Jatuh Cinta Menulis berkat ToT Pemanfaatan ICT sebagai Media Pembelajaran

Luar Biasa!! Itulah kesan yang di dapat dari acara Training of Trainer Pemanfaatan ICT sebagai media pembelajaran, yang kali ini dilaksanakan pada tanggal 26-27 Desember 2011 di Indosat Center Purwakarta-Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 120 peserta, 20 pengurus IGI Bekasi dan 20 orang dari komunitas blogger Bekasi. Mengapa acara ini dikatakan luar biasa? Mari ikuti ulasan hari pertama saya berikut, yang diharapkan akan semakin memacu kita untuk nge-blog demi kemajuan pendidikan Indonesia.

Perjalanan kita mulai dari Islamic Centre Bekasi, kegiatan pertama adalah melakukan registrasi peserta dan berikutnya sekitar jam 8.30 bus berangkat menuju ke lokasi acara. Perjalanan lumayan macet karena mungkin bertepatan dengan libur Natal 2011. Kami sampai sekitar pukul 11 siang dan langsung masuk ke aula utama Indosat. Tempatnya sangat nyaman sekali. Setelah acara pembukaan yang dibuka oleh Ketua Panitia, Mas Yulef Dian dan Om Jay, kami dipersilahkan untuk ISHOMA. Sebelum kekamar, saya sempat foto-foto terlebih dahulu, contohnya foto berikut dengan teman baru saya, Oktaviana dan Juga Om Jay, sayang foto sama Om Jay masih di BB 🙂

Acara selanjutnya adalah pemaparan Materi I yang disampaikan oleh Bapak Dr. Sony Trilaksono dan Bapak Agus Sampurno. Sebagai pembicara pertama, Pak Agus yang merupakan Guru di SD Global Jaya dan dikenal lewat akun twitternya @gurukreatif dan blognya di gurukreatif.wordpress.com memulai dengan permainan Bingo! Permainan yang menarik sebagai ice breaker. Pak Agus menyampaikan materi tentang Sekolah Berbasis ICT dan pemanfaatan ICT dalam Pembelajaran. Sebelumnya beliau memperkenalkan diri terlebih dahulu dan saya sangat mengingat motto hidupnya, yaitu: The world is my classroom, each day is a new lesson and every person I meet is my teacher”, saya sepakat dengan hal tersebut dan saya pun bertekad untuk menjadikan tempat dimanapun saya berada sebagai tempat belajar dan setiap orang yang saya temui adalah guru. Pak Agus ini salah satu inspirasi saya karena prestasi-prestasinya, dan yang terakhir beliau memperoleh penghargaan dalam Guraru Award 2011 yang diselenggaran oleh Acer, dimana Om Jay (Pak Wijaya Kusuma) juga mendapat penghargaan atas inspirasi dan konsistensinya dalam berbagi melalui media sosial. Kedua Guru ini menjadi idola saya, dan ketika Acara ON OFF Event 2011, saya sempat mengabadikan mereka sebagai motivasi saya untuk terus belajar. Berikut dokumentasinya:

Kembali ke materi yang disampaikan oleh Pak Agus, beliau mengatakan bahwa teknologi itu mudah dan gampang atau sulit bergantung bagaimana kita memandangnya, hal ini bisa dianalogikan ketika kita menilat gelas yang sebagian terisi dan sebagian kosong. Anak-anak saat ini lebih menyukai  teknologi, karena menawarkan hal yang berbeda dengan dunia nyata. Bagi mereka sekolah didominasi oleh orangdewasa, disiplin, segala serba terjadwal dan diam adalah emas. Saat ini guru bukan satu-satunya sumber pengetahuan, karena ada 2,7 juta milyar pencarian di google setiap bulannya. Saat ini ajarkanlah anak dengan pertanyaan yang mengacu pada “WHY” (mengapa) karena yang lainnya anak dapat menemukan jawabannya sendiri di google. Berbagi dalam dunia pendidikan sangat penting demi kemajuan kualitas pendidikan kita. Menurut Bapak Agus Sampurno, dengan berbagi akan lebih banyak yang kita dapat seperti mata air yang diambil airnya, maka akan semakin jernih air yang kita dapat. Mengapa kita kurang kemauan untuk berbagi? Karena kita terbiasa untuk diisi bukan mengisi. Kami juga sempat berdiskusi tentang apa manfaat kelas yang menggunakan ICT, dari hasil diskusi dapat disimpulkan bahwa dengan ICT pembelajaran akan terlihat interaktif, kreatif, tidak monoton, nyaman, cepat dan akan terasa menyenangkan serta terdengar keren, canggih, mewah, hidup, dan professional. Tetapi dalam pembelajaran jangan terlalu sering menjadikan video dari Youtube sebagai sajian utama, mereka akan senang namun akan membuat anak ketergantungan dan kembali tidak bersemangat ketika mulai pembelajaran. Hal terakhir yang beliau sampaikan adalah setiap anak mempunyai potensi, sehingga tidak ada anak yang tidak bisa.

Materi selanjutnya disampaikan oleh Bapak Dr. Sony Trilaksono yang merupakan Praktisi dan Pengamat Pendidikan, materi yang beliau sampaikan adalah tentang Belajar dengan Teknologi sebuah alternatif menuju masyarakat berpengetahuan global. Hal pertama yang beliau sampaikan adalah tentang lingkungan masyarakat yang berpengetahuan, yaitu: kritis, kondusif, adaptif terhadap berbagai pengetahuan, siap menghadapi globalisasi (kompetisi, perubahan, professional) dan adanya dukungan dan komitmen yang maksimal dari pemerintah dalam penerapan/pemanfaatan teknologi pada berbagai bidang/aspek guna kelancaran efisiensi dan efektivitas berbagai urusan masyarakat. Beliau juga membahas globalisasi saat ini dimana beberapa pakar mengatakan sebagai berikut:

  • Kekuatan otak lebih berperan daripada kekuatan otot (Anthony Robin)
  • Sumber daya ekonomi tidak lagi muncul dari kekayaan alam tapi dari kekayaan pola pikir (John Schuly)
  • Tidak ada negara/perusahaan bangkrut, yang ada hanya tersingkir karena tidak mampu mengikuti tuntutan perubahan (Peter Drucker)
  • Know more (mengetahui lebih banyak) lebih berperan daripada have more (mempunyai lebih banyak) oleh Bryan Tracy

Setelah itu beliau memberikan tugas kepada kami untuk membuat gambar pemandangan alam, dan ternyata 80% peserta membuat gambar yang ada unsur gunung dan sawah, termasuk saya J. Mengapa hal ini terjadi? Karena kita di didik oleh guru kita dahulu, bahwa pemandangan itu terdiri dari gunung dan sawah artinya kita tidak dididik untuk menjadi kreatif. Pertanyaan selanjutnya yang tidak kalah menarik adalah beliau menanyakan Bagaimana strategi menjual minuman dingin di musim hujan, agar tetep laku? Nah lo, saya sendiri bingung jawabnya. Peserta yang bisa menjawab pertanyaan ini dengan logis, akan mendapatkan hardisk. Beberapa peserta mencoba menjawabnya, namun tidak ada jawaban yang memuaskan beliau, sampai pada saat seorang peserta menjawab yaitu dengan cara menjual es jahe, dimana minuman tersebut dingin namun tetap menghangatkan. A very simple answer but unthinkable 🙂

Masih menurut Bapak Sony, teknologi mengurangi gap antara hasil pendidikan dengan tuntutan eksternal. Sebagai contohnya output pendidikan itu textbook/teoritis/orientasi pd intelektual skill, sedangkan tuntutan  eksternal itu praktis dan aplikatif. Output pendidikan itu keterampilan menyelesaikan masalah sederhana, sedangkan tuntutan eksternal itu adalah keterampilan menghadapi masalah lebih kompleks dan output pendidikan itu pembentukan sikap-sikap dasar normatif (etika, santun, disiplin, birokrtis) sedangkan tuntutan eksternal itu pembentukan sikap-sikap professional (demokratis, produktif, kreatif, inovatif, adaptif dan melayani). Selain itu, wawsasan global mampu dihadirkan melalui penerpan ICT dengan pengetahuan/wawasan global yang integratif dan aplikatif berbasis teknologi informasi, orientasi pada solusi, inovasi, kreatifitas dan nilai-nilai universal (lintas budaya).

Sumber: FB Mira Ayank

Selanjutnya kami diajak untuk Mari kita pahami diri, dengan mengikuti Myers Briggs Type Indicator test. Kami diberikan 20 pertanyaan dan hasil saya untuk tes tersebut adalah E=ekstraversion yang berarti berfikir keluar, aktif, bersosialisasi, orientasi pada manusia, banyak keinginan, ekspresif, meluas. N=intuition, yaitu terpola, berfikir kedepan, inovatif, imajinatif, acak, kemauan sendri, melakukan bervariasi, antisipasi situasi. F=feeling, yaitu perasaan, subjektif, harmonis, peduli, personal, apresiasi, empati, persuasif, mengutamakan nilai dan J=judgement yang berarti terorganisir, terstruktur, kontrol, menentukan, pertimbangan, tertutup, merencanakan batasan produktif. Sehingga kesimpulan dari tipe saya, yaitu  ENFJ adalah bertanggung jawab, dapat diandalkan, dapat membuat proposal dan memimpin diskusi, peka pujian dan kritik, dan seneng bergaul J setelah itu, Pak Sony masih mempunyai pertanyaan untuk kami, yaitu “Dari bentuk segitiga, bujur sangkar, angka Z, lingkaran manakah yang anda suka? Arti dari bentuk-bentuk tersebut adalah: segitiga sama sisi: : simple, landasan hidup kuat, pandai, fokus pada tujuan tapi visi hidup tidak jelas, dan tidak romantis. Arti dari bujur sangkar : pendirian tegas & kuat, leadership cukup baik, taat pada aturan dan disiplin, komitmen tinggi tapi kaku/kurang fleksibel, huruf Z menggambarkan leadership tinggi, visi tidak tegas dan yang terakhir lingkaran yaitu mudah bergaul, romantis, dan positif. Dalam tes ini tidak ada benar salah, baik buruk namun hanya menggambarkan bagaimana diri anda sesungguhnya. Terima kasih Pak Sony atas sharing dan tes psikologi gratisnya 🙂

Acara selanjutnya adalah ISHOMA, dan selanjutnya sekitar pukul 16.30, para peserta masuk kembali ke arena acara untuk melanjutkan Materi III, dengan tema Menulis dan Mengelola Blog secara kreatif. Pemateri pertama adalah Mas Elga dan Mas Hafis, beliau memaparkan tentang Creative Blogging. Mas Elga memaparkan saat ini sebuah bisnis akan sulit untuk survive tanpa adanya dukungan media online. Banyak success story tentang blogging. Diantaranya Martin Stewart dengan DIY (do it yourself) nya Thomas Mahon dengan bespoke tailor dimana beliau menyarankan untuk using only blog as marketing. Blogging sangat bermanfaat, termasuk untuk pendidik karena mendidik anak untuk belajar mandiri, membuat pendidikan lebih demand oriented dan bisa melibatkan orang dari luar. Indosat dengan keunggulannya dapat mensupport apa yang dibutuhkan oleh kita semua, pendidik-pendidik yang menjadi harapan kemajuan bangsa Indonesia karena mempunyai keunggulan seperti affordable tarrif, wide range of product and strong network all around Indonesia. Selanjutnya Mas Hafis memaparkan tentang peluncuran Blogger Merrah Putih sebagai blogger yang akan memfasilitasi guru-guru dalam proses creative writing. Nanti akan diberikan pelatihan seperti membuat blog yang kreatif, bring traffic to blog, social media dan blog dan bagaimana menghasilkan uang dari blog, dimana kita tahu saat ini dikenal adanya pay per clik, adesene dan lain-lain. Ketika ada peserta yang bertanya bagaimana cara termudah aktif menulis dalam dunia social media, Mas Hafis menyarankan untuk memulainya lewat membuat notas di Facebook dan sering mengupdate-nya, setelah itu bisa meningkat dengan menulis di blog. Konten menjadi kunci keberhasilan blog.

Materi tentang creative blogging selanjutnya dibawakan oleh Bapak Dedi Dwitagama, yang ternyata merupakan kakak kandung dari Bapak Agus Sampurno #barutau. Beliau memaparkan tentang Kreatif mengelola blog. Beliau mengatakan bahwa yang paling susah adalah mempertahankan mood untuk menulis setiap saat, tapi inget bukunya Om Jay yang berjudul Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi, sehingga kuncinya adalah dengan menulis setiap hari. Tidak ada cara lain J sehingga dapat disimpulkan bahwa kunciny adalah terus menerus menulis seperti juga Alm. Gusdur yang terus menerus berbuat tanpa pernah berfikir menjadi Presiden. Maka beliau berpesan untuk terus jahil menulis maka sukses akan menghampiri anda. Saat ini yang kita butuhkan adalah kemauan untuk aktif menulis di blog, agar kita tidak menghitung hari untuk kematian kita yang tak pernah menjadi siapa-siapa. Untuk kreatif dalam menulis, ya menulis saja. Kuncinya adalah membaca, ketika banyak pengetahuan, maka akan semakin banyak ide tulisan yang bisa kita dapatkan. Terima kasih Pak Dedi J, dan silahkan follow beliau di @dwitagama atau kunjungi blognya di trainerkita.wordpress.com

Setelah selesai solat magrib dan makan malam, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bapak Hasan Chabibi dari Pustekkom Kemdikbud, beliau memaparkan materi tentang Tantangan ICT dalam dunia pendidikan. Beliau mengungkapkan fakta bahwa 20,8% internet users in Indonesia who use twitter the highest proportion in the world, tetapi dalam pemanfaatannya masih jauh dari maksimal, salah satu buktinya adalah ketika kita memasukan kata kunci di Google “Mahasiswi” maka yang keluar bukan prestasi Mahasiswi kita, melainkan yang muncul adalah hal-hal yang berbau negatif seperti pornografi. Beliau juga mengajak guru untuk mengunjungi dan memanfaatkan media-media pembelajaran yang disediakan oleh http://belajar.kemdiknas.go.id dan kemudian mendownload materi-materi pembelajaran interaktifnya. Terima kasih pak dan kami tunggu undangannya dari Pustekkom demi kemajuan pendidikan di Indonesia yang saat ini masih jauh tertinggal. Hal ini terlihat dari angka Human Depelovment Indeks (HDI) Indonesia yang masih berada jauh dibawah negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura dan hanya sedikit baik dari Vietnam.

Sebelum acara hari pertama usai, Om Jay yang merupakan nama panggilan akrab dari Bapak Wijaya Kusuma, seorang guru TIK dari SMP Lab School Jakarta memberikan tugas kepada kami untuk menulis blog tentang acara hari ini. Beliau memberikan motivasi bagaimana dia bisa menulis sedikitnya 3 buku dalam setahun karena blog. Beliau mengatakan menulislah setiap hari, menulislah sebelum mati. Menulis itu tidak mudah tetapi juga tidak sulit. Ikat ilmu dengan menuliskannya. Kalo diiket kan ga bisa kabur kemana-mana ya om? *PISS*

Sekian review hari pertama dari saya, saya pun mengambil kesimpulan teruslah menulis, karena tulisan yang kelak bisa diwariskan ke generasi kita selanjutnya, tulisan-tulisan kita akan menjadi jejak bahwa kita ada di dunia ini *lohh

dannnn ….saya senang bisa jawab kuis hari ini dan mendapat Dongle dari Indosat, terima kasih 🙂

Excited !! itulah gambaran para peserta ToT Pemanfaatan ICT sebagai Media Pembelajaran di hari ke-2 yang diselenggarakan di Indosat Training and Confrence Center (ITCC). aktivitas pagi ini dimulai dengan mandi dan sarapan pagi bersama, dan entah karena kelaparan malamnya tidur jam 2 karena menyelesaikan tulisan untuk blog atau memang rakus atau karena menunya enak, pagi itu saya makan porsi double, alias diluar porsi saya biasanya. Semoga peserta lain tidak kekurangan karena saiaaa ..hehhe. Manu sarapan pagi itu adalah nasi goreng, ayam goreng, telor ceplok, dan kerupuk udang. One one my favorite 🙂 

Tepat jam 7.30 kami memasuki ruangan yang dari kamarin menjadi tempat kami yang paling nyaman. Materi pelatihan pertama dihari kedua ini adalah Pemanfaatan sosial media dan domain berbayar. Materi pemanfaatan sosial media dibawakan oleh Mb Ajeng yang nama aslinya RA Nunuk P, mb ajeng ini adalah seorang dosen di Fakultas Kedokteran UI dan menjabat Sekretaris Blogger Asean.  Mb ajeng bisaa disapa di web nya www.muslimah.web.id atau www.akhwat.net dan akun twitter ya di @ajengkol. Mengawali pembahasannya mb ajeng mengatakan bahwa dalam social media, every users has influence so we have to think before post, atau setiap pengguna media sosial mempunyai pengaruh sehingga kita harus berfikir sebelum memposting sesuatu entah itu status, foto, video, comment dan lain sebagainya. Media sosial menghubungan kita dengan banyak pihak, sehingga dalam menggunakannya kita harus menggunakan etika. Sudah banyak kasus orang-orang yang menghadapi masalah terkait penggunaan media sosial. Sehingga dapat dibilang sosial media seperti mata pisau, tergantung untuk apa kita menggunakannya.

Pentingnya sosial media juga dirasakan oleh perusahaan. Seperti yang dikutip dari pernyataan mb ajeng: “Companies are starting to realize the job of social media marketer is much more sophisticated, complex and involved”, sehingga jika kita perhatikan saat ini banyak lowongan kerja sebagai social media executive mengingat pentingnya dunia online saat ini, bahkan muncul anggapan bisnis yang tidak menggunakan saluran online, akan sulit untuk berkembang dan bertahan.

Salah satu poin yang disampaikan oleh mb ajeng dalam menggunakan sosial media adalah sebaiknya kita tidak menggunakan multiple emails, multiple username, network profiles, twitter feeds and messenger login. hal tersebut akan menimbulkan kesan bahwa kita orang yang mempunyai kepribadian ganda. *loh ..maksudnya hal tersebut akan mengesankan bahwa kita bukan orang yang professional. Dalam penulisan blog, yang harus kita kedepankan adalah content dan karakter. Bahkan ada yang menyebutkan dalam penulisan, content is a king.  Namun menurut saya, dalam penulisan yang tidak kalah penting adalah keunikan tulisan. Keunikan tersebut yang akan menjadi pembeda kita dengan penulis lainnya.

Masih menurut mb ajeng strategi untuk menjadi ahli sosial media yang professional adalah tidak jauh dari blog, blog tersebut bisaa mempengaruhi pembacanya, aktif di media sosial seperti facebook dan twitter. Bahkan dari twitter, sebagian orang bisa mendapatkan Rupiah yang tidak sedikit. Bila sebelumnya acuan pemasang iklan di twitter adalah dengan melihat jumlah followernya, namun saat ini bergeser yaitu dinilai dari clotnya. Masih tentang twitter, mb ajeng mengatakan beberapa twitter benefit diantaranya: better relationship, customer loyalty, site traffic, new customer, increase brand reach, informed feedback loop brand extension dan establishment. Pertanyaan selanjutnya, apakah dengan adanya social media, blog akan ditinggalkan? Tidak, justru social media akan membantu kita ketika kita akan mempublikasikan postingan terbaru kita. Diakhir materi mb ajeng mengutip:” I have a dream and let them know you” and “ You can change your brand but don’t change your character” …terima kasih mb ajeng atas sharing nya 🙂

Kita menuju ke pembiaca selanjutnya, yaitu mas vavai yang bernama asli masim sugianto (moga ga salah *piss). Mas vavai bias kita kunjungi di www.vavai.com. Nama yang cukup singkat dan padat. Mas vavai membawakan materi tentang domain berbayar. mengapa memilih domain berbayar? bukankan banyak penyedia domain dan hosting gratisan yang ada di internet seperti. www.blogpsot.comwww.multiply.com dan yang saya pake ini www.wordpress.com 😀 jawabannya adalah tergantung pada keseriusan kita, beberapa alasan menggunakan domain berbayar diantaranya adalah: lebih banyak pilihan (plugins, template dan layout), lebih bebas dalam mengekspresikan isi blog dan bias bebas dipergunakan untuk took online, forum dan lain-lain. Contoh penyedia layanan ini adalah www.godaddy.com dan penyedia local contohnya adalah www.rumahweb.com. Saat ini biaya domain per tahun sekitar 100K dan untuk hosting sekitar 150-300K. langkah-langkahnya adalah beli domain, kita bisa memilih .com, .net, .org, .co.id dan lain-lain. Kemudian beli hosting, install blog dan mulai nulis dehh J tips yang mas vavai berikan dalam memilih nama domain diantaranya adalah singkat (seperti google, detik, vavai ..hehe), tidak menggunakan karakter khas dan yang terakhir adalah jangan membeli secondary domain.

Diakhir materi mas vavai membuka sesi Tanya jawab, hal tersebut tidak saya sia-siakan. Saya mengajukan dua pertanyaan. Yang pertama adalah mas vavai sebelumnya menyinggung bahawa ketika kita mempunyai kemampuan bahasa Inggris, maka peluang akan lebih besar. Selama ini saya gemar menterjemakan artikel di www.thejakartapost.com ke dalam bahasa Indonesia. Mas vavai mengatakan bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional, otomatis pembaca akan lebih banyak. Strateginya ubah dari mentranslate Inggris ke Indonesia, tapi coba bahasa Indonesia ke Inggris, contohnya berita jambul khatulistiwa ala Syahrini dan hubungannya dengan David Beckham. Hehh .. Saya pernah membaca, Blog atau situs yang sudah eksis biasanya membutuhkan kehadiran kontributor atau penulis tamu (guest author) untuk topik-topik tertentu dan dibayar tinggi. Rata-rata pendapatan seorang guest author di blog-blog berbahasa Inggris berkisar antara USD $5 s.d USD $500 per artikel. saat ini banyak orang mendapatkan penghasilan dari blog atau yang dikenal dengan monetize blog, yang bisa dihasilkan dari program PPC (pay per click), PPR (pay per review), PPP (pay per post), referral, paid per ads, paid per link dan lain-lain. Bagi yang tidak asing dngan dunia perbloggeran pasti sudah pernah mendengar yang namanya adsense, banyak sekali adsense yang berkembang di dunia perbloggeran ini dari Google Adsense, blogvertise hingga yang lokal seperti sitti, Kumpulblogger, idblognetwork.com dan lain-lain. http://www.idblognetwork.com sendiri saat ini ini telah menjadi the best startup local dan CEO/founder 2010 di tahun 2010 lalu yang merupakan penghubung para blogger dangan pihak pemasang iklan terpopuler saat ini.

Pertanyaan kedua saya adalah bias kah kita memindahkan seluruh isi di blog gratisan kita ke domain berbayar tanpa harus mengcopy paste satu persatu? Mas vavai mengatakan sangat bisaa, seperti misalnya di wordpress ada yang namanya fantastico, yaitu fasilitas meng-install wordpress dengan beberapa langkah saja. Terima kasih mas vavai, you’re one of funniest speaker 🙂

Sebelum sesi ISHOMA, panita mengumumkan terlebih dahulu pemenang lomba live tweet dengan hastag #indosat4indonesia dan mention ke @indosat mobile, daannn hasilnya menempatkan teman sekamar dan seperjuangan saya, @yana_c3ria sebagai juara pertama dan berhak mendapatkan 1 unit Blackberry Gemini, selamatttt …saya berada di urutan ke-2 dan mendapat dongle indosat (lagi) hehhe >>> Alhamdulillah

Makan siang merupakan acara kami selanjutnya, setelah itu solat dan beres-beres karena kita akan langsung kembali ke Bekasi. Upsss… namun masih ada satu sesi lagi yaitu Praktek Lanjutan Blog di WordPress yang disampaikan oleh mas Irfan Zj. Kali ini kita belajar bagaimana menyisipkan gambar, membuat read more, dan memasukan widget. Untuk mamasukan gambar yaitu posting biasa di wordpress, klik ikon upload gambar (add an image) yang ada di barisan atas menu posting, klik select file untuk file yang ada dikomputermu, kemudian isilah keterangan yang disediakan. Apakah anda pernah melihat blog yang panjang sekali postingannya di halaman awal? Hal tersebut bisa kita siasati dengan pemotongan postingan, atau biasa disebut read more. Caranya adalah masuk ke salah satu postingan kita, berhenti di tempat yang mana kita akan menyisipkan menu read more agar artikel yang kita tulis terpotong dan dilanjutkan hanya jika pengunjung mengklik tulisan “read more”. Klik icon read more, maka akan keluar sebuah garis putus-putus melintang di form posting dan itu menandakan batas pemotongan artikel. Agar artikel kita tidak langsung tersambung tetapi terlihat perbedaan antara satu paragraph dengan paragraph lain, berikan satu baris kosong pada saat menempatkan kalimat di form postingan. Walaupun sedkit mengalami gangguan koneksi, namun hal tersebut tidak menyurutkan antusias peserta. Terima kasih mas Irvan Zj.

Daannnn …akhirnya kami harus pulang ke Bekasi, padahal saya mau kalo sampai saminggu disini. Hehe..*piss boss*. terima kasih indosatbloggerbekasi, dan IGIBekasi. Maju terus ..

Hmmm, yang jelas perjalanan kali ini merupakan salah satu hal yang tidak terlupakan di penghujung tahun 2011. Excited, get new friends, new experiences, prizes, etc. satu yang pasti, untuk seluruh guru di Indonesia, mari kita terus meng-upgrade kemampuan kita agar kita bisa selaras dengan perkembangan peserta didik, bahkan lebih dulu tahu, sehingga bisa menciptakan trickle down effect untuk kemajuan Pendidikan Indonesia. Salam guru blogger.

Salam Blogger,

Suzieicus

Suzieicus.wordpress.com

Advertisements

13 comments on “Jatuh Cinta Menulis berkat ToT Pemanfaatan ICT sebagai Media Pembelajaran

  1. padat merayat.. artikelnya komplit… semangat untuk menulis, dan terus lah jari2 kita untuk menulis…blogger bagaikan wartawan yg tak berkantor, virtual machine wawasan berkembang dg qta menulis… semangat semangat semangat.. semangat untuk kita semua. terima kasih ya susi cantik.. ^_^ atas artikel yg bermanfaat…

  2. #yanaa: sepadat dan semerayap jalan pulang kita kemarin yaa.hehehh
    sip2, kata pak dedi, nulis aja dimulai satu baris ..lama2 banyak
    yuk22, semangat ^^
    makasih ya udah berkunjung ..hehhe
    #bu ika: terima kasih bu atas comment dan kunjungannya, mari kita menulis 🙂

  3. Pingback: Pengumuman Pemenang Lomba Blog | Komunitas Blogger Bekasi

  4. Pingback: Ini ceritaku dengan Indosat, mana ceritamu? | for better education

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s