Mengapa Komunitas ASEAN terbentuk? Salah Satunya Ya.. Karena Kita Serumpun

Halowww … postingan hari ke-2 tantangan #10daysfor ASEAN temanya kali ini adalah  :

Sudah pernah berwisata ke Candi Borobudur? Menurut penjelasan ahli sejarah, relief Borobudur ada kemiripan dengan Candi Angkor Wat, yang berada di Kamboja. Padahal, Borobudur dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat ada.  Apakah ini menandakan bahwa negara-negara di ASEAN itu serumpun? Apa pendapatmu mengenai hal itu? 

Cerita tentang Candi Borobudur, saya pernah berkunjung kesana sekitar tahun 2004 ketika kuliah di Jogjakarta. Saat itu saya berkunjung bersama dua orang sepupu saya. Itulah pertama kalinya saya menginjakkan kaki ke Candi Budha terbesar di dunia tersebut. Pertama kali menginjakkan kaki disana ..Wow .. *koprol* rasanya itu amazing banget melihat bangunan begitu besar usianya sudah mencapai 12 abad dan masih kokoh berdiri sampai saat ini. Takjub aja gitu gimana orang zaman dulu buat bangunan seperti itu, dimana dulu belum ada teknologi apapun tapi bisa membuat bentuk relief yang begitu mengagumkan. Bahkan mungkin orang sekarang tidak ada yang mampu membuatnya. Candi Borobudur di bangun pada saat dinasti Kerajaan Saliendra, karajaan ini sendiri mempunyai masa keemasan antara tahun 750 hingga 850 masehi, dalam pembangunan candi dipimpin oleh seorang inisiator sekaligus pimpinan arsitek bernama Gunadarma dibutuhkan hingga 75 tahun untuk membuat utuh seluruh candi. Wow banget pada masa itu nenek moyang bangsa Indonesia telah mengenal seni ukir yang begitu indah.  Bangunannya tak lekang di telan zaman meskipun ketika di temukan dalam kondisi tertimbun sisa letusan gunung meletus dan kondisi fisik tidak banyak berubah. Candi ini dibangun dari 2 juta potongan balok batu kali membentuk punden berundak dengan 10 tingkat.

Sumber : adrianasari.wordpress.com

Candi Borobudur. Sumber : adrianasari.wordpress.com

Ga ada kata yang bisa di ungkapkan deh kalo bicara tentang Candi Borobudur yang merupakan salah satu kebanggaan Indonesia. Nah berbicara soal Candi, ada lagi Candi di negara ASEAN lainnya yang tidak kalah menakjubkannya dengan Candi Borobudur. Namanya Angkor Wat. Terus terang saya belum pernah berkunjung kesana, mudah-mudahan suatu saat kesampaian.. aamiin.

Angkor Wat sebenarnya hanya salah satu bagian dari candi-candi yang terdapat di kompleks Angkor. Tempat megah tersebut dibangun oleh Raja Suryavarman II pada pertengahan abad ke-12. Pada awalnya berfungsi sebagai candi Hindu, namun pada abad ke-13 dialihfungsikan menjadi candi Budha. Kompleks Angkor Wat sangat besar dan dikelilingi danau buatan manusia yang disebut baray.

Ternyata pula ditemukan ada kemiripan relief antara Candi Borobudur dengan Angkor Wat. Pertanyaannya, apakah hal tersebut menunjukkan bahwa kita negara serumpun? jawabannya BISA JADI! *halah* dari hasil browsing dan baca-baca hubungan bangsa Indonesia dan Kamboja mulai terjalin mulai terjalin sejak sebelum masa Raja Jayawarman II di Kamboja, yaitu sebelum abad ke-9. Buktinya, warisan kebanggaan kedua bangsa,  Candi Borobudur dan Candi Angkor Wat, memiliki kesamaan. Berdasarkan peninggalan arkeologi serta catatan beberapa prasasti, interaksi dan hubungan antara masyarakat Kamboja dan penduduk Jawa bahkan telah terjadi pada abad ke-6. Interaksi ini terjalin melalui kegiatan perdagangan yang melibatkan kerajaan di Kamboja dan Indonesia pada masa itu. Bahkan, dari beberapa model relief yang terdapat di Candi Angkor Wat, ternyata banyak ditemukan kesamaannya dengan yang terdapat di Candi Borobudur dan Prambanan.

Angkor Wat. Sumber:  www.123rf.com

Angkor Wat. Sumber: http://www.123rf.com

Kalo analisis saya dari hal di atas jelas bahwa Indonesia masih serumpun dengan Kamboja bahkan dengan Negara ASEAN lainnya seperti Malaysia, Brunai dll. Karena apa? sejak zaman dahulu telah terjadi interaksi bahkan ketika teknologi transportasi canggih belum di kenal dan hanya mengandalkan transportasi laut. Itulah hebatnya nenek moyang kita, bahkan di kenal sebagai pelaut yang ulung. Saya melihat ketika hubungan perdagangan terjadi maka berpeluang terjadinya hubungan lainnya seperti agama, pernikahan dll. Tak heran jika kita memang merupakan negara serumpun melalui proses asimilasi. Nah, Komunitas salah satunya terbentuk karena persamaan salah satunya Komunitas ASEAN ini karena adanya persamaan rumpun. Banyak juga si persamaan lainnya seperti makanan  dan bahasa yang tidak jauh beda, terutama dengan negara yang sering berseteru dengan kita yaitu Malaysia :D. Membicarakan perbedaan tidak akan ada habisnya. Mengapa kita tidak fokus pada persamaan untuk kemudian bersinergi untuk kemajuan bersama terutama untuk bisa berbicara banyak di tingkat Asia bahkan dunia. Kita akan mudah bekerja sama dengan orang yang memiliki latar belakang sama, dibandingkan jika kita bersinergi dengan negara Eropa, Afrika atau Amerika karena terlalu besar perbedaan yang dimiliki. Perbedaan yang ada hendaknya diminimalisir dan tidak perlu di besar-besarkan karena pada dasarnya perbedaan itu indah ko dan memperkaya wawasan kita. Apalagi saat ini transportasi dan komunikasi lebih mudah di banding zaman nenek moyang dahulu, ya sudah sewajarnya kita bisa bekerjasama lebih baik dengan negara ASEAN lainnya :)

So get ready for ASEAN Community? Yes, we should :)

Ref: http://bola.viva.co.id/print_detail/printing/111934-borobudur_dan_angkor_wat_memiliki_kesamaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s