dari kamarin menjadi tempat kami yang paling nyaman. Materi pelatihan pertama dihari kedua ini adalah Pemanfaatan sosial media dan domain berbayar. Materi pemanfaatan sosial media dibawakan oleh Mb Ajeng yang nama aslinya RA Nunuk P, mb ajeng ini adalah seorang dosen di Fakultas Kedokteran UI dan menjabat Sekretaris Blogger Asean.  Mb ajeng bisaa disapa di web nya www.muslimah.web.id atau www.akhwat.net dan akun twitter ya di @ajengkol. Mengawali pembahasannya mb ajeng mengatakan bahwa dalam social media, every users has influence so we have to think before post, atau setiap pengguna media sosial mempunyai pengaruh sehingga kita harus berfikir sebelum memposting sesuatu entah itu status, foto, video, comment dan lain sebagainya. Media sosial menghubungan kita dengan banyak pihak, sehingga dalam menggunakannya kita harus menggunakan etika. Sudah banyak kasus orang-orang yang menghadapi masalah terkait penggunaan media sosial. Sehingga dapat dibilang sosial media seperti mata pisau, tergantung untuk apa kita menggunakannya.

Pentingnya sosial media juga dirasakan oleh perusahaan. Seperti yang dikutip dari pernyataan mb ajeng: “Companies are starting to realize the job of social media marketer is much more sophisticated, complex and involved”, sehingga jika kita perhatikan saat ini banyak lowongan kerja sebagai social media executive mengingat pentingnya dunia online saat ini, bahkan muncul anggapan bisnis yang tidak menggunakan saluran online, akan sulit untuk berkembang dan bertahan.

Salah satu poin yang disampaikan oleh mb ajeng dalam menggunakan sosial media adalah sebaiknya kita tidak menggunakan multiple emails, multiple username, network profiles, twitter feeds and messenger login. hal tersebut akan menimbulkan kesan bahwa kita orang yang mempunyai kepribadian ganda. *loh ..maksudnya hal tersebut akan mengesankan bahwa kita bukan orang yang professional. Dalam penulisan blog, yang harus kita kedepankan adalah content dan karakter. Bahkan ada yang menyebutkan dalam penulisan, content is a king.  Namun menurut saya, dalam penulisan yang tidak kalah penting adalah keunikan tulisan. Keunikan tersebut yang akan menjadi pembeda kita dengan penulis lainnya.

Masih menurut mb ajeng strategi untuk menjadi ahli sosial media yang professional adalah tidak jauh dari blog, blog tersebut bisaa mempengaruhi pembacanya, aktif di media sosial seperti facebook dan twitter. Bahkan dari twitter, sebagian orang bisa mendapatkan Rupiah yang tidak sedikit. Bila sebelumnya acuan pemasang iklan di twitter adalah dengan melihat jumlah followernya, namun saat ini bergeser yaitu dinilai dari clotnya. Masih tentang twitter, mb ajeng mengatakan beberapa twitter benefit diantaranya: better relationship, customer loyalty, site traffic, new customer, increase brand reach, informed feedback loop brand extension dan establishment. Pertanyaan selanjutnya, apakah dengan adanya social media, blog akan ditinggalkan? Tidak, justru social media akan membantu kita ketika kita akan mempublikasikan postingan terbaru kita. Diakhir materi mb ajeng mengutip:” I have a dream and let them know you” and “ You can change your brand but don’t change your character” …terima kasih mb ajeng atas sharing nya 🙂

Kita menuju ke pembiaca selanjutnya, yaitu mas vavai yang bernama asli masim sugianto (moga ga salah *piss). Mas vavai bias kita kunjungi di www.vavai.com. Nama yang cukup singkat dan padat. Mas vavai membawakan materi tentang domain berbayar. mengapa memilih domain berbayar? bukankan banyak penyedia domain dan hosting gratisan yang ada di internet seperti. www.blogpsot.com, www.multiply.com dan yang saya pake ini www.wordpress.com 😀 jawabannya adalah tergantung pada keseriusan kita, beberapa alasan menggunakan domain berbayar diantaranya adalah: lebih banyak pilihan (plugins, template dan layout), lebih bebas dalam mengekspresikan isi blog dan bias bebas dipergunakan untuk took online, forum dan lain-lain. Contoh penyedia layanan ini adalah www.godaddy.com dan penyedia local contohnya adalah www.rumahweb.com. Saat ini biaya domain per tahun sekitar 100K dan untuk hosting sekitar 150-300K. langkah-langkahnya adalah beli domain, kita bisa memilih .com, .net, .org, .co.id dan lain-lain. Kemudian beli hosting, install blog dan mulai nulis dehh J tips yang mas vavai berikan dalam memilih nama domain diantaranya adalah singkat (seperti google, detik, vavai ..hehe), tidak menggunakan karakter khas dan yang terakhir adalah jangan membeli secondary domain.

Diakhir materi mas vavai membuka sesi Tanya jawab, hal tersebut tidak saya sia-siakan. Saya mengajukan dua pertanyaan. Yang pertama adalah mas vavai sebelumnya menyinggung bahawa ketika kita mempunyai kemampuan bahasa Inggris, maka peluang akan lebih besar. Selama ini saya gemar menterjemakan artikel di www.thejakartapost.com ke dalam bahasa Indonesia. Mas vavai mengatakan bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional, otomatis pembaca akan lebih banyak. Strateginya ubah dari mentranslate Inggris ke Indonesia, tapi coba bahasa Indonesia ke Inggris, contohnya berita jambul khatulistiwa ala Syahrini dan hubungannya dengan David Beckham. Hehh .. Saya pernah membaca, Blog atau situs yang sudah eksis biasanya membutuhkan kehadiran kontributor atau penulis tamu (guest author) untuk topik-topik tertentu dan dibayar tinggi. Rata-rata pendapatan seorang guest author di blog-blog berbahasa Inggris berkisar antara USD $5 s.d USD $500 per artikel. saat ini banyak orang mendapatkan penghasilan dari blog atau yang dikenal dengan monetize blog, yang bisa dihasilkan dari program PPC (pay per click), PPR (pay per review), PPP (pay per post), referral, paid per ads, paid per link dan lain-lain. Bagi yang tidak asing dngan dunia perbloggeran pasti sudah pernah mendengar yang namanya adsense, banyak sekali adsense yang berkembang di dunia perbloggeran ini dari Google Adsense, blogvertise hingga yang lokal seperti sitti, Kumpulblogger, idblognetwork.com dan lain-lain. http://www.idblognetwork.com sendiri saat ini ini telah menjadi the best startup local dan CEO/founder 2010 di tahun 2010 lalu yang merupakan penghubung para blogger dangan pihak pemasang iklan terpopuler saat ini.

Pertanyaan kedua saya adalah bias kah kita memindahkan seluruh isi di blog gratisan kita ke domain berbayar tanpa harus mengcopy paste satu persatu? Mas vavai mengatakan sangat bisaa, seperti misalnya di wordpress ada yang namanya fantastico, yaitu fasilitas meng-install wordpress dengan beberapa langkah saja. Terima kasih mas vavai, you’re one of funniest speaker 🙂

Sebelum sesi ISHOMA, panita mengumumkan terlebih dahulu pemenang lomba live tweet dengan hastag #indosat4indonesia dan mention ke @indosat mobile, daannn hasilnya menempatkan teman sekamar dan seperjuangan saya, @yana_c3ria sebagai juara pertama dan berhak mendapatkan 1 unit Blackberry Gemini, selamatttt …saya berada di urutan ke-2 dan mendapat dongle indosat (lagi) hehhe >>> Alhamdulillah

Makan siang merupakan acara kami selanjutnya, setelah itu solat dan beres-beres karena kita akan langsung kembali ke Bekasi. Upsss… namun masih ada satu sesi lagi yaitu Praktek Lanjutan Blog di WordPress yang disampaikan oleh mas Irfan Zj. Kali ini kita belajar bagaimana menyisipkan gambar, membuat read more, dan memasukan widget. Untuk mamasukan gambar yaitu posting biasa di wordpress, klik ikon upload gambar (add an image) yang ada di barisan atas menu posting, klik select file untuk file yang ada dikomputermu, kemudian isilah keterangan yang disediakan. Apakah anda pernah melihat blog yang panjang sekali postingannya di halaman awal? Hal tersebut bisa kita siasati dengan pemotongan postingan, atau biasa disebut read more. Caranya adalah masuk ke salah satu postingan kita, berhenti di tempat yang mana kita akan menyisipkan menu read more agar artikel yang kita tulis terpotong dan dilanjutkan hanya jika pengunjung mengklik tulisan “read more”. Klik icon read more, maka akan keluar sebuah garis putus-putus melintang di form posting dan itu menandakan batas pemotongan artikel. Agar artikel kita tidak langsung tersambung tetapi terlihat perbedaan antara satu paragraph dengan paragraph lain, berikan satu baris kosong pada saat menempatkan kalimat di form postingan. Walaupun sedkit mengalami gangguan koneksi, namun hal tersebut tidak menyurutkan antusias peserta. Terima kasih mas Irvan Zj.

Daannnn …akhirnya kami harus pulang ke Bekasi, padahal saya mau kalo sampai saminggu disini. Hehe..*piss boss*. Sebelum pulang kami menyempatkan foto bersama dan mengunjungi Indosat centre, dan inilah beberapa dokumentasinya 🙂 terima kasih indosat, bloggerbekasi, dan IGIBekasi. Maju terus ..

Hmmm, yang jelas perjalanan kali ini merupakan salah satu hal yang tidak terlupakan di penghujung tahun 2011. Excited, get new friends, new experiences, prizes, etc. satu yang pasti, untuk seluruh guru di Indonesia, mari kita terus meng-upgrade kemampuan kita agar kita bisa selaras dengan perkembangan peserta didik, bahkan lebih dulu tahu, sehingga bisa menciptakan trickle down effect untuk kemajuan Pendidikan Indonesia. Salam guru blogger. 

Advertisements

6 comments on “Mengenal Lebih Jauh Sosial Media dan Praktek Blogging Lanjutan (Reportase part-2 ToT)

  1. #Pak wahid: terima kasih pak sudah berkunjung ..yup, semoga kita bisa saling berbagi lewat tulisan 🙂 salam
    #pak daeng: hehe, kebetulan pak lagi rajin nyatet Kemarin 😀 silahkannn pak, dengan senang hati… 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s